MANAGED BY:
JUMAT
15 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Kamis, 26 November 2020 09:10
Bertekad Balogo Naik Kelas
PIMPIN RAKER: Ketua Umum Portina Kalsel Agus Pebrianto memandu Raker Portina Kalsel di TreePark Hotel Banjarmasin, Selasa (24/11). Dalam agenda tersebut, Portina Kalsel bertekad mengupayakan balogo bisa naik kelas ke level nasional.

PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Perkumpulan Olahraga Tradisional Indonesia (Portina) Kalsel berusaha agar permainan tradisional balogo khas Banua bisa naik kelas ke level nasional. Untuk itu, Portina Kalsel menyiapkan berbagai langkah agar balogo bisa diakui dan dipertandingkan di agenda nasional. 

Selain gencar promosi, Portina Kalsel bahkan juga mempersiapkan kompetisi khusus untuk balogo. “Tentunya untuk bisa naik kelas, balogo harus gencar diperkenalkan dan dipromosikan ke tingkat nasional,” sebut Ketua Umum Portina Kalsel, Agus Pebrianto dalam Rapat Kerja (Raker) Portina Kalsel di Hotel TreePark Banjarmasin, Selasa (24/11).

Agus menambahkan balogo memerlukan konsentrasi tinggi. “Kalau dikategorikan sebagai olahraga, balogo merupakan olahraga akurasi. Selain diperlukan kelihaian dan konsentrasi dalam membidik sasaran, balogo juga menuntut pemainnya memiliki daya tahan tubuh yang prima,” sebutnya.

Balogo bisa dimainkan secara perorangan maupun beregu dengan jumlah pemain sebanyak dua orang atau lima orang per tim. “Cara mainnya memang kelihatan gampang, hanya melontarkan kepingan logo yang terbuat dari tempurung kelapa menuju ke kepingan logo lawan yang menjadi sasarannya. Namun, dibutuhkan konsentrasi tinggi serta stamina yang prima supaya bisa mengenai sasaran dengan tepat. Makanya, permainan tradisional khas Banjar ini ada unsur olahraganya,” tambahnya.

Kepala Bidang Organisasi Portina Pusat, Yahya Majid menyebutkan Portina Kalsel harus berjuang untuk mengantarkan balogo jadi cabang olahraga yang bisa dipertandingkan di level nasional. “Salah satunya, harus aktif berkoordinasi dengan Portina Pusat dengan menggandeng stakeholder di Kalsel sendiri, terutama Dispora Kalsel,” pesannya.

Untuk saat ini ada delapan cabang olahraga tradisional yang sudah diakui dan dipertandingkan secara nasional. Enggrang, terompah panjang, dagongan, hadang, panahan tradisional, sumpit, ketapel, dan tarik tambang.(tim/dye/ema)


BACA JUGA

Jumat, 15 Januari 2021 13:47

Petinju Kalsel Cari Lawan Tanding Lokal

BANJARMASIN - Belum adanya rekomendasi dan izin dari Dispora Kalsel…

Jumat, 15 Januari 2021 13:45

Full Back Peseban Tak Berani Pejamkan Mata

BANJARMASIN – Musibah banjir karena curah hujan tinggi telah melanda…

Kamis, 14 Januari 2021 14:04

Soal Lanjutan Liga, LIB Percepat Pertemuan dengan Klub Peserta

BANJARMASIN - PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengambil langkah tegas…

Kamis, 14 Januari 2021 14:02

Liga Berhenti, Pelatih Kiper Peseban Fokus Bina SSB

BANJARMASIN – Tidak adanya kompetisi sepak bola dari tingkat nasional…

Rabu, 13 Januari 2021 14:56

Pemainnya Ikut Tarkam, Martapura FC Tak Masalah

MARTAPURA – Belum digelarnya kompetisi sepak bola nasional hingga saat…

Rabu, 13 Januari 2021 14:54

Tak Ingin Kalah, BHP Sarankan Kalsel Gandeng Kalteng untuk PON

BANJARMASIN – Kalsel sempat merasakan pahitnya kalah bersaing dengan Sumut-Aceh…

Selasa, 12 Januari 2021 15:26

Oltrad dan Lansia Masuk Agenda

BANJARMASIN – Bidang Pembudayaan Olahraga di Dinas Pemuda dan Olahraga…

Selasa, 12 Januari 2021 15:24

Gelandang Peseban Turut Rasakan Musibah Banjir

BANJARMASIN – Cuaca ekstrem membuat beberapa wilayah Kota Banjarmasin dan…

Senin, 11 Januari 2021 15:50

Jaga Kebugaran dengan Rajin Latihan dan Fun Match

JAKARTA – Barito Putera menjadi salah satu tim yang cukup…

Sabtu, 09 Januari 2021 19:54

Ramai Tagar #AyoMainLagi

BANJARMASIN – Sebuah bentuk protes dan kepedulian dilayangkan para insan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers