MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 16 Desember 2020 11:20
Gagal Capai Target, Jadwal Nyoblos Disebut Jadi Penyebab
HAK PILIH: Narapidana di Lapas Teluk Dalam menggunakan hak suaranya pada 9 Desember kemarin.

BANJARMASIN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mematok target partisipasi pemilih 79 persen. Di Kalsel, khususnya di Banjarmasin, tampaknya gagal.

Pembagian jadwal mencoblos disebut sebagai penyebab. Apa hubungannya? Dosen FISIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof Budi Suryadi mengatakan, pola giliran memilih ini kurang tepat.

Dia berani memprediksi, partisipasi pemilih pada Pilkada 2020 kurang dari 60 persen. Mendekati saja tidak dari target KPU.

"Justru menimbulkan keengganan pemilih untuk datang ke TPS. Terutama mereka yang jadwalnya sudah terlewat," kata Budi, kemarin (15/12). Apalagi waktu pemungutan suara dibatasi hanya sampai jam 1 siang.

Dia bisa memaklumi, penjadwalan itu merupakan pencegahan. Agar tak terjadi antrean panjang atau kerumunan di tempat pemungutan suara (TPS). Menghindari penularan virus corona.

Bagi Budi, untuk menghindari kerumunan, sebaiknya memperbanyak jumlah TPS. Misalkan dari 1.000 TPS menjadi 1.500 TPS. Mengingat satu TPS harus melayani 450 pemilih bahkan lebih.

"Dengan semakin banyak TPS, dapat mengurangi kerumunan. Taruhlah satu TPS hanya untuk melayani 150 pemilih," jelasnya.

"Semakin banyak TPS, maka semakin dekat dengan pemilih. Sehingga mereka kian mudah datang untuk menggunakan hak suaranya," pungkas Budi.

Sementara itu, Komisioner KPU Banjarmasin, Syafruddin Akbar juga melihat terjadi penurunan antusiasme pemilih. Tapi menurutnya bisa ditoleransi karena masih pandemi. "Kalau di atas 50 persen, masih dianggap standar," ujarnya.

Menurutnya, jumlah kehadiran di atas 50 persen artinya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap proses politik masih cukup tinggi. "Semoga dalam Pemilu berikutnya, akan naik lagi," tuntasnya. (gmp/fud/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 18:56

Abdul Karim Resmi Dipecat dari KPU Banjar

BANJARMASIN - Abdul Karim Omar resmi dipecat sebagai Komisioner KPU…

Sabtu, 18 September 2021 18:49

Ratusan Sopir Bus Divaksin

BANJARBARU - Vaksinasi di Kalimantan Selatan mulai menyasar ke sejumlah…

Sabtu, 18 September 2021 18:12
Pemkab Tanah Bumbu

Penyegaran Kembali Dilakukan

BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kembali melakukan penyegaran di…

Sabtu, 18 September 2021 17:48
Pemkab Tanah Bumbu

Posyandu Widuri Dinilai

BATULICIN – Posyandu Widuri Desa Ringkit, Kecamatan Kuranji, mewakili Kabupaten…

Sabtu, 18 September 2021 09:45
Pemkab Tanah Laut

3000 Vaksin Untuk Ponpes dan Madrasah Di Tanah Laut

PELAIHARI - Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk mencapai herd…

Sabtu, 18 September 2021 09:40
Pemkab Tanah Laut

PKM Bumi Makmur Akan Menjadi PKM Rawat Inap

PELAIHARI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Laut sedang menyusun perencanaan…

Sabtu, 18 September 2021 09:38
Pemkab Tanah Laut

Tim Wastib Beraksi Lagi

PELAIHARI – Sempat berjalan lancar, keluhan akan kelangkaan Liquid Petroleum…

Jumat, 17 September 2021 18:43

Mesti Rampung Tahun ini, Jalan Mesjid Jami Bakal Dilebarkan Sampai 12 Meter

BANJARMASIN – Proyek pelebaran jalan di kawasan Masjid Jami Sungai…

Jumat, 17 September 2021 18:30

Banjarmasin Seleksi 1.516 Calon Guru PPPK, Jangan Tunggu Kesempatan Ketiga

BANJARMASIN – Sebanyak 1.851 calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja…

Jumat, 17 September 2021 15:39

Yatim karena Covid-19 dapat Bantuan, Langsung dari Menteri Risma

BANJARMASIN – Anak-anak di Banjarmasin yang menjadi yatim setelah ditinggal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers