MANAGED BY:
JUMAT
15 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 26 November 2020 09:40
Pensiunan Masih Pakai Aset Pemprov, BPK dan KPK Beri Catatan
MASIH KACAU: Mobil dinas pejabat pemerintah masih merupakan aset yang sulit diinvetarisir karena minimnya Surat Penunjukan Penggunaan Kendaraan Dinas (SPPKD) yang dipergunakan. | Foto: ISTIMEWA

PROKAL.CO,

BANJARMASIN – Masih banyak aset Pemerintah Provinsi Kalsel yang pemanfaatannya tidak diatur dengan baik hingga terkesan belum optimal. Banyak aset tanah, gedung, rumah dinas, hingga kendaraan dinas dikuasi oleh pihak ketiga, termasuk pensiunan.

Hal ini terungkap setelah adanya hasil temuan pemeriksaan Badan Pemeriksan Keuangan (BPK) RI pada 15 Juni lalu, atas sistem pengendalian intern pada pemerintah provinsi kalsel anggaran 2019 Nomor 14.B/LHP/XIX.BJM/06/2020. BPK RI memberi catatan, yakni pengamanan BMD (barang milik daerah) Pemprov Kalsel belum sepenuhnya memadai.

Tak hanya BPK, KPK pun memberi catatan BMD Pemprov Kalsel. Catatan tersebut meliputi, proses sertifikasi tanah dan balik nama sertifikat atas nama Pemprov Kalsel belum optimal, aset tanah belum seluruhnya diberi pagar pengaman dan plang atas nama Pemprov Kalsel, bukti kepemilikan kendaraan/alat angkutan bermotor belum seluruhnya disimpan dan diamankan oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (Bakeuda).

Catatan lain adalah, penggunaan kendaraan perorangan dinas, kendaraan dinas jabatan, dan kendaraan dinas operasional belum sepenuhnya didukung dengan Surat Penunjukan Penggunaan Kendaraan Dinas (SPPKD) dan Berita acara serahterima serta surat pernyataan tanggung jawab.

Dari data dan pemetaan Bakeuda Kalsel BMD Pemprov Kalsel, tanah aset sebanyak 694 yang tersebar di berbagai lokasi. Bahkan diantaranya berada di luar Kalsel, yakni sebanyak 16 lokasi berada di Pulau Jawa, 1 lokasi di Sulawesi dan sisanya, sebanyak 677 lokasi berada di Kalimantan.

Meski banyak memiliki aset, namun ternyata, dari sebanyk 694 BMD berupa tanah tersebut, baru 48 persennya yang belum bersertifikat. Sisanya, sebanyak 52 persennya tidak memiliki sertifikat.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 15 Januari 2021 14:31

Anak Berumur 10 Bulan Hanyut lalu Meregang Nyawa di Parit, Ini Banjir Terburuk dalam Sejarah Banua..!

MARTAPURA – Banjir dahsyat 2006 terasa tak ada apa-apanya jika…

Jumat, 15 Januari 2021 14:24

Dari Walhi hingga Akademisi Beri Pendapat: Banjir ini Sudah Diprediksi, Tapi Tak Diseriusi

Hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah di Kalsel sejak Rabu…

Jumat, 15 Januari 2021 14:20

Riam Kanan Tidak Jebol

Sementara itu, kabar jebolnya bendungan Riam Kanan mulai meresahkan warga.…

Jumat, 15 Januari 2021 14:19

Permintaan Evakuasi Melonjak

Di Banjarbaru, banjir sejak Rabu (13/1) malam juga memicu banjir…

Jumat, 15 Januari 2021 14:07

Setelah Divaksin, Ibnu Merasa Sedikit Pegal

Butuh waktu lama dan dosis banyak untuk vaksinasi masyarakat. Selama…

Jumat, 15 Januari 2021 14:05

Sebelumnya Hanya Status Waspada, Sekarang Banjarmasin Tetapkan Siaga Darurat

BANJARMASIN - Digempur luapan di permukiman dan jalan raya, Pemko…

Jumat, 15 Januari 2021 13:59

Banjarmasin Terendam, Wali Kota Instruksikan Sekolah-Sekolah jadi Tempat Pengungsian

BANJARMASIN - Mengantisipasi kemunculan pengungsi, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina…

Jumat, 15 Januari 2021 13:53

Pohon Tumbang di Jalan Veteran, Warga Berjibaku Berikan Bantuan

BANJARMASIN - Pohon besar di Jalan Veteran, tak jauh dari…

Jumat, 15 Januari 2021 13:51

Untuk Banjarmasin, Ada Posko Darurat Buka 24 Jam di Pal 4,5

BANJARMASIN - Bagi korban banjir yang membutuhkan layanan kesehatan, disilakan…

Jumat, 15 Januari 2021 13:44

250 Warga Binuang Mengungsi

RANTAU - Intensitas hujan yang tinggi membuat kawasan Kelurahan Raya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers