MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Selasa, 13 Oktober 2020 11:11
Hanya 2 Puskesmas yang Penuhi Syarat BLUD, Sisanya Coba Lagi Tahun Depan
Puskesmas Cempaka di Jalan Cempaka Besar, salah satu dari 2 Puskesmas yang memenuhi syarat menjadi BLUD. | Foto: Facebook

BANJARMASIN - Tahun ini, Dinas Kesehatan Banjarmasin menargetkan 13 puskesmas yang berstatus unit pelayanan teknis (UPT) menjadi badan layanan umum daerah (BLUD).

Tapi, ternyata hanya dua puskesmas yang dinyatakan memenuhi syarat. Yakni, Puskesmas Cempaka di Jalan Cempaka Besar dan Puskesmas Kelayan Timur di Jalan Kelayan B. Sedangkan 11 puskesmas lainnya belum berhasil.

Dituntut membenahi diri untuk mengejar target tahun depan. "Lainnya mudah-mudahan bisa di tahun 2021," kata Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi, kemarin (12/10).

Memang, tak mudah memenuhi target itu. Ada tiga kriteria yang harus dipenuhi sebagai syarat untuk mencapai status BLUD (setara dengan rumah sakit tipe D). Pertama dari unsur substansi, kedua teknis, dan ketiga administratif.

Kriteria terakhir itulah yang paling berat. Pasalnya, banyak puskesmas gugur di penilaian administratif. "Dari penilaian tadi ada yang perlu diperbarui, diperbaiki, dikoreksi, dan ditambahkan oleh tim penilai," bebernya.

Transformasi ini digelar bertahap. Pada 2020, dari 26 puskesmas, hanya 13 yang dibebani target. Meski belakangan hanya dua yang mampu memenuhi syarat.

Selain itu, bagi Rumah Sakit Sultan Suriansyah di Jalan Rantauan Darat dan laboratorium kesehatan di Jalan Pramuka, juga diberi target serupa. Keduanya masih dalam tahap penilaian. "Kalau rumah sakit, sejak dua bulan lalu sudah penilaian," sebutnya.

Lantas, apa keunggulan status BLUD? Dibeberkannya, fasilitas layanan kesehatan bisa lebih lincah. Bisa mengembangkan diri, tanpa terlalu terikat dengan Dinkes.

Keutamaan lain, bisa lebih fleksibel. Misalkan menambah varian pelayanan. Contoh USG (ultrasonografi medis) cukup di puskesmas. Tak perlu ke rumah sakit.

"Puskesmas juga bisa menambah pegawai sendiri. Tentu pegawai BLUD namanya. Contoh ketika kekurangan dokter, puskesmas bisa merekrut sendiri. Kan lebih fleksibel," tuntasnya. (war/fud/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 18:56

Abdul Karim Resmi Dipecat dari KPU Banjar

BANJARMASIN - Abdul Karim Omar resmi dipecat sebagai Komisioner KPU…

Sabtu, 18 September 2021 18:49

Ratusan Sopir Bus Divaksin

BANJARBARU - Vaksinasi di Kalimantan Selatan mulai menyasar ke sejumlah…

Sabtu, 18 September 2021 18:12
Pemkab Tanah Bumbu

Penyegaran Kembali Dilakukan

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kembali melakukan penyegaran di…

Sabtu, 18 September 2021 17:48
Pemkab Tanah Bumbu

Posyandu Widuri Dinilai

BATULICIN – Posyandu Widuri Desa Ringkit, Kecamatan Kuranji, mewakili Kabupaten…

Sabtu, 18 September 2021 09:45
Pemkab Tanah Laut

3000 Vaksin Untuk Ponpes dan Madrasah Di Tanah Laut

PELAIHARI - Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mencapai herd…

Sabtu, 18 September 2021 09:40
Pemkab Tanah Laut

PKM Bumi Makmur Akan Menjadi PKM Rawat Inap

PELAIHARI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut sedang menyusun perencanaan…

Sabtu, 18 September 2021 09:38
Pemkab Tanah Laut

Tim Wastib Beraksi Lagi

PELAIHARI – Sempat berjalan lancar, keluhan akan kelangkaan Liquid Petroleum…

Jumat, 17 September 2021 18:43

Mesti Rampung Tahun ini, Jalan Mesjid Jami Bakal Dilebarkan Sampai 12 Meter

BANJARMASIN – Proyek pelebaran jalan di kawasan Masjid Jami Sungai…

Jumat, 17 September 2021 18:30

Banjarmasin Seleksi 1.516 Calon Guru PPPK, Jangan Tunggu Kesempatan Ketiga

BANJARMASIN – Sebanyak 1.851 calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja…

Jumat, 17 September 2021 15:39

Yatim karena Covid-19 dapat Bantuan, Langsung dari Menteri Risma

BANJARMASIN – Anak-anak di Banjarmasin yang menjadi yatim setelah ditinggal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers