MANAGED BY:
SELASA
22 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 22 Oktober 2020 08:50
Parah, ASN Jadi Pengedar Narkoba; Jualan di Lingkungan Sekolah
BARBUK: Kasat Res Narkoba Polres HST, IPTU Lamris Manurung saat menunjukan barang bukti yang diamankan dari oknum ASN inisial ZS alias Kai Ipit. | FOTO: JAMALUDDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

BARABAI - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) ZS (54) di Kabupaten Hulu Sungai Tengah asal Desa Benawa Tengah RT 4 RW 2 kedapatan menyimpan sabu di rumah di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Barabai.

ZS (54) diringkus oleh Sat Res Narkoba Polres HST yang dipimpin IPTU Lamris Manurung bersama tim Opsnal Sat Res Narkoba Jhon Lee CS, Senin (19/10).

“ZS ini tergolong licin dan pemain lama berkecimpung di peredaran narkoba. Barbuk yang kita sita ada dua paket sabu dan timbangan serta uang hasil penjualan,” kata Kasat Res Narkoba Polres HST, IPTU Lamris Manurung, Rabu (21/10).

Atas perbuatannya, ZS alias Kai Ipit dijerat pasal 114 ayat 1 sub pasal 112 ayat 1 UU No 35. 2009 tentang narkotika. “Dia sudah diintai lama, kebetulan nasibnya kurang baik sehingga Kai Ipit bisa diringkus. Atas perbuatannya dia terancam kurungan minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun,” tambah Lamris.

Yang membuat miris. Rumah yang ditempati ZS merupakan rumah milik sekolah dasar di kawasan tersebut. Dari keterangan pelaku, di tempat itulah dia menjual barang haram tersebut.

“Dia tinggal di lingkungan sekolah. Makanya sesegera mungkin ditindak, takutnya dia mengajak anak-anak terlibat,” tandasnya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers