MANAGED BY:
KAMIS
25 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 04 Januari 2021 10:58
Limbah Batubara Meluber ke Sawah, Petani Cintapuri Gelisah
RESAH: Petani di Cintapuri, Kabupaten Banjar menunjuk air yang masuk ke sawah mereka. | FOTO: MUHAMMAD AMIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

MARTAPURA – Pencemaran akibat tambang batu bara tidak hanya terjadi di Sungai Mangkauk, Kabupaten Banjar. Di Kecamatan Cintapuri Darussalam, air limbah buangan bekas batubara juga disoal petani Desa Tujuh Keramat Mina karena menggenangi ribuan hektare sawah mereka.

Hal ini sebenarnya sudah pernah dilaporkan petani setempat 6 bulan lalu kepada aparat desa setempat dan pemerintah kabupaten. Saat itu anak sungai di jalan tanggul Desa Tujuh tidak berfungsi karena ditutupi lumpur keras, sementara jarak anak sungai di sana dekat dengan sedimen pond atau kolam air bekas pertambangan.

Teriakan petani di bawah rupanya terbukti. Saat musim hujan dan intensitasnya makin tinggi, air genangan meluber ke jalan tanggul dan menyeberang ke sawah milik petani. Padahal, pemisah sawah dengan lokasi tambang hanya anak sungai jalan tanggul yang alirannya sampai ke Sungai Cintapuri Darussalam.

“Sudah 15 hari ini air dari tambang mengalir terus menerus ke sawah, padahal, awal bulan baru memulai tanam,” kata Kai Wani petani di Jalan Tanggul saat ditemui Radar Banjarmasin di Desa Tujuh, sekitar 39 km dari Martapura, kemarin (3/1/2021) siang.

Haji Asnawi, penggarapan lahan sekitar lokasi juga membenarkan luberan air lumpur kuning bercampur batu bara ke sawah. Air tambang mengalir lepas ke Jalan Tanggul dan menyeberang jalan ke arah sawah petani. Jalan Tanggul bahkan ditutupi air limbah tambang. Pengendara biasanya putar balik karena jalan tembus ke Kantor Camat Cintapuri Darussalam itu terendam akibat air tambang.

“Pangkal masalah karena sungai alami di sini hilang karena ditutupi lumpur. Sebelum ada pencemaran, kami sering memancing di sini. Sekarang sungainya rata oleh lumpur,” kata Asnawi lagi.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 25 Februari 2021 14:12

Terlibat Insiden Pemukulan, Dokter dan Atlet Dayung Berdamai

BANJARMASIN - Kasus pemukulan dokter atas atlet dayung berakhir damai.…

Rabu, 24 Februari 2021 09:35

Antre Nasi Goreng, Mahasiswa ULM Tewas Dikeroyok Orang Tak Dikenal, Pelaku Masih Bebas Berkeliaran

BANJARMASIN - Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat yang menjadi korban pengeroyokan,…

Rabu, 24 Februari 2021 08:54

Dua Pekan Operasi Jaran, Polres HSS Ungkap Tujuh Kasus

KANDANGAN – Selama hampir dua pekan menggelar Operasi Jaran Intan…

Rabu, 24 Februari 2021 08:52

Komplotan Curanmor Batola Digulung

MARABAHAN - Hampir dua pekan menggelar Operasi Jaran Intan 2021…

Selasa, 23 Februari 2021 15:20

Akhir Pelarian Sang Tabib Haur Gading: Sandera Istri, Tembak Polisi

AMUNTAI - Setelah melalui baku tembak yang sengit dengan petugas…

Selasa, 23 Februari 2021 13:52

Warga Basirih Dapat Mortir di Tanah Urukan

BANJARMASIN - Kantor Kelurahan Basirih Selatan di Jalan Garuda Raya…

Selasa, 23 Februari 2021 12:59

Lecehkan 2 Bocah Tetangga, Warga Tapin Viral di Twitter

RANTAU - Akun Twitter bernama @taupikarisandy mendadak viral di media…

Selasa, 23 Februari 2021 12:56

Dua Pekan Operasi Jaran, Delapan Pelaku Diringkus

RANTAU - Hampir 2 pekan operasi Jaran tahun 2021 berlangsung.…

Senin, 22 Februari 2021 16:11

Sembunyikan Sabu dan Alat Penghisap di Kaki, Cewek ini Gelisah Melihat Polisi

TANJUNG – Gelisah melihat polisi melakukan giat di jalan, seorang…

Senin, 22 Februari 2021 14:35

NGERI..! Negosiasi Mentok, Pelaku Pencabulan Baku Tembak dengan Polres HSU

AMUNTAI - Kejadian tembak menembak berlangsung di Desa Panawakan Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers