MANAGED BY:
RABU
17 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 26 November 2020 09:40
Pensiunan Masih Pakai Aset Pemprov, BPK dan KPK Beri Catatan
MASIH KACAU: Mobil dinas pejabat pemerintah masih merupakan aset yang sulit diinvetarisir karena minimnya Surat Penunjukan Penggunaan Kendaraan Dinas (SPPKD) yang dipergunakan. | Foto: ISTIMEWA

BANJARMASIN – Masih banyak aset Pemerintah Provinsi Kalsel yang pemanfaatannya tidak diatur dengan baik hingga terkesan belum optimal. Banyak aset tanah, gedung, rumah dinas, hingga kendaraan dinas dikuasi oleh pihak ketiga, termasuk pensiunan.

Hal ini terungkap setelah adanya hasil temuan pemeriksaan Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) RI pada 15 Juni lalu, atas sistem pengendalian intern pada pemerintah provinsi kalsel anggaran 2019 Nomor 14.B/LHP/XIX.BJM/06/2020. BPK RI memberi catatan, yakni pengamanan BMD (barang milik daerah) Pemprov Kalsel belum sepenuhnya memadai.

Tak hanya BPK, KPK pun memberi catatan BMD Pemprov Kalsel. Catatan tersebut meliputi, proses sertifikasi tanah dan balik nama sertifikat atas nama Pemprov Kalsel belum optimal, aset tanah belum seluruhnya diberi pagar pengaman dan plang atas nama Pemprov Kalsel, bukti kepemilikan kendaraan/alat angkutan bermotor belum seluruhnya disimpan dan diamankan oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (Bakeuda).

Catatan lain adalah, penggunaan kendaraan perorangan dinas, kendaraan dinas jabatan, dan kendaraan dinas operasional belum sepenuhnya didukung dengan Surat Penunjukan Penggunaan Kendaraan Dinas (SPPKD) dan Berita acara serahterima serta surat pernyataan tanggung jawab.

Dari data dan pemetaan Bakeuda Kalsel BMD Pemprov Kalsel, tanah aset sebanyak 694 yang tersebar di berbagai lokasi. Bahkan diantaranya berada di luar Kalsel, yakni sebanyak 16 lokasi berada di Pulau Jawa, 1 lokasi di Sulawesi dan sisanya, sebanyak 677 lokasi berada di Kalimantan.

Meski banyak memiliki aset, namun ternyata, dari sebanyk 694 BMD berupa tanah tersebut, baru 48 persennya yang belum bersertifikat. Sisanya, sebanyak 52 persennya tidak memiliki sertifikat.

Sementara, untuk BMD berupa bangunan dan gedung, Pemprov Kalsel tercatat memiliki sebanyak 2.229 buah. Untuk BMD berupa kendaraan dinas tercatat sebanyak 3.332 unit dan dokumen kepemilikan tersimpan, ada sebanyak 334 sertifikat tanah dan sebanyak 3.239 BPKB kendaraan dinas milik Pemprov Kalsel.

Sebagai pengelola aset, Bakeuda hanya berjanji untuk membenahi BMD yang banyak mendapat catatan oleh BPK RI dan KPK. “Kami minta SKPD untuk inventaris kembali. Sekaligus mencari solusi jika ada yang masih bermasalah,” ujar Kepala Bakeuda Kalsel, Agus Dian Nur disela rekonsiliasi pengawasan dan pengendalian pengelolaan BMD lingkup Pemprov Kalsel di Rattan In Hotel Banjarmasin kemarin.

Tiap tahun sebutnya, dua lembaga ini melakukan evaluasi dan catatan untuk perbaikan pengelolaan aset. Melalui rekonsiliasi kemarin dengan semua SKPD, aset yang tak sesuai penggunaan akan ditata dan diperbaiki. Meski demikian, Agus mengklaim, penataan dan penyimpanan dokumen kepemilikan tanah Pemprov Kalsel kian tahun semakin bagus.

Dia memberi contoh, pada tahun 2018 lalu, tak ada satu pun bukti dokumen kepemilikan tanah yang tersimpan. Baru tahun 2019, dokumen kepemilikan tanah yang tersimpan ada sebanyak 105. “Sampai November 2020 ini, sudah tersimpan sebanyak 334 sertifikat tanah dan 350 berupa SPMT, SKT, naskah hibah dan lain-lain,” klaimnya.

Tak hanya mengklaim peningkatan di dokumen kepemilikan tanah, Agus juga mengklaim semakin bagusnya penataan dan penyimpanan dokumen kepemilikan kendaraan dinas. Di mana pada tahun 2018 lalu belum ada bukti dokumen kepemilikan yang tersimpan di Bakeuda. Namun pada tahun 2019 sudah sebanyak 263 yang sudah tersimpan di pihaknya.

Soal dokumen kendaraan dinas ini, Agus mengakui cukup susah pendataannya. Selain orangnya sudah tak ada, barangnya pun ada yang sudah rusak berat. “Kadang-kadang ketika pindah dinas maupun pensiun, aset susah ditagih untuk dikembalikan. Mulai sekarang tak ada lagi hal seperti itu,” tandasnya. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 16 Agustus 2022 11:54

Sudah Empat Bulan, Penyebab Alfamart Ambruk Belum Terungkap

 Sudah empat bulan berlalu, namun penyebab ambruknya Alfamart di Jalan…

Selasa, 16 Agustus 2022 11:51

Kasus Nenek Asal Martapura yang Dipenjara Arab Saudi Perlu Perhatian Jokowi

 Ketua DPRD Kabupaten Banjar, M Rofiqi memberi pendampingan hukum kepada…

Selasa, 16 Agustus 2022 11:49

Oknum Sabhara Rampas Motor Warga, Kapolresta Banjarmasin: Hukum Harus Ditegakkan

Radar Banjarmasin menemui RD, 30 tahun. Pria berambut panjang ini…

Selasa, 16 Agustus 2022 11:45

Pemilik Kapal yang Tumpahkan Oli ke Sungai Bisa Dijerat UU Lingkungan Hidup

Tumpahan oli akibat kapal tongkang, Rabu (10/8) malam, di kawasan…

Senin, 15 Agustus 2022 11:08

Pakar Hukum: Perintah Mendagri Sungguh Berlebihan

Polemik pemindahan ibukota Kalsel dari Banjarmasin ke Banjarbaru masuk dalam…

Senin, 15 Agustus 2022 11:05

Triwulan ke Tiga 2022, Pemrov Kalsel Sudah Raup Pajak 1,9 Triliun

 Memasuki triwulan ketiga 2022, Pemprov Kalsel sudah meraup pendapatan asli…

Sabtu, 13 Agustus 2022 11:43

Cairan Hitam di Sungai Itu Ternyata Karena Tumpahan Minyak

Teka-teki asal muasal cairan hitam itu akhirnya terjawab. Rupanya, berasal…

Sabtu, 13 Agustus 2022 11:41
Mendagri Perintahkan Wali Kota Banjarmasin Cabut Gugatan atas Pemindahan Ibu Kota Kalsel di MK

Dalam Masalah Ini, Mendagri Nilai Wali Kota Banjarmasin Kurang Bijak

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian memerintahkan Wali Kota Banjarmasin, Ibnu…

Sabtu, 13 Agustus 2022 11:37

Titik Api Mulai Terpantau Satelit, HSS Berstatus Siaga darurat Karhutla

Memasuki musim kemarau yang saat ini masih terjadi di Kabupaten…

Sabtu, 13 Agustus 2022 11:33

Proyek Jalan Nasional di Tanbu Lamban

Lambannya pengerjaan jalan nasional di Tanah Bumbu membuat kepala daerah…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers