MANAGED BY:
SABTU
23 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE
Sabtu, 02 Januari 2021 14:25
Siapkah Sekolah Tatap Muka Dibuka?
Penulis: Dina Aprilia, M.Psi, Psikolog

PROKAL.CO,

Pro kontra sekolah tatap muka yang akan kembali dibuka pada semester genap bulan Januari 2021 menjadi topik pembicaran hangat di beberapa kalangan seperti orang tua, guru, akademisi, psikolog dan pemerhati dunia pendidikan. Masing-masing pihak memberikan opini dan argumentasinya dari berbagai macam sudut pandang yang mereka pahami.

===============================
Oleh: Dina Aprilia, M.Psi, Psikolog
Ketua Asosiasi Psikolog Sekolah Kalsel
===============================

Opini dan argumentasi yang dikeluarkanpun sifatnya beragam. Ada yang berargumentasi dengan menggunakan data dan hasil riset ilmiah, ada yang berdasarkan pengalaman dalam menjalani pembelajaran jarak jauh (online/daring), dan ada juga yang hanya menggunakan common sense (logika) semata.

Semua argumentasi tersebut masih sangat mungkin untuk diperdebatkan. Salah dan benarnya ide yang disampaikan tersebut sangat tergantung dari kacamata atau sudut pandang kita dalam melihat permasalahan tersebut, disertai dengan keberpihakkan kita yang disadari atau tidak ini sangat tergantung dengan kebutuhan pribadi kita (personal need). Dalam hal ini dan saat ini, saya menyebutnya sebagai kondisi yang “dilematis”. Seperti halnya buah simalakama, dimakan ibu meninggal, tidak dimakan ayah meninggal. Entahlah apakah pribahasa ini cukup untuk menggambar kondisi saat ini.

Hadirnya kembali SKB 4 Menteri bulan November 2020 lalu, tentu membuka peluang lebih besar akan terwujudnya kembali sekolah tatap muka. Sebenarnya tidak ada yang berbeda dengan SKB 4 menteri yang telah dikeluarkan sebelumnya mengenai Sistem Pembelajaran Jarak Jauh pada bulan Juni 2020 lalu. Prinsip utama dari kebijakan pendidikan di masa pandemik Covid-19 yang tercantum di dalam Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19 menggarisbawahi pentingnya kesehatan dan keselamatan pihak-pihak terkait. Baru selanjutnya diikuti dengan proses tumbuh kembang peserta didik dan kondisi psikososial.

Tentu prinsip itu dibuat berdasarkan pertimbangan dan data yang ada, sehingga terbitlah Surat Keputusan Bersama 4 Menteri (SKB 4 Menteri) yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, serta Menteri Dalam Negeri. Urutan menggambarkan hal yang utama dan perlu disikapi terlebih dahulu.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 09 Oktober 2015 08:29

Target Fornas Sepuluh Besar

<p style="text-align: justify;"><strong>BANJARMASIN</strong> - Hari ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers