MANAGED BY:
SELASA
22 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 27 Oktober 2020 09:56
Jelang Libur Panjang, Kelengkapan Kendaraan dan Protokol Kesehatan akan Dirazia
PENCEGAHAN: Kapolres HSS AKBP Siswoyo didampingi Bupati HSS Achmad Fikry dan Dandim 1003/Kandangan Letkol Arm Dedy Soehartono saat jumpa pers di Aula Rakat Mufakat Pemkab HSS, kemarin. | FOTO: SALAHUDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

KANDANGAN – Mencegah terjadinya klaster baru penyebaran Covid-19 saat libur panjang, jajaran Kepolisian resor (Polres) Hulu Sungai Selatan memadukan operasi Zebra Intan 2020 dengan operasi yustisi penegakkan pemberlakukan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 44 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan.

Kapolres HSS AKBP Siswoyo menjelaskan operasi Zebra Intan 2020 dilaksanakan dari 26 Oktober sampai 8 November mendatang, digelar bersama Satgas Covid-19 Kabupaten HSS. Selain memeriksa surat-surat pengendara juga akan memonitor penerapan protokol kesehatan.

"Pengendara yang melanggar akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan,” ujarnya dalam jumpa pers penanganan Covid-19 di Aula Rakat Mufakat Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab HSS, (26/10).

Sesuai Perbup nomor 44 tahun 2020 warga tidak menerapkan protokol kesehatan akan dikenakan sanksi mulai teguran, sanksi sosial menyapu jalanan, menjadi juru kampanye pencegahan penyebaran Covid-19, dan denda mulai Rp 50 ribu sampai 250 ribu.

“Dari operasi yustisi yang sudah dilakukan paling banyak diberikan teguran lisan kepada 38.471 orang, disusul sanksi sosial membersihkan fasilitas umum seperti menyapu jalan kepada 7.142 orang, teguran tertulis sebanyak 991 orang dan sanksi denda dengan total Rp 4.105.000 dari 80 orang”, rinci Kapolres.

Dalam operasi yustisi penegakan Perbup nomor 44 tahun 2020 ini, tim gabungan dari TNI/Polri sampai Satpol PP, mulai pagi sampai malam hari menyasar fasilitas umum seperti kawasan pasar, terminal, kafe, restoran sampai rumah makan yang tersebar di seluruh Kabupaten HSS. “Tujuan operasi yustisi tentunya untuk menurunkan angka positif, menurunkan angka kematian serta menaikkan angka kesembuhan,” Sebut Siswoyo.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers