MANAGED BY:
RABU
25 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE
Jumat, 13 November 2020 11:44
Fenomena Pelajar dan Unjuk Rasa
Penulis: Susanto

PROKAL.CO,

Sebagai dampak perkembangan teknologi jika tidak dibarengi dengan perkembangan kecakapan berpikir, maka rentan terjadinya ketimpangan yang mengakibatkan disinformasi yang berujung pada merebaknya hoax yang justru dapat memecah belah bahkan dapat menimbulkan kekacauan dikalangan masyarakat.

=================
Oleh: Susanto
Staff Kantor Hukum Perisai Keadilan Nusantara
=================

Kebijkasanaan dalam mencerna informasi dapat dilakukan masyarakat, terutama anak muda saat ini, jika diimbangi dengan pengtahuan terutama tentang isu yang sedang dihadapi akhir-akhir ini. Di sisi lain, dengan adanya pandemi saat ini tentu memaksa perpolitikan dalam negeri pun menyesuaikan dengan keadaan, yang justru sering mendapatkan penolakan dari berbagai pihak dengan berbagai macam alasan yang salah satunya ialah ketidaktransparanan legislatif ataupun eksekutif dalam hal ini. Namun yang menjadi perhatian penulis ialah aktor yang melakukan penolakan yang tidak jarang berujung pada unjuk rasaya itu aktor pelajar.

Terkait dengan aktor pelajar. Kebebasan berpendapat memang dikawal oleh kontitusi kita, dalam UUD 1945 pasal 28E ayat (3) berbunyi yaitu bahwa “setiap orang berhak atas kebebasan berserikan, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat”. Diksi berhak mengeluarkan pendapat di sini hemat penulis bukan berarti tanpa dasar dalam setiap orang mengeluarkan pendapat atau dalam arti lain dalam mengeluarkan suatu pendapat harus didasarkan dengan alasan yang jelas dan setidaknya mengetahui seluk beluk permasalahan yang sedang dihadapi oleh orang tersebut.

Jika disandingkan dalam beberapa aksi unjuk rasa akhir-akhir ini, seperti dalam unjukrasa Omnibus Law atau RUU Cipta Kerja, RUU KPK, RUU KUHP muncul aktor-aktor baru yang dalam hal ini ikut serta dalam mengeluarkan pendapatnya yaitu dari kalangan pelajar. Dengan turunnya aktor baru tersebut secara tidak langsung menyampaikan pesan baik untuk Ibu Pertiwi bahwa ini merupakan salah satu bentuk kemajuan demokrasi daripada bangsa kita. Kepedulian terhadap perkembangan bangsa ini sudah menjamah pada anak-anak muda, bahkan setingkat pelajar dan akan menjadi suatu aset yang besar bagi bangsa kita jika kepedulian ini dirawat dan dimanajemen dengan baik oleh pihak terkait. Sedangkan kabar buruknya ialah Sebagaimana yang penulis kumpulkan diberbagai media massa mengatakan bahwa Sebagian besar dari pelajar tidak mengetahui alasan berunjuk rasa dan pokok permasalahan yang mereka permasalahkan pun mereka juga belum begitu paham betul.

Menghadapi fenomena ini, jika terus-terusan menggunakan kacamata dengan perspektif yang mengatakan bahwa pelajar telah termakan hoax sehingga menimbulkan kekacauan dan harus diamankan oleh pihak berwajib merupakan suatu kerugian besar jika terus dilakukan. Karena bukan pelajarnya yang mesti disalahkan ataupun ditangkap atas perbuatannya, melainkan kacamata pihak terkaitlah yang mesti diganti sehingga melihat ini sebagai potensi, bahkan aset untuk negeri ini di kemudian hari.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 23 November 2020 11:54

Tatap Muka, Solusi atau Bunuh Diri..?

Setelah lebih dari delapan bulan sekolah-sekolah di Kalimantan Selatan menerapkan…

Sabtu, 21 November 2020 09:37

Suka Duka Belajar Saat Pandemi Covid-19

Sejak kasus Covid-19 mulai meningkat, semua sekolah di Indonesia tidak ada…

Jumat, 20 November 2020 11:10

Antara Pilkada dan Pilkades, “Iki Piye”

Mungkin bagi sebagian orang isu ini sudah basi. Tapi bagi…

Jumat, 20 November 2020 11:07

Waspada La Nina dengan Mitigasi Bencana

Intensitas dan curah hujan akhir-akhir ini semakin tinggi. Hal ini…

Selasa, 17 November 2020 10:26

Netralitas ASN dan Pilkada

Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan hal yang seringkali dijadikan…

Senin, 16 November 2020 15:17

Inisiatif Kota Kesehatan dalam Sejarah Pandemi

Selama pandemi Covid-19, kasus jumlah penderita di perkotaan jauh lebih tinggi…

Jumat, 13 November 2020 11:48

Foer dan Biden

MENANG adalah bagian termudah. Tulis Franklin Foer dalam kolomnya di…

Jumat, 13 November 2020 11:46

Bukan Kesopanan, Tapi Kepekaan

Banyak hal berubah saat pandemi. Ada lebih banyak orang miskin…

Jumat, 13 November 2020 11:44

Fenomena Pelajar dan Unjuk Rasa

Sebagai dampak perkembangan teknologi jika tidak dibarengi dengan perkembangan kecakapan…

Kamis, 12 November 2020 14:56

Evaluasi Pendidikan Jarak Jauh

Ketika pandemi melanda, salah salah satu sektor yang terpukul dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers