MANAGED BY:
JUMAT
30 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Jumat, 16 Oktober 2020 14:50
Kala Empat Pemuda Turun Gunung Menyusuri Sungai Tapin: Temukan Tiga Penyebab Kondisi Sungai Tercemar
BAMBU RAFTING: Keempat pemuda menyusuri sungai dari Pegunungan Meratus sampai pusat Kota Rantau.

PROKAL.CO,

Tidak mudah susur sungai dari Desa Pipitak Jaya Kecamatan Piani ke pusat Kota Rantau. Empat pemuda ini memerlukan waktu sekitar empat hari tiga malam. Bagaimanakah perjalanannya ?

-- Oleh: RASIDI FADLI, Rantau --

Senin siang, cuaca panas mengitari langit di pegunungan Meratus. Bambu rafting sudah siap. Sejak Kamis mereka cari, kemudian dirakit di Sungai. Perlengkapan juga sudah siap. Tas gunung berisi bahan pokok makanan beserta tenda untuk keperluan bermalam.

Perjalanan pun dimulai. Sehari mengitari sungai sampailah mereka ke Desa Miawa, Kecamatan Piani. Sepanjang jalan, suasana masih sejuk dan asri. Terutama airnya, masih bening dan sangat layak dikonsumsi. "Untuk memasak pun kami mengambil air di sana," ucap Hendra Gunawan.

Kondisi ini berbeda jauh usai turun lagi sampai ke kota Rantau. Baik dari hari kedua, hari ketiga, sampai keempat. Warna air sudah mulai berubah, menandakan bahwa sudah tercemar. "Perubahan pertama saat kami sampai ke Desa Baramban. Lalu bergeser ke Desa Linuh dan Hangui sudah sangat berubah, terus sampai ke pusat kota. Kami simpulkan, kalau sungai seperti ini sebenarnya sudah tidak layak dikonsumsi," jelasnya.

Berdasarkan hasil pantauan mereka, berubahnya air ada beberapa faktor. Tercemar limbah batu bara di jalan hauling, tercemar karena pembuangan sampah ke sungai, dan karena tambang pasir. "Walaupun tercemar, masih banyak masyarakat yang memanfaatkan sungai untuk keperluan sehari-hari," tuturnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 30 Oktober 2020 11:09

Santri Bayar Seikhlasnya, Berharap Ada Bantuan Perbaiki Asrama

Pondok pesantren (Ponpes) Darul Inabah berdiri sejak tahun 1993. Terletak…

Senin, 26 Oktober 2020 15:02

Laporan Pameran Tunggal di Kampung Buku: Penyatuan Ekspresionis dan Tasawuf

Belasan talenan kayu menempel ke dinding. Tungku gerabah berjejer rapi…

Sabtu, 24 Oktober 2020 09:03

Perjuangan KWT Rejeki Kartini Melawan Pandemi Corona: Dulu Andalkan Tengkulak, Kini Pembeli Datang Sendiri

Pandemi Corona memang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Alhasil, banyak sektor…

Rabu, 21 Oktober 2020 13:44

Aroma Kertas Takkan Tergantikan, Inspirasi dari Pedagang Buku Bekas di Banjarmasin

Penggemar buku? Tak ada salahnya menengok Toko Boekoe Djadoel. Siapa…

Rabu, 21 Oktober 2020 13:40

Omset Merosot Tajam, Berharap Pelanggan Tetap: Kisah Penjual Kaset Cakram di Tengah Cengkraman Era Digital

Kaset jenis kepingan CD atau DVD sempat berjaya dimasanya. Pedagangnya…

Sabtu, 17 Oktober 2020 12:08

Dituntut 5 Tahun, Pengacara Despi Bakal Lapor ke Komisi Kejaksaan

Wajah pengacara Janif Zulfiqar mengeras. Ia seperti sedang gusar besar.…

Sabtu, 17 Oktober 2020 10:34

Kelelahan, Menangis dan Pulang; Ini yang Tersisa dari Aksi Omnibus Law Jilid II

Tepat jam 12 malam, setelah bolak-balik bernegosiasi dengan aparat, mahasiswa…

Jumat, 16 Oktober 2020 14:50

Kala Empat Pemuda Turun Gunung Menyusuri Sungai Tapin: Temukan Tiga Penyebab Kondisi Sungai Tercemar

Tidak mudah susur sungai dari Desa Pipitak Jaya Kecamatan Piani…

Kamis, 15 Oktober 2020 12:52

Melihat Fasilitas Penanganan Pasien Corona di RSUD Stagen: Pasien Jadi Tukang, Pejabat PUPR Diminta Mundur

Mendengar banyak keluhan mengenai fasilitas RSUD Stagen Kotabaru, DPRD setempat…

Rabu, 14 Oktober 2020 12:54

9 Jam Mandi Keringat, Kerasnya Hidup di Balik Kostum Badut Jalanan

Dengan mengenakan kostum badut, Wahyu tampak melambaikan tangannya, berharap mendapatkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers