MANAGED BY:
KAMIS
02 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Sabtu, 05 Desember 2020 07:48
Kasus Sengketa Uvaya: Saksi Patahkan Dalil Penggugat
SALING KLAIM: Sengketa akta pendirian Uvaya digelar di Pengadilan Negeri Banjarmasin. | FOTO: ENDANG SYARIFUDDIN/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN - Sengketa pendirian Universitas Achmad Yani (Uvaya) Kalsel kembali bergulir di Pengadilan Negeri Banjarmasin. Sidang ke-12 pada Rabu (3/12) itu menghadirkan dua saksi.

"Saksi ahli Agus Widyantoro dan saksi fakta Dekan Uvaya, Gusti Marliani," kata pengacara tergugat, Ahmad Wahyudi, kemarin (4/12).

Di depan majelis hakim yang dipimpin Bondan Prakoso, ada beberapa fakta diungkap. Pertama, Yayasan Pendidikan Achmad Yani Kalsel (YPAYK) bukan satu-satunya yayasan penyelenggara. Yayasan tersebut lahir pada 2007, sementara kampus sudah berdiri sejak 1983.

Pertama-tama berdiri Yayasan Veteran, baru Uvaya. "Dari situ saja sudah patah dalil yang menyatakan satu-satunya yayasan," sindirnya.

Marlini juga diangkat sebagai dosen pada 1994 oleh YPAYK. Semula ia mengira penggugat adalah yayasan yang dulu melantiknya sebagai pengajar, ternyata bukan.

"Yayasan berdasarkan akta nomor 1 tahun 1998 adalah yang lama. Sedangkan Yayasan Pendidikan Uvaya Kalsel berdasar akta nomor 33 tahun 2007 adalah yayasan baru yang dibuat penggugat," lanjut Wahyudi.

Dia menyimpulkan, akta 1998 telah disesuaikan hingga terbit akta notaris Rudy Indra Kesuma tertanggal 11 Juni 2020. Disertai SK Menteri Hukum dan HAM atas Yayasan Pendidikan Haji Muhammad Roesli sebagai badan penyelanggara Uvaya.

Perubahan nama itu perkara teknis. Lantaran nama lama telah dipakai orang lain. "Maka pengurus sepakat mengubahnya menjadi Yayasan Pendidikan Mohammad Roesli," tegasnya.

Diwartakan sebelumnya, gugatan dilayangkan Yayasan Pendidikan Achmad Yani yang diketuai Zainul Arifin Noor. Kepada Yayasan Pendidikan Haji Muhammad Roesli yang diketuai Zainuddin yang diawaki Rektor Hastirullah Fitrah.

Kuasa hukum penggugat, Sabri Noor Herman membeberkan, antara 2007 sampai 2019, akreditasi dan permohonan prodi selalu diurusi oleh yayasan kliennya. "Gugatan ini guna mengetahui yayasan mana yang diakui hukum secara sah," ujarnya kala itu. (gmp/fud/ema)


BACA JUGA

Rabu, 01 Desember 2021 16:11

Jangan Kaget, Lampu Merah di Simpang Empat Batulicin Mati

BATULICIN - Bagi Anda yang melintas pusat kota Simpang Empat,…

Rabu, 01 Desember 2021 12:17

Puluhan Obat yang Diduga Mengandung Narkotika Dimusnahkan

PARINGIN – Pemusnahan barang bukti narkotika dan obat-obatan terlarang, dilakukan…

Rabu, 01 Desember 2021 07:01

SLB Tepis Anggapan Sumbangan Konsumsi

BANJARBARU - Kepala SLB-C Negeri Pembina Rosita Sari bersama Wakesek…

Rabu, 01 Desember 2021 06:51

Konsinyasi Bermodal Berkas Fotokopi, Pembebasan Lahan Jembatan HKSN 1 Digugat

Pemilik lahan yang menolak ganti rugi pembebasan untuk pembangunan Jembatan…

Rabu, 01 Desember 2021 06:40

Giliran Sekretaris Dinkes Diperiksa Soal Iuran HKN

BANJARMASIN - Kemarin (30/11), giliran Sekretaris Dinas Kesehatan Banjarmasin, Dwi…

Selasa, 30 November 2021 15:38

Banjir di Tabalong Menuju Kawasan Batas Amuntai

TANJUNG – Kondisi banjir akibat luapan air sungai di Tabalong…

Selasa, 30 November 2021 15:36

Penggerebekan Rumah Sewaan di Karangan Putih Membuahkan Dua Pelaku Sabu

TANJUNG – Kepala Satuan (Kasat) Resnarkoba Polres Tabalong, Iptu Sutargo…

Selasa, 30 November 2021 13:55

Sabu 17,25 Gram Dimusnahkan di Hadapan Pelaku

TANJUNG – Sebanyak 17,25 gram sabu-sabu dimusnahkan dengan cara diblender…

Selasa, 30 November 2021 11:44

Banjir Bocil HSU 'Himung' Bermain Air

AMUNTAI - Jalan Ahmad Yani di depan Kantor Bupati Kabupaten…

Selasa, 30 November 2021 08:46

Nama Kajari HSU Dicatut

AMUNTAI - Aparat kejaksaan menyampaikan informasi kepada pejabat, pegawai kepala…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers