MANAGED BY:
SELASA
01 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 30 September 2020 11:46
Sempat Pensiun, Suciati Kembali Jabat Direktur RSUD Ulin
MENJABAT LAGI: Suciati saat diambil sumpah jabatan di ruang Setdaprov Kalsel kemarin. | FOTO: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Suciati kembali mengisi kursi bergengsi Direktur RSUD Ulin. Sia dipercaya kembali mengisi orang nomor satu di rumah sakit terbesar milik Pemprov Kalsel itu setelah dilantik oleh Plt Gubernur Kalsel, Rudy Resnawan di Setdaprov Kalsel kemarin.

Suciati sebenarnya sudah pensiun Per 1 Agustus lalu. Namun dia kembali mengajukan diri setelah berubahnya nomenklatur rumah sakit menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Perubahan ini memungkinkan posisi direktur boleh dijabat oleh orang profesional selama memenuhi persyaratan.

Pemprov sebelumnya melakukan lelang jabatan untuk mengisi kursi yang ditinggal Suciati. Ada dua opsi kala itu: lelang jabatan bagi ASN yang memenuhi syarat atau lelang jabatan secara profesional, di mana siapa saja bisa ikut asal memenuhi syarat.

Kepala BKD Kalsel Sulkan, pihaknya memilih opsi lelang jabatan Direktur RSUD Ulin Banjarmasin secara profesional lantaran adanya Peraturan Gubernur nomor 067 tahun 2020 tentang Manajemen Kepegawaian Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin. 

Pergub ini mengacu Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 79 Tahun 2013 tentang Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Di aturan itu sebutnya, posisi direktur bisa diisi oleh orang profesional. “Di situ ada ketentuan yang memberikan ruang kepada para profesional untuk diangkat sebagai pimpinan. Jadi pimpinan tertinggi,” ujar Sulkan kemarin.

Pada lelang jabatan direktur lalu, ada tiga nama yang melamar. Selain Suciati sendiri, pelamar lain adalah Direktur RSUD Mohammad Ansari Saleh Banjarmasin, Izaak Zoelkarnain Akbar dan ASN RSJ Sambang Lihum, Yoyi Farizah.

Tim pansel kemudian menyatakan Suciati yang paling layak dan memenuhi syarat dalam hasil penilaian saat seleksi berlangsung. Untuk diketahui, salah satu syaratnya adalah, berpengalaman memimpin rumah sakit daerah dan berprofesi sebagai dokter.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 01 Desember 2020 12:38

Cagub Kalsel Kompak Blusukan ke Pasar

BANJARBARU - Sepekan menjelang masa tenang pemilihan kepala daerah (Pilkada),…

Selasa, 01 Desember 2020 12:22

Tinggal Kiriman Formulir C

BANJARMASIN – Pemilihan kepala daerah 2020 tinggal menghitung hari. Bagaimana…

Selasa, 01 Desember 2020 12:21

Hanya Sehari, Cuti Bersama Tak Jadi 11 Hari

BANJARBARU - Setelah sebelumnya direncanakan selama 11 hari, cuti bersama…

Selasa, 01 Desember 2020 11:52

Asyik, Ekskavator Baru TPA Gunung Kupang Sudah Tiba

BANJARBARU - Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Gunung Kupang akhirnya punya…

Selasa, 01 Desember 2020 11:51

Protokol Kesehatan Jangan Ditawar, Kejenuhan Dinilai jadi Pemicu Naiknya Covid-19

BANJARBARU - Empat hari terakhir, kasus Covid-19 di Banjarbaru bak…

Selasa, 01 Desember 2020 11:47

Pensiun, Gazi Diangkat Jadi Sepuh Pol PP

BANJARMASIN - Mulai besok (1/12), Asisten I Bidang Pemerintahan Setdako…

Selasa, 01 Desember 2020 08:57
Pemko Banjarbaru

Bernhard Pimpin Rakor Antisipasi Penyebaran Covid-19

BANJARBARU - Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Banjarbaru Dr Bernhard…

Selasa, 01 Desember 2020 08:55
PARLEMENTARIA

Soroti Kasus Naik Lagi, Minta Satgas Terus Penyuluhan

BANJARBARU – Kurva kasus Covid-19 di Kota Banjarbaru kembali menanjak…

Selasa, 01 Desember 2020 08:54
Pemkab Tanah Bumbu

Bupati Ikut Rakorsus Tingkat Menteri

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor beserta jajaran…

Selasa, 01 Desember 2020 08:53
Pemkab Tanah Bumbu

Hadiah Sepeda Buat Guru Inovatif

BATULICIN - Peringatan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers