MANAGED BY:
SELASA
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 07 Oktober 2020 12:06
Bebas Perdana Berkat Restoratif Justice
BEBAS: Rama dan Rahman bernapas lega diputuskan bebas setelah melalui penyelesaian perkara di luar Pengadilan di Kejari Banjarmasin. | Foto: Maulana/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Rahmadani alias Rama (34) dan Abdul Rahman (35) bisa bernapas lega. Mereka bebas dari jeratan hukum setelah Bagian Pidana Umum Kejari Banjarmasin secara perdana menerapkan restorative justice (keadilan restoratif).

Rama tersandung perkara pasal 372 KUHP tentang penggelapan yang ditangani Polresta Banjarmasin. Sedangkan Rahman sempat terjerat pasal 362 KUHP tentang pencurian ditangani di Polsekta Banjarmasin Utara

Upaya penyelesaian perkara di luar pengadilan tersebut untuk pertama kalinya dilakukan Kejari Banjarmasin, sejak keluar Peraturan Kejaksaan Agung Nomor 15 tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif diterbitkan pada 21 Juli 2020 dan petunjuk pelaksanaannya terbit 16 September 2020.

Kepala Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Tjakra Suyana Eka Putra menjelaskan pihaknya menghentikan penuntutan berdasarkan upaya keadilan restoratif yang telah terpenuhi terhadap kedua tersangka.

"Kedua tersangka dihentikan penuntutannya. Alasan pelaku baru pertama kali melakukan tindak pidana, ancaman pidana tidak lebih dari 5 tahun, dan barang bukti telah kembali ke korban, ada kesepakatan perdamaian dan masyarakat merespons positif," jelas Tjakra, kemarin (6/10).

Pada prinsipnya, restoratif bisa dilakukan ketika terpenuhi kesepakatan bersama antar pihak baik korban, pelaku, penyidik serta masyarakat sekitar. Antar pihak ini bersama-sama mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula, dan bukan pembalasan pidana.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 20 Oktober 2020 15:35

Masalah Despi Diadukan ke Tuhan

"Apabila Majelis Hakim menetapkan saya bersalah dan dipenjara, Semoga Allah…

Selasa, 20 Oktober 2020 14:10

Oknum ASN yang Bikin Status WA itu Tak Ditahan, Tapi Dikenakan Pasal Berita Bohong dan Membuat Keonaran

BANJARBARU - Dugaan kasus berita bohong (hoaks) yang menyeret FM…

Selasa, 20 Oktober 2020 13:02

GILA..!! Katanya Bukti Cintanya Joni, dengan Membakar Istri Sendiri; Begini Kronologinya...

BANJARMASIN - Di Polsek Banjarmasin Barat, kemarin (19/10) siang, Joni…

Selasa, 20 Oktober 2020 11:46

Sempat Dipenjara lalu Diputuskan Bukan Pengedar, Saleh Curiga ada yang Menaruh Sabu di Rumahnya

BANJARMASIN - Muhammad Saleh meninggalkan Lapas Teluk Dalam. Terdakwa kasus…

Selasa, 20 Oktober 2020 11:38

Mengaku Baru Sebulan, Padahal Ancah Sudah Diintai Selama Setahun

BANJARMASIN - Enam hari sejak mendekam di sel tahanan Mapolsek…

Selasa, 20 Oktober 2020 11:32

Penyegelan PT Perembe Dipertanyakan, Sekda: Kami Cuma Minta IMB dan PBB Dibayar

PELAIHARI - Jajaran LSM kalimantan Selatan dan di Kabupaten Tanah…

Selasa, 20 Oktober 2020 11:28

Pengintaian Berhasil Tangkap Tiga Pelaku Sabu

TANJUNG - Pengintaian jajaran Satnarkoba Polres Tabalong ternyata berhasil membekuk…

Selasa, 20 Oktober 2020 11:08

Razia Tambang Ilegal di Benteng Madang, Tim Gabungan Ditinggali Karung dan Ban Bekas

KANDANGAN – Mencegah terjadinya pertambangan tanpa izin (Peti) di wilayah…

Senin, 19 Oktober 2020 10:24

Tambang Ilegal Ancam Cagar Budaya Benteng Madang

KANDANGAN – Pertambangan tanpa izin (Peti) di wilayah Kabupaten Hulu…

Senin, 19 Oktober 2020 10:23

Woooi Berhenti! Teriak Polisi Tangkap Pemilik Sabu

AMUNTAI - Meski Pandemi Covid-19 aktivitas bisnis sabu tetap berjalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers