MANAGED BY:
SABTU
06 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Selasa, 21 Juni 2016 00:18
Ekspedisi Islam Pesisir: 'Meracuni Andi di Meja Perundingan'
BUKU HARIAN KERAJAAN - Makam Raja-raja Pagatan. (inzet) Lontara yang berisikan semua kejadian seputar wilayah kerajaan, kerajaan, falsafah hidup.



Saat ini, Andi masih aktif sebagai Kepala Desa Kampung Baru Mattone. Tempat dimana kakek moyangnya dulu memerintah Kerajaan Pagatan. Dituturkan Andi, Kerajaan Pagatan dibangun Suku Bugis Wajo dari Sulawesi Selatan. Kedatangan mereka ke Banjarmasin dipicu perang saudara sekitar tahun 1670.



Yaitu ketika Raja Bone, Arung Palakka menyerang Wajo. Motif serangan ini adalah balas dendam. Lantaran Raja Wajo membantu Kerajaan Gowa selagi berperang dengan Bone. Mendekati kekalahan, tak disangka Bone meminta bantuan pada Belanda.



Kerajaan Wajo menderita kekalahan. Banyak dari rakyatnya yang mengungsi dan terpencar ke berbagai daerah. "Ada yang ke Makassar, Sumbawa, Bima, Kutai, Donggala dan Banjarmasin. Di setiap tempat, kami selalu mengangkat seorang pemimpin yang bergelar Macoa atau Matoa," jelasnya.



Memasuki abad ke-18, saudagar yang juga bangsawan bernama Puanna Dekke berlayar dan tiba di wilayah pesisir yang disenanginya. Kepada Kesultanan Banjar, ia memohon izin membuka pemukiman di wilayah tersebut. Saat itu masa pemerintahan Sultan Kuning, gelarnya Panembahan Batu alias Panembahan Kaharuddin Khalillullah.



Sultan Kuning merestui. Dengan syarat ongkos ditanggung sendiri oleh Puanna. Sultan juga memperingatkan wilayah itu berbahaya karena terkenal sebagai pangkalan bajak laut. "Sultan memberi jaminan, Puanna boleh mewariskan wilayah itu pada anak-cucunya dan tidak ada yang berhak menggugat," imbuhnya.



Puanna segera memerintahkan pengikutnya untuk membuka hutan tersebut. Daerah itu diberinya nama Pagatang (kini dieja Pagatan). Tak berapa lama, menyusul saudara Puanna dari Pontianak bernama Pua Janggo. Keduanya berunding dan memutuskan menjemput cucunya yang bernama La Pangewa dari Desa Kampiri, Sulawesi Selatan.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 06 Maret 2021 15:10

Wasaka dan Geliat Skena Hip Hop Banua: Pernah Disuruh Baca Surah Yasin

Ritme cepat, lirik menohok. Lagu Kalimantan VS Everybody mencuri perhatian.…

Sabtu, 06 Maret 2021 07:49

Ketika Wali Kota, Wawali dan Pendahulunya Bertemu di Hajatan Warga

Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin bersama Wakil Wali Kota…

Jumat, 05 Maret 2021 16:16

Mengikuti Proses 2 Kasus Pembunuhan Anak Kandung di HST: Masih Meracau, Tega Membunuh Karena Bisikan Gaib

Masih ingat Sutarti? Ibu muda terdakwa pembunuh dua anak kandungnya…

Kamis, 04 Maret 2021 16:08

Tausiah Agama untuk Tahanan Mapolsek Banjarmasin Barat

Ditahan untuk membayar perbuatan di masa lalu. Di ruang terbatas…

Rabu, 03 Maret 2021 15:20

Mendaki Ke Gua Sawar Bersama Bocah Pemandu Wisata

Tepat di pendakiannya yang kedua puluh kali, Alif pernah mengalami…

Selasa, 02 Maret 2021 15:30

Melihat Pembatasan Pandemi untuk Para Narapidana di Penjara

Virus corona sudah hampir setahun mengancam Banua, selama itu pula…

Senin, 01 Maret 2021 15:11

Melihat Festival Cap Go Meh di Banjarbaru: Potong Kue Keranjang Terbesar di Kalsel

Pada akhir rangkaian perayaan tahun baru Imlek, Perkumpulan Hakka Kalimantan…

Sabtu, 27 Februari 2021 20:36

3 Sinema Tari Persembahan Himaseta, Empat Bulan Berkarya Penuh Cobaan

Asal mula Kampung Pengambangan, Kampung Purun dan sebuah kisah di…

Kamis, 25 Februari 2021 14:57

Belajar Normalisasi Sungai dari Gang AA: Mulanya Dikira Tambak Ikan

Di tengah kesibukan Satgas Normalisasi Sungai Banjarmasin membongkar jembatan, bila…

Rabu, 24 Februari 2021 10:13

Bukannya Sekolah Daring, Malah Jadi Anak Jalanan Dadakan, Ihksan Bangga 9 Kali Terjaring Razia

Perempatan jalan menjadi medan juang. Berlari mengejar rezeki atau bersembunyi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers