MANAGED BY:
JUMAT
17 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 07 Oktober 2020 10:13
Sidang Perdana Pembunuhan Istri Muda Pembakal: Hakim Pertanyakan Sosok R Teman Terdakwa
TERTUTUP: Sidang perdana pembunuhan istri muda Pembakal HST tertutup untuk umum, Selasa (6/10). | FOTO: JAMAL/RADAR BANJARMASIN

Sidang perdana kasus pembunuhan istri Pembakal HST digelar di Pengadilan Negeri Barabai, Selasa (6/10). Persidangan dilakukan tertutup untuk umum sesuai undang-undang peradilan anak.

----

Agenda sidang membacakan surat dakwaan dan menghadirkan tujuh saksi. Persidangan tersebut juga menghadirkan tersangka R (15). Juru bicara Pengadilan Negeri Barabai, Ariansyah mengatakan hasil sidang perdana ini, majelis hakim masih perlu memeriksa saksi dan meminta jaksa penuntut umum (JPU) menghadirkan saksi verbalisan (seorang penyidik yang kemudian jadi saksi atas suatu perkara).

Hal ini disebabkan karena majelis hakim menemukan perbedaan antara pengakuan R (15) saat dalam persidangan dengan keterangannya di dalam bukti acara penyidikan (BAP).

Di BAP R (15) mengatakan membacok Latifah sebanyak 7 kali. Namun saat dalam persidangan dia mengaku hanya satu kali. Padahal di tubuh Latifah ditemukan tidak hanya satu kali bacokan,ujarnya.

Selain itu, majelis hakim juga menemukan kejanggalan terkait sosok R yakni teman R (15) yang ikut datang ke rumah Latifah saat peristiwa pembunuhan itu terjadi.

Sosok R ini ada yang melihat di TKP. Kok tidak ada di BAP. Kemudian soal sajam yang digunakan. Katanya sajam itu punya ayah R (15) kenapa bisa ada di situ (rumah Latifah). Majelis hakim perlu mengetahui,tambahnya.

Sementara itu, jaksa penuntut umum (JPU) kasus ini, Prihanida Dwi Saputra mengatakan sosok R ini memang statusnya pernah menjadi saksi. Namun beberapa kali dipanggil tidak pernah hadir.

Terkait R kapasitasnya saksi. Saksi dalam peradilan harus ada status hukum. Tentu R sudah dipanggil secara proses hukum acara tapi orangnya tidak ada. Dan ada surat keterangan dari Pembakal daerahnya yang menyebutkan R ini sudah pindah. Jadi dia lepas demi hukum,kata Hanida.

Kendalanya, peradilan anak ini harus dilakukan cepat dan waktu penahanan sangat terbatas.

Ketika JPU memiliki alat bukti dan tersangka sudah ada makanya kita menggunakan alternatif bukti lain seperti keterangan saksi yang menerima penyerahan R (15) ke Polsek Hantakan. Dan dari saksi-saksi lain memang mengarah ke tersangka tunggal,tambahnya.

Masa tahanan R (15) hanya berlangsung 10 hari plus 15 hari tambahan. Jika lebih dari itu maka tersangka R (15) harus dilepas. Misalkan harus didapatkan si R, iya kalau dapat soalnya masa perpanjangan penahanan anak tidak boleh diperpanjang,jelasnya.

Kemudian kenapa bisa ada sajam milik Pembakal HST di rumah Latifah? Sajam itu memang ditinggal di situ. Dan tersangka memang tidak membawa sajam, dan sifat kejadian ini insidentil. R (15) emosi dan memang temperamen,tandas Jaksa.

Sidang kedua akan digelar di Pengadilan Negeri Barabai, Rabu (7/10) hari ini. Dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi dan saksi verbalisan. (mal/bin/ema)


BACA JUGA

Jumat, 17 September 2021 10:06

Giliran Ruang Kerja Bupati HSU Disegel Tim KPK

AMUNTAI - Ruang kerja Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Abdul Wahid…

Jumat, 17 September 2021 08:18

Pelaku Pembunuhan di Sungai Malang Akhirnya Ditangkap di Terminal Kandangan

AMUNTAI - Unit Jatanras Satreskrim Polres Hulu Sungai Utara (HSU)…

Kamis, 16 September 2021 15:16

Ada Operasi KPK di Daerahnya, Begini Kata Kapolres HSU...

AMUNTAI - Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan SIK membenarkan bahwa…

Kamis, 16 September 2021 14:29

Mayat Penuh Luka Ditemukan di Sungai Malang

AMUNTAI - Warga Gang Mukmin 1 RT 10, Kelurahan Sungai…

Kamis, 16 September 2021 14:27

Pengedar Sabu Diintai dan Digeledah

TANJUNG – MI alias Acan (30), warga Desa Pulau, Kecamatan…

Kamis, 16 September 2021 13:49

Hanya Siapkan Ruangan, Polda Kalsel Tak Ikut OTT KPK di HSU

BANJARMASIN - Operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi…

Kamis, 16 September 2021 12:04

BREAKING NEWS..!! KPK Lakukan OTT di Dinas PUTR Hulu Sungai Utara

AMUNTAI - Tim Satuan Tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan…

Rabu, 15 September 2021 17:06

Mayat Bersimbah Darah Gegerkan Warga Sungai Malang HSU, Diduga Korban Pembunuhan

AMUNTAI - Warga Gang Mukmin RT 10 Kelurahan Sungai Malang…

Rabu, 15 September 2021 11:51

Bisa Atur Pemenang Tender, Oknum ASN RSUD Ulin Tertangkap OTT

BANJARMASIN - Memakai kaos tahanan warna jingga, SBH dan SH…

Rabu, 15 September 2021 10:39

Padahal Ditutup Selama PPKM, Tapi Tawuran di Siring Pierre Tendean Sudah Puluhan Kali Terjadi

BANJARMASIN – Tawuran dua kelompok remaja   menjadi viral di media…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers