MANAGED BY:
SABTU
06 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Selasa, 21 Juni 2016 00:18
Ekspedisi Islam Pesisir: 'Meracuni Andi di Meja Perundingan'
BUKU HARIAN KERAJAAN - Makam Raja-raja Pagatan. (inzet) Lontara yang berisikan semua kejadian seputar wilayah kerajaan, kerajaan, falsafah hidup.



La Pangewa masih keturunan raja Suku Bugis. Setiba di Pagatan, La Pangewa dikhitan, dinikahkan dan dinobatkan menjadi Raja Pagatan pertama. Karena masih terlampau muda, baru 15 tahun, La Pangewa sebenarnya hanya simbol. Pemegang kekuasaan de facto tetaplah Puanna.

---------- SPLIT TEXT ----------

Mengutip catatan kerajaan (lontara), jauh sebelum kedatangan Puanna, wilayah itu sudah disebut dengan nama Tanah Bumbu. Jangan pula dikira wilayah itu kosong melompong. Penduduk dari Suku Banjar sudah lebih awal mendiami Pagatan sebagai pencari rotan.



Meski secara formal Kerajaan Pagatan masuk dalam wilayah Kesultanan Banjar, kerajaan baru ini punya otonomi. "Campur tangan Kesultanan Banjar hampir tidak ada. Hukum yang berlaku juga Hukum Adat Bugis, sementara agama resminya Islam," tukasnya.



Kerajaan muda ini juga mampu mengirim bala bantuan saat terjadi pemberontakan di Kesultanan Banjar. Ceritanya, Pangeran Muhammad Aminullah alias Pangeran Anom, anak Sultan Kuning, memblokade muara sungai Banjarmasin. Kapal yang hendak memasuki Banjarmasin dihalang-halangi, arus perdagangan pun terganggu.


Mendengar kabar tersebut, Puanna mengirimkan La Pangewa untuk menggempur Pangeran Anom. Kalah, Pangeran Anom beserta pengikutnya terpaksa mundur sampai ke Kuala Kapuas. Sebagai ucapan terima kasih, sultan menghadiahi La Pangewa gelar Kapiten Laut Pulo (Pulau Laut).



Kapiten Laut Pulo memerintah Pagatan sejak tahun 1750 hingga 1830. Memasuki masa raja kedelapan, Pagatan diperintah oleh Andi Tangkung atau Petta Ratu (Raja Perempuan) dari tahun 1883 sampai 1893. Namun, karena ia perempuan, kekuasaan diserahkan pada suaminya dengan gelar Pangeran Mangkubumi.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 06 Maret 2021 15:10

Wasaka dan Geliat Skena Hip Hop Banua: Pernah Disuruh Baca Surah Yasin

Ritme cepat, lirik menohok. Lagu Kalimantan VS Everybody mencuri perhatian.…

Sabtu, 06 Maret 2021 07:49

Ketika Wali Kota, Wawali dan Pendahulunya Bertemu di Hajatan Warga

Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin bersama Wakil Wali Kota…

Jumat, 05 Maret 2021 16:16

Mengikuti Proses 2 Kasus Pembunuhan Anak Kandung di HST: Masih Meracau, Tega Membunuh Karena Bisikan Gaib

Masih ingat Sutarti? Ibu muda terdakwa pembunuh dua anak kandungnya…

Kamis, 04 Maret 2021 16:08

Tausiah Agama untuk Tahanan Mapolsek Banjarmasin Barat

Ditahan untuk membayar perbuatan di masa lalu. Di ruang terbatas…

Rabu, 03 Maret 2021 15:20

Mendaki Ke Gua Sawar Bersama Bocah Pemandu Wisata

Tepat di pendakiannya yang kedua puluh kali, Alif pernah mengalami…

Selasa, 02 Maret 2021 15:30

Melihat Pembatasan Pandemi untuk Para Narapidana di Penjara

Virus corona sudah hampir setahun mengancam Banua, selama itu pula…

Senin, 01 Maret 2021 15:11

Melihat Festival Cap Go Meh di Banjarbaru: Potong Kue Keranjang Terbesar di Kalsel

Pada akhir rangkaian perayaan tahun baru Imlek, Perkumpulan Hakka Kalimantan…

Sabtu, 27 Februari 2021 20:36

3 Sinema Tari Persembahan Himaseta, Empat Bulan Berkarya Penuh Cobaan

Asal mula Kampung Pengambangan, Kampung Purun dan sebuah kisah di…

Kamis, 25 Februari 2021 14:57

Belajar Normalisasi Sungai dari Gang AA: Mulanya Dikira Tambak Ikan

Di tengah kesibukan Satgas Normalisasi Sungai Banjarmasin membongkar jembatan, bila…

Rabu, 24 Februari 2021 10:13

Bukannya Sekolah Daring, Malah Jadi Anak Jalanan Dadakan, Ihksan Bangga 9 Kali Terjaring Razia

Perempatan jalan menjadi medan juang. Berlari mengejar rezeki atau bersembunyi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers