MANAGED BY:
MINGGU
29 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 26 November 2020 09:58
Proyek Padat Karya Dikejar Deadline
KEJAR TAYANG: Pekerjaan drainase di Jalan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin, kemarin. Proyek dalam program padat karya ini sedang dikejar waktu, karena harus selesai pada tahun ini. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

BANJARBARU - Memasuki pengujung tahun, di Banjarbaru masih ada sejumlah proyek yang belum rampung. Salah satunya adalah pekerjaan drainase di Jalan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin.

Dari pantauan Radar Banjarmasin, di area proyek kemarin (25/11) masih banyak batu gunung yang belum terpasang. Padahal, sisa waktu tahun ini hanya sekitar satu bulan lagi.

Para pekerja pun seperti bekerja dikejar waktu. Meski cuaca gerimis dan hari sudah sore, mereka tampak masih bekerja memasang satu per satu pecahan batu gunung di setiap sisi parit.

Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas PUPR Banjarbaru, Eka Yuliesda mengatakan, pekerjaan drainase di Jalan Guntung Manggis merupakan program padat karya yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan Lembaga Perbedayaan Masyarakat (LPM). "Tapi kami yang membantu teknisnya," katanya.

Program padat karya sendiri merupakan skema stimulus ekonomi untuk menghidupkan kembali perekonomian masyarakat. Yakni, dengan mempekerjakan warga lokal dalam kegiatan pembangunan.

"Anggarannya langsung dari BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Banjarbaru ke LPM. Untuk pekerjaan drainase di Jalan Guntung Manggis, anggaran yang dikujurkan sekitar Rp700 juta," ujar Eka.

Disinggung terkait progresnya, dia menyebut, berdasarkan laporan yang diterimanya, saat ini baru sekitar 50 persen. "Tapi kami optimis proyek selesai sebelum tahun berakhir. Mohon doanya cuaca bersahabat," sebutnya.

Selain di Guntung Manggis, Eka menyampaikan, ada 6 proyek padat karya lain di Banjarbaru yang saat ini masih berjalan. Yakni, di Kelurahan Sunga Ulin, Loktabat Selatan, Guntung Payung dan Palam. "Sebagian besar memang pekerjaan drainase," ucapnya.

Bagaimana jika proyek-proyek tersebut belum selesai hingga tahun berakhir? Dia menuturkan, sepengetahuannya anggaran akan dipotong. Dan yang dibayar hanya yang sudah terlaksana. "Tapi, ini masih optimis proyek bisa selesai," tuturnya.

Misran, salah seorang tukang di proyek pembangunan drainase di Jalan Guntung Manggis juga mengaku optimis pekerjaan akan selesai pada awal Desember. "Kami kejar supaya bisa cepat selesai," paparnya.

Dirinya dapat jatah pemasangan batu sepanjang 12 meter dari total sekitar 1.000 meter pembangunan drainase di lokasi itu. Misran mengungkapkan, setiap satu meter dia dapat upah Rp100 ribu.

"Proyek ini lumayan membantu. Karena yang bekerja di sini rata-rata yang kesulitan mencari pekerjaan," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Rabu, 09 September 2015 10:31

Sukseskan Pilkada di Kotabaru

<p><br />KOTABARU - Penjabat Bupati Kotabaru Dr Ir H Isra meminta semua elemen masyarakat…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers