MANAGED BY:
RABU
27 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Kamis, 15 Oktober 2020 12:38
2021, Enam Geosite di Kalsel Dibenahi
WISATA MASYARAKAT: Sebuah lokasi wisata masyarakat berlatar belakang Pegunungan Meratus di Hulu Sungai Tengah. Meratus mulai diseriusi sebagai Geopark. | FOTO: DOK/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

BANJARBARU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mulai serius mengembangkan Geopark Meratus. Untuk mewujudkan kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi ini masuk sebagai UNESCO Global Geopark (UGG), tahun depan bakal ada beberapa proyek pembenahan situs warisan geologi atau geosite.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalsel Nurul Fajar Desira mengatakan, setidaknya ada sekitar empat geosite yang akan dibenahi pada 2021. "Kita juga akan membangun pusat informasi dan menggelar seminar internasional untuk Geopark Meratus," katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Dia mengungkapkan, pembenahan geosite menjadi salah satu pekerjaan yang masuk dalam program prioritas tahun depan. Yakni pembangunan infrastruktur. "Di samping infrastruktur, program prioritas 2021 ialah jesehatan, pendidikan dan UMKM," ungkapnya.

Dalam program infrastruktur, Fajar menyebut, ada beberapa proyek lain yang akan dilaksanakan. Di antaranya, pembangunan lanjutan jalan bebas hambatan Banjarbaru-Batulicin. Lalu, penanganan akses ke makam Datu Kelampayan dan melanjutkan proyek pembangunan Jalan Mataraman-Sungai Ulin. "Juga beberapa proyek lain yang menjadi kewenangan provinsi," sebutnya.

Kembali ke pengembangan Geopark Meratus, Kabid Air Tanah pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalsel, Ali Mustafa menyampaikan, tahun depan ada enam geosite yang akan dibenahi infrastrukturnya. "Supaya dalam penilaian UNESCO bisa diterima sebagai UGG," ucapnya.

Dirincikannya, keenam geosite yang dibenahi ialah Geosite Pendulangan Tradisional Intan di Cempaka, Banjarbaru. Lalu, Geosite Plagiogranite Gunung Batu Besar di Tanah Bumbu, Geosite Serpentinite Forest Park Tahura Mandiangin di Kabupaten Banjar dan Geosite Tanjung Dewa di Tanah Laut. "Selanjutnya Geosite Dolerite Semilir dan Geosite Batugamping Merah Sekoyang Beach di Kotabaru," rincinya.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers