MANAGED BY:
JUMAT
26 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 22 Desember 2020 08:23
Setahun, 40 Kasus Penebangan Liar Ditangani
MENUMPUK: Barang bukti kayu ulin yang ditemukan di KPH Sengayam pada akhir Agustus 2020 saat ditumpuk di Kantor Polhut Dinas Kehutanan Kalsel, beberapa waktu lalu. Saat ini barbuk kayu ilegal yang ditemukan Dishut Kalsel sudah mencapai 260 kubik. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

BANJARBARU - Penebangan liar di Banua tidak ada habisnya. Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan mencatat, sejak Januari 2020 hingga Desember ini pihaknya telah menangani 40 kasus illegal logging. Dari puluhan kasus itu, sudah terkumpul 260 kubik kayu ilegal berbagai jenis.

Kepala Seksi Pengamanan Hutan Dishut Kalsel, Haris Setiawan mengatakan, 40 kasus yang mereka tangani seluruhnya merupakan temuan. Sehingga, semua barang bukti kayu yang terkumpul tidak diketahui siapa pemiliknya.

"Karena ketika petugas sampai lokasi, tidak ada siapa pun di sana. Cuma ada kayu-kayu yang diduga hasil dari penebangan liar," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Selain berbagai jenis kayu, mulai dari ulin, CR (campur rimba), meranti dan lain-lain. Dia mengungkapkan, pihaknya juga menemukan mesin senso (gergaji pohon) yang digunakan para pelaku memotong kayu. "Sudah ada tujuh mesin senso yang kami amankan," ungkapnya.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, menurutnya kasus penebangan liar belum ada penurunan. Meski pada awal pandemi Covid-19 kasusnya sempat menurun. "Mungkin saat awal pandemi ada PSBB, jadi tidak banyak yang beroperasi. Saat ini mulai marak lagi," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (PKSDAE) Dishut Kalsel, Pantja Satata menyampaikan, melihat banyaknya kasus illegal logging yang mereka tangani, dapat disimpulkan pandemi Covid-19 tidak menghalangi para penebang liar untuk melakukan aksinya. "Cuma hujan yang bisa menghalangi mereka, karena jalan menuju dalam hutan licin," ucapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 26 Februari 2021 15:12

Dishut Kalsel: Penebangan Liar di Banua Sulit Diberantas

BANJARBARU - Meski patroli terus diperkuat oleh Dinas Kehutanan Kalsel,…

Jumat, 26 Februari 2021 14:49

Kasus Tatapan Berujung Maut di Antrean Nasi Goreng, Saksi Banyak Lupa

BANJARMASIN - Saksi kunci dalam kasus pengeroyokan yang berujung kematian…

Jumat, 26 Februari 2021 14:45

Temuan Diduga Mortir, Kalau Aktif Bakal Diledakkan

BANJARMASIN - Temuan diduga mortir di Banjarmasin Selatan masih dalam…

Jumat, 26 Februari 2021 14:40

Api Berkobar di Intan Sari

BANJARBARU - Musibah kebakaran kembali terjadi di wilayah Kota Banjarbaru.…

Jumat, 26 Februari 2021 14:37

Dugaan Korupsi di KONI Tabalong, 2 Tersangka Langsung Ditahan

TANJUNG – Kasus dugaan korupsi di Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)…

Kamis, 25 Februari 2021 14:12

Terlibat Insiden Pemukulan, Dokter dan Atlet Dayung Berdamai

BANJARMASIN - Kasus pemukulan dokter atas atlet dayung berakhir damai.…

Rabu, 24 Februari 2021 09:35

Antre Nasi Goreng, Mahasiswa ULM Tewas Dikeroyok Orang Tak Dikenal, Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

BANJARMASIN - Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat yang menjadi korban pengeroyokan,…

Rabu, 24 Februari 2021 08:54

Dua Pekan Operasi Jaran, Polres HSS Ungkap Tujuh Kasus

KANDANGAN – Selama hampir dua pekan menggelar Operasi Jaran Intan…

Rabu, 24 Februari 2021 08:52

Komplotan Curanmor Batola Digulung

MARABAHAN - Hampir dua pekan menggelar Operasi Jaran Intan 2021…

Selasa, 23 Februari 2021 15:20

Akhir Pelarian Sang Tabib Haur Gading: Sandera Istri, Tembak Polisi

AMUNTAI - Setelah melalui baku tembak yang sengit dengan petugas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers