MANAGED BY:
SENIN
18 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Kamis, 22 Oktober 2020 09:06
Kisah Miris yang Tersisa dari Musibah Kebakaran di Pulau Bromo
BERSABAR: Seorang ibu menengok rumahnya yang habis terbakar. Pemko harus memikirkan keberadaan armada BPK di Pulau Bromo sebagai antisipasi. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANAJRMASIN

Perempuan 54 tahun itu tak berada di rumahnya saat musibah itu terjadi. Ia beserta keluarganya pergi ke Rantau, Kabupaten Tapin, menghadiri peringatan maulid Nabi Muhammad.

"Saya hanya bisa melihat dari jauh rumah saya terbakar," ujarnya lirih.

Serupa dengan nasib Raihana. Rumah perempuan 57 tahun yang akrab disapa Nenek Febri itu juga tersisa arang. "Semoga ada hikmah dari peristiwa ini," ujarnya sabar.

Armada BPK kesulitan mencapai Tanjung Pandan. Sebab, jembatan gantung masih dalam tahap pembangunan. Tanpa perahu, mustahil menyeberang.

Alhasil, mesin pompa dan selang diangkut ke atas feri. Dari tengah sungai, relawan BPK berjibaku menyemprot ke arah pulau.

"Malam tadi, feri hanya mampu menampung empat mesin penyemprot air. Sisanya dinaikkan ke kelotok warga," ucap Dito, 24 tahun. Ia, satu-satunya nakhoda kapal feri penyeberangan di Pulau Bromo.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers