MANAGED BY:
SABTU
23 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE
Rabu, 13 Januari 2021 15:00
Internet Berpotensi “Naik Daun” Saat Pandemi 2021
Penulis: Diyang Gita Cendekia

PROKAL.CO,

Pandemi yang berlangsung lebih dari tiga triwulan pada tahun 2020 membuat euforia menyambut tahun baru 2021 terasa hambar. Di saat yang bersamaan, angin segar yang tidak dapat dipungkiri adalah teknologi informasi yang berkembang semakin masif. Akses internet memegang peranan besar dalam kehidupan, terlebih lagi dengan diterapkannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Hadirnya arahan untuk “di rumah aja” diikuti dengan viralnya hastag #dirumahaja terus dikampanyekan untuk mencegah penularan Covid-19. Berbagai kegiatan yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka kini mengalami pergeseran menjadi pertemuan terbatas hingga pertemuan secara virtual dengan bantuaan akses internet.

==========================
Oleh: Diyang Gita Cendekia
ASN Badan Pusat Statistik Kalsel
==========================

Kemudahan dalam penggunaan akses internet sangat mendukung penduduk dalam kegiatan sehari-hari, khususnya dalam kegiatan ekonomi. Dengan demikian, potensi akses internet di masa depan perlu diketahui sebagai salah satu upaya dalam pemulihan ekonomi. Fakta yang diungkap BPS dari hasil survei sosial ekonomi nasional yang dilaksanakan Bulan Maret 2020 (awal pandemi) mencatat sebanyak 55,2 persen penduduk Kalimantan Selatan yang berusia 5 tahun ke atas mengakses internet dalam 3 bulan terakhir. Adapun tempat yang paling sering dalam penggunaan akses internet adalah di rumah sendiri dan hal tersebut mengindikasikan bahwa penduduk mulai lebih sering di rumah dibandingkan dengan tempat lain yang digunakan untuk akses internet (tempat kerja, sekolah, tempat umum dan lainnya).

Tidak heran mengapa seseorang bersedia mengeluarkan sejumlah uang tertentu untuk akses internet, tentu saja karena internet memiliki banyak kegunaan. BPS juga mencatat bahwa tujuan penggunaan akses internet yang paling diminati penduduk Kalsel pada awal pandemi adalah informasi berita, hiburan dan sosial media. Sedangkan tujuan penggunaan akses internet untuk penjualan barang/jasa, pembelian barang/jasa, fasilitas finansial, akses email, dan proses pembelajaran relatif kecil pada awal pandemi. Setelah hampir setahun Covid-19 melanda dan berbagai kebijakan pemerintah untuk melakukan kegiatan seperti belajar, bekerja dan beribadah dirumah, maka diperkirakan bahwa semua tujuan penggunaan akses internet akan mengalami kenaikan pada tahun 2021.

Soal perangkat, telepon seluler menjadi primadona dalam penggunaan akses internet. Jika dilihat dari kacamata ekonomi, benar saja jika telepon seluler menjadi primadona karena selain mudah dibawa, harga yang ditawarkan untuk mendapatkan sebuah telepon seluler sangat bervariasi dan cukup terjangkau. Berbicara dari sudut kewilayahan, persentase akses internet di wilayah perkotaan relatif lebih besar dibandingkan wilayah perdesaan. Besarnya persentase akses internet oleh penduduk di Kalimantan Selatan tidak lepas dari jangkauan sinyal yang semakin luas. Selain itu, kebutuhan yang beragam di tengah keterbatasanpergerakan membuat internet semakin diminati.

Penerapan PPKM dan program vaksinisasi Covid-19 yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat memiliki kemungkinan bahwa penggunaan akses internet di Kalsel akan mengalami peningkatan atau naik daun. Ketika internet semakin dibutuhkan oleh penduduk, maka kecepatan dalam penggunaan akses internet sangat penting dalam kenyamanan. Hal yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah kolaborasi antara pemerintah dan penyedia sangat diperlukan dalam memperkuat kecepatan serta perluasan jangkauan signal hingga ke pelosok desa.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 09 Oktober 2015 08:29

Target Fornas Sepuluh Besar

<p style="text-align: justify;"><strong>BANJARMASIN</strong> - Hari ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers