MANAGED BY:
RABU
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Senin, 16 November 2020 11:45
Resesi Ekonomi, Penjualan Rumah Anjlok
SETENGAH JADI: Kompleks perumahan d Guntung Manggis, kemarin. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

BANJARBARU - Melambatnya pertumbuhan ekonomi Kalsel di tengah pandemi Covid-19, memukul beragam sektor usaha. Tak terkecuali properti. Kondisi ini membuat penjualan rumah turun drastis dibandingkan tahun lalu.

Tidak banyak peminatnya, mengakibatkan sejumlah perumahan baru saat ini sulit berkembang. Beberapa hanya dipenuhi rumah kosong, karena tidak ada peminatnya.

Di sekitaran Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru misalnya. Sejumlah perumahan di daerah ini terlihat sepi. Bahkan, beberapa unit rumah hanya dibangun setengah jadi oleh pengembangnya lantaran belum ada pembelinya.

Di Kompleks Guntung Manggis Living Style, salah satunya. Tahun ini, rumah di perumahan yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari Jalan Guntung Manggis, Kelurahan Guntung Manggis ini tidak banyak yang terjual. Padahal, masih ada unit yang tersisa. Baik yang sudah jadi, maupun setengah jadi.

Noor Fuadi, pengembangnya mengatakan, beragam cara sudah mereka lakukan untuk mencari pembeli. Namun, semuanya sia-sia. "Promosi di media sosial juga sudah kami lakukan. Tapi, cuma banyak yang tanya-tanya. Belinya tidak," katanya.

Selain Noor Fuadi, Pengembang Perumahan Bandara Residence, H Busran juga mengaku kesulitan menjual unitnya di tengah pagebluk Covid-19 saat ini. "Penjualan kami turun sampai 50 persen," bebernya.

Menurutnya, penjualan rumah anjlok dikarenakan tidak banyak orang yang mau berinvestasi dalam bentuk rumah. "Kebanyakan orang menunda dulu beli rumah, karena mau berhemat. Jadi yang beli saat ini, hanya orang yang benar-benar memerlukan rumah," ujarnya.

Secara terpisah, Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Kalsel, Roy Zani Sjachril membenarkan jika penjualan rumah tahun ini anjlok, lantaran gelombang pandemi Covid-19.

"Penjualan rumah subsidi turun 40 persen lebih, jika dibandingkan tahun lalu. Sedangkan yang non subsidi turunnya sampai 60 persen," bebernya.

Minimnya pembeli, kata dia membuat kuota rumah bersubsidi di Kalsel saat ini masih tersisa. Kuota subsidi sendiri ada tiga jenis: Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT), Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Subsidi Selisih Bunga (SSB).

"Yang kuotanya sudah habis hanya skema FLPP. Sedangkan skema SSB dan BP2BT kuotanya masih ada," katanya.

Dia menduga, menurunnya minat masyarakat membeli rumah dipengaruhi oleh dampak dari Covid-19. Seperti menurunnya pendapatan, berhemat, hingga maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK).

"Di samping itu, dampak pandemi juga membuat tren kenaikan kredit bermasalah atau non performing loan ( NPL) perbankan tinggi. Sehingga bank membatasi diri dalam menerima nasabah," jelasnya.

Adanya program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pun menurutnya perbankan akan tetap ketat menyortir nasabah. "Sehingga sekarang banyak juga masyarakat yang gagal membeli rumah karena memenuhi syarat bank," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 14:03

Suplai Normal, Harga Gas 3 Kg Eceran Malah Mahal, Tanggungjawab Siapa ?

BANJARMASIN - Harga gas elpiji 3 kilogram di eceran masih…

Senin, 18 Oktober 2021 06:25

Kemeja Thrift Shop Masih Digemari

BANJARMASIN - Thrift shop menjadi kian ramai belakangan ini. Terutama…

Senin, 18 Oktober 2021 06:22

Raup Jutaan Perbulan dari Copotan Onderdil Kendaraan

BANJARMASIN - Bisnis otomotif bukan sekadar jual beli motor atau…

Senin, 18 Oktober 2021 06:17

Potensi Industri Halal Sangat Besar

BANJARBARU - Besarnya jumlah konsumen produk halal di Indonesia dapat…

Senin, 18 Oktober 2021 06:14

Waspada..! Jangan Tertipu Pinjaman Koperasi

BANJARBARU - Layanan pinjaman online (pinjol) ilegal semakin mengkhawatirkan. Terbaru,…

Senin, 18 Oktober 2021 06:08

Pertalite Sering Kosong di SPBU Banjarbaru

BANJARBARU - Bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite akhir-akhir ini…

Minggu, 17 Oktober 2021 08:01

Dongkrak Literasi Perbankan Syariah, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Bersama Awak Media

BANJARBARU - PT Bank Syariah Indonesia Regional Banjarmasin, Rabu (13/10)…

Sabtu, 16 Oktober 2021 06:54

Kominfo Dorong Peralihan ke TV Digital di Provinsi Bali

BALI - Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar koordinasi dengan Dinas…

Jumat, 15 Oktober 2021 07:19

Jasa Kontruksi juga Dapat Insentif PPh Final

BANJARBARU - Salah satu insentif pajak yang diberikan oleh pemerintah…

Jumat, 15 Oktober 2021 07:18

OJK Dorong Bank Kalsel Percepat Isi Kekosongan Dirut

BANJARMASIN - Posisi Direktur Utama Bank Kalsel masih kosong sejak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers