Terkesima SDA Tanbu, Amran Jamin ZR Perhatikan Desa Terisolir

- Rabu, 28 Oktober 2020 | 12:11 WIB

BATULICIN - Dengan menempuh perjalanan panjang dan melelahkan, Menteri Pertanian RI era Presiden Joko Widodo di Kabinet Kerja I, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman menyapa ratusan warga 4 desa diujung utara Kabupaten Tanah Bumbu. Yakni Desa Dadap, Tamunih, Batu Bulan dan Mangkal Api, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Banjar.

Bersama calon wakil bupati (Cawabup) Tanah Bumbu nomor urut 3, H. Muhammad Rusli, S.Sos, keduanya mengunjungi warga dalam rangka sosialisasi dan tatap muka, Selasa (27/10), yang dipusatkan di area terbuka Desa Tamunih dan Mangkal Api. Mereka membaur bersama masyarakat untuk mendengarkan aspirasi dan keluhan, sebagai bentuk perhatian atas kebutuhan warga setempat.

Saat sesi dialog, Amran Sulaiman mengaku takjub dengan potensi alam yang ada di empat desa tersebut. Banyak lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal, padahal sangat potensial untuk dikembangkan, baik untuk pertanian, perkebunan, peternakan maupun ekonomi kerakyatan lainnya.

“Saya kaget melihat sumber daya alam disini. Potensinya sangat luar biasa. Tapi sayang belum dikelola secara maksimal. Padahal bisa dikembangkan untuk menopang perekonomian masyarakat, bisa makmur warganya semua,” ungkapnya dihadapan masyarakat yang hadir.

Menurutnya, Tanah Bumbu termasuk daerah agraris, sangat cocok untuk pengembangan sektor pertanian dan perkebunan. Dengan potensi yang tersedia, jika dioptimalkan dan dikelola dengan baik, pasti akan mendongkrak penghasilan masyarakatnya. Tinggal bersinergi dengan pemerintah daerah untuk merealisasikannya.

Kehadiran Amran sendiri untuk menginspirasi masyarakat setempat, agar mau mengambil peluang ini, sehingga kedepan kehidupan warga berubah menjadi lebih makmur. Sebagai mantan seorang menteri, ia ingin berbagi ilmu dan pengalamannya selama membantu presiden meningkatkan produksi pertanian bangsa ini. Kinerjanya pun tak diragukan, karena banyak menorehkan prestasi dan penghargaan hingga ditingkat internasional.

Karena ia merasa turut prihatin, dengan kekayaan alam yang melimpah, kondisi kesejahteraan masyarakatnya belum merata. Tragisnya, hanya karena berada dipelosok, desa-desa ini belum mendapatkan perhatian serius. Pasalnya termasuk daerah terisolir, mengingat akses jalan yang sulit dilintasi kendaraan bermotor, belum ada aliran listrik, hingga jaringan komunikasi.

“Untuk menuju pusat kecamatan dan kabupaten warga kesulitan. Kondisi ini akan menghambat roda perekonomian. Jadi harus ada perubahan disini,” ujarnya memberikan motivasi.

Dalam dialog warga setempat menyebutkan, mereka butuh akses jalan yang nyaman dan bagus. Untuk bisa menyambung ke ibukota kecamatan, setidaknya harus ada perbaikan jalan sepanjang 30 kilometer, agar semua desa-desa itu bisa terintegrasi dengan mudah.

Amran menawarkan sebuah solusi, yakni dengan berjuang bersama-sama mengantarkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Tanah Bumbu nomor urut 3, Zairullah Azhar-Muhammad Rusli memimpin Bumi Bersujud. Alasannya, hanya kedua sosok ini yang mampu mengatasi semua persoalan yang mendera masyarakat setempat.

“Saya yakinkan, semua masalah yang ada di desa-desa ini akan bisa diselesaikan paslon ZR. Karena mereka sudah berpengalaman, bukan coba-coba menjalankan pemerintahan. Keduanya birokrat handal, ahli pemerintahan dan pertanian. Bahkan pemimpin yang relegius,” ungkapnya dengan semangat disambut aplaus masyarakat.

Ia mengajak semua elemen masyarakat memilih dan mencoblos ZR di TPS pada saat hari pencoblosan 9 Desember 2020 mendatang. Amran mengaku sengaja turun gunung mendukung Zairullah-Rusli, karena terpanggil untuk meyakinkan masyarakat, bahwa mereka merupakan putra-putra terbaik daerah ini, yang layak melanjutkan pembangunan periode berikutnya.

“Izinkan saya bercerita sedikit. Saya dulunya juga orang desa miskin, untuk makan saja susah. Tapi dengan tekad, kerja keras, dibarengi doa dan restu orang tua akhirnya bisa menjadi menteri. Saya juga yakin, warga disini suatu saat akan sukses,” tegasnya, seraya melempar yel-yel kemenangan bagi ZR, dan langsung disahut serentak oleh masyarakat.

Kesimpulannya, Amran berharap masyarakat cerdas dalam memilih pemimpin, mampu menilai pasangan yang ideal untuk menakhodai kabupaten ini, mengembalikan masa keemasan diera kepemimpinan bupati periode 2003-2010, Zairullah Azhar.

Halaman:

Editor: miminradar-Radar Banjarmasin

Tags

Rekomendasi

Terkini

Banjarmasin Pulangkan 10 Orang Terlantar

Jumat, 26 April 2024 | 14:30 WIB
X