MANAGED BY:
RABU
25 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE
Rabu, 28 Oktober 2020 12:23
Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Virtual
Penulis: Yuli Hastuti

PROKAL.CO,

Di era globalisasi yang serba canggih seperti sekarang ini, arus informasi positif maupun negatif tidak bisa dibendung. Arus itu sangat deras, sehingga menghantam segala bentuk peradaban. Salah satunya degradasi moral.

================
Oleh: Yuli Hastuti
SMAN 5 Banjarmasin
================

Degradasi adalah kemunduran atau kemerosotan, sedangkan moral adalah ajaran baik dan buruk berkaitan dengan sikap dan budi pekerti. Jika diartikan, kemerosotan nilai-nilai sikap dan budi pekerti. Hal inilah yang mendasari mengapa pelaksanaan K13 harus disertakan dengan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

Pada Pasal 2 Permendikbud Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penguatan Pendidikan Karakter pada satuan pendidikan formal, dinyatakan bahwa PPK adalah gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk mempekuat karakter peserta didik melalui pembelajaran. Dengan pelaksanaan PPK ini diharapkan degradasi moral yang telah dihadapi dapat teratasi. Karena sebenarnya, kualitas pendidikan akan terlihat apabila pendidikan karakter ini telah berhasil. Tugas berat itu diberikan kepada pendidik sebagai ujung tombak dalam perbaikan mutu pendidikan sekarang ini.

Sejak Maret 2020, saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia, pembelajaran di semua satuan pendidikan dilaksanakan secara daring. Tidak ada lagi interaksi langsung antara pendidik dan peserta didik. Semua rancangan pembelajaran yang telah dibuat oleh pendidik seketika harus direvisi dan disesuaikan dengan situasi pembelajaran daring.

Pada awalnya hal ini terasa menyenangkan bagi peserta didik karena mereka bisa “libur panjang”. Begitu pula bagi guru, mereka tidak perlu berhadir ke sekolah tepat waktu, masuk kelas, mengajar di kelas, dan lain-lain. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, muncul permasalahan-permasalahan. Mulai pembuatan RPP, media pembelajaran, penguasaan IT bagi pendidik, sarana bagi peserta didik, keluhan orang tua tentang perilaku anak-anak mereka, sampai pada ujung permasalahan yang paling rumit, bahkan terlupakan, yaitu bagaimana melaksanakan penguatan pendidikan karakter dengan pembelajaran daring.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 23 November 2020 11:54

Tatap Muka, Solusi atau Bunuh Diri..?

Setelah lebih dari delapan bulan sekolah-sekolah di Kalimantan Selatan menerapkan…

Sabtu, 21 November 2020 09:37

Suka Duka Belajar Saat Pandemi Covid-19

Sejak kasus Covid-19 mulai meningkat, semua sekolah di Indonesia tidak ada…

Jumat, 20 November 2020 11:10

Antara Pilkada dan Pilkades, “Iki Piye”

Mungkin bagi sebagian orang isu ini sudah basi. Tapi bagi…

Jumat, 20 November 2020 11:07

Waspada La Nina dengan Mitigasi Bencana

Intensitas dan curah hujan akhir-akhir ini semakin tinggi. Hal ini…

Selasa, 17 November 2020 10:26

Netralitas ASN dan Pilkada

Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan hal yang seringkali dijadikan…

Senin, 16 November 2020 15:17

Inisiatif Kota Kesehatan dalam Sejarah Pandemi

Selama pandemi Covid-19, kasus jumlah penderita di perkotaan jauh lebih tinggi…

Jumat, 13 November 2020 11:48

Foer dan Biden

MENANG adalah bagian termudah. Tulis Franklin Foer dalam kolomnya di…

Jumat, 13 November 2020 11:46

Bukan Kesopanan, Tapi Kepekaan

Banyak hal berubah saat pandemi. Ada lebih banyak orang miskin…

Jumat, 13 November 2020 11:44

Fenomena Pelajar dan Unjuk Rasa

Sebagai dampak perkembangan teknologi jika tidak dibarengi dengan perkembangan kecakapan…

Kamis, 12 November 2020 14:56

Evaluasi Pendidikan Jarak Jauh

Ketika pandemi melanda, salah salah satu sektor yang terpukul dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers