MANAGED BY:
JUMAT
24 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 26 November 2020 09:40
Pensiunan Masih Pakai Aset Pemprov, BPK dan KPK Beri Catatan
MASIH KACAU: Mobil dinas pejabat pemerintah masih merupakan aset yang sulit diinvetarisir karena minimnya Surat Penunjukan Penggunaan Kendaraan Dinas (SPPKD) yang dipergunakan. | Foto: ISTIMEWA

BANJARMASIN – Masih banyak aset Pemerintah Provinsi Kalsel yang pemanfaatannya tidak diatur dengan baik hingga terkesan belum optimal. Banyak aset tanah, gedung, rumah dinas, hingga kendaraan dinas dikuasi oleh pihak ketiga, termasuk pensiunan.

Hal ini terungkap setelah adanya hasil temuan pemeriksaan Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) RI pada 15 Juni lalu, atas sistem pengendalian intern pada pemerintah provinsi kalsel anggaran 2019 Nomor 14.B/LHP/XIX.BJM/06/2020. BPK RI memberi catatan, yakni pengamanan BMD (barang milik daerah) Pemprov Kalsel belum sepenuhnya memadai.

Tak hanya BPK, KPK pun memberi catatan BMD Pemprov Kalsel. Catatan tersebut meliputi, proses sertifikasi tanah dan balik nama sertifikat atas nama Pemprov Kalsel belum optimal, aset tanah belum seluruhnya diberi pagar pengaman dan plang atas nama Pemprov Kalsel, bukti kepemilikan kendaraan/alat angkutan bermotor belum seluruhnya disimpan dan diamankan oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (Bakeuda).

Catatan lain adalah, penggunaan kendaraan perorangan dinas, kendaraan dinas jabatan, dan kendaraan dinas operasional belum sepenuhnya didukung dengan Surat Penunjukan Penggunaan Kendaraan Dinas (SPPKD) dan Berita acara serahterima serta surat pernyataan tanggung jawab.

Dari data dan pemetaan Bakeuda Kalsel BMD Pemprov Kalsel, tanah aset sebanyak 694 yang tersebar di berbagai lokasi. Bahkan diantaranya berada di luar Kalsel, yakni sebanyak 16 lokasi berada di Pulau Jawa, 1 lokasi di Sulawesi dan sisanya, sebanyak 677 lokasi berada di Kalimantan.

Meski banyak memiliki aset, namun ternyata, dari sebanyk 694 BMD berupa tanah tersebut, baru 48 persennya yang belum bersertifikat. Sisanya, sebanyak 52 persennya tidak memiliki sertifikat.

Sementara, untuk BMD berupa bangunan dan gedung, Pemprov Kalsel tercatat memiliki sebanyak 2.229 buah. Untuk BMD berupa kendaraan dinas tercatat sebanyak 3.332 unit dan dokumen kepemilikan tersimpan, ada sebanyak 334 sertifikat tanah dan sebanyak 3.239 BPKB kendaraan dinas milik Pemprov Kalsel.

Sebagai pengelola aset, Bakeuda hanya berjanji untuk membenahi BMD yang banyak mendapat catatan oleh BPK RI dan KPK. “Kami minta SKPD untuk inventaris kembali. Sekaligus mencari solusi jika ada yang masih bermasalah,” ujar Kepala Bakeuda Kalsel, Agus Dian Nur disela rekonsiliasi pengawasan dan pengendalian pengelolaan BMD lingkup Pemprov Kalsel di Rattan In Hotel Banjarmasin kemarin.

Tiap tahun sebutnya, dua lembaga ini melakukan evaluasi dan catatan untuk perbaikan pengelolaan aset. Melalui rekonsiliasi kemarin dengan semua SKPD, aset yang tak sesuai penggunaan akan ditata dan diperbaiki. Meski demikian, Agus mengklaim, penataan dan penyimpanan dokumen kepemilikan tanah Pemprov Kalsel kian tahun semakin bagus.

Dia memberi contoh, pada tahun 2018 lalu, tak ada satu pun bukti dokumen kepemilikan tanah yang tersimpan. Baru tahun 2019, dokumen kepemilikan tanah yang tersimpan ada sebanyak 105. “Sampai November 2020 ini, sudah tersimpan sebanyak 334 sertifikat tanah dan 350 berupa SPMT, SKT, naskah hibah dan lain-lain,” klaimnya.

Tak hanya mengklaim peningkatan di dokumen kepemilikan tanah, Agus juga mengklaim semakin bagusnya penataan dan penyimpanan dokumen kepemilikan kendaraan dinas. Di mana pada tahun 2018 lalu belum ada bukti dokumen kepemilikan yang tersimpan di Bakeuda. Namun pada tahun 2019 sudah sebanyak 263 yang sudah tersimpan di pihaknya.

Soal dokumen kendaraan dinas ini, Agus mengakui cukup susah pendataannya. Selain orangnya sudah tak ada, barangnya pun ada yang sudah rusak berat. “Kadang-kadang ketika pindah dinas maupun pensiun, aset susah ditagih untuk dikembalikan. Mulai sekarang tak ada lagi hal seperti itu,” tandasnya. (mof/ran/ema)


BACA JUGA

Jumat, 24 September 2021 11:35

Warga Muak, Tunggu Peresmian Jembatan Alalak

BANJARMASIN - Meski sudah selesai 15 September tadi, jembatan Sungai…

Jumat, 24 September 2021 11:32

Makin Nyaman, Dana Parpol Diusulkan Naik

BANJARMASIN - Tahun ini, dana parpol yang disalurkan Pemprov Kalsel…

Jumat, 24 September 2021 08:42
Pemkab Tanah Laut

Silakan Investor Terlibat

PELAIHARI - Kabupaten Tanah Laut yang secara regulasi masih berstatus…

Jumat, 24 September 2021 08:41
Pemkab Tanah Laut

Kuatkan Ideologi dan Nilai Kebangsaan

JORONG - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui Badan Kesatuan Bangsa…

Jumat, 24 September 2021 08:39
Pemkab Tanah Bumbu

Pelajar Diberi Materi Nikah

BATULICIN – Sebanyak 40 peserta mengikuti bimbingan perkawinan pra nikah…

Kamis, 23 September 2021 16:25

Pandemi, Kinerja Wakil Rakyat pun Melembek

BANJARMASIN - Pandemi Covid-19 berdampak terhadap kinerja wakil rakyat. Salah…

Kamis, 23 September 2021 16:24

Laporan Vaksinasi Terkendala Jaringan, Data Pusat dan Daerah Tak Sinkron

BANJARMASIN - Banjarmasin dan Banjarbaru masih berstatus PPKM level 4…

Kamis, 23 September 2021 16:22

HSU Diterpa Isu Korupsi, Bupati Wahid Tampil ke Publik

AMUNTAI - Sejak HSU diterpa kasus korupsi, Bupati Hulu Sungai…

Kamis, 23 September 2021 16:19

Banyak Orang Tua Minta Sekolah Dibuka, Meski Banjarbaru Berstatus PPKM Level 4

BANJARBARU - Ketidakpastian soal pembukaan sekolah tatap muka membuat banyak…

Kamis, 23 September 2021 16:18

Genjot Vaksin, Banjarbaru Minta Kuota Lebih Banyak

BANJARBARU – Munculnya dua indicator baru yang membuat Banjarbaru tetap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers