MANAGED BY:
SELASA
02 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 15 Januari 2021 14:31
Anak Berumur 10 Bulan Hanyut lalu Meregang Nyawa di Parit, Ini Banjir Terburuk dalam Sejarah Banua..!
MENGGIGIL: Lansia di Los Basung Cempaka dievakuasi secara gotong royong oleh warga dan relawan menggunakan perlengkapan seadanya. Foto dijepret Kamis (14/1) pukul 03.00 Wita ketika air meluber cepat. | Foto: Rivani/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO,

MARTAPURA – Banjir dahsyat 2006 terasa tak ada apa-apanya jika dibandingkan musibah awal tahun 2021 ini. Dalam skalanya ini disebut-sebut menjadi banjir terburuk dalam sejarah Kabupaten Banjar.

Betapa tidak, Martapura dan sekitarnya lumpuh total. Kantor-kantor pemerintahan tutup. Jembatan ambruk di Kiram. Pasar Martapura terendam. Rumah warga hancur dan hanyut. Harta benda sulit diselamatkan.

Selain itu, banyak laporan bahwa tambak ikan rusak, keramba apung hanyut. UGD Ratu Zalecha mengobati korban banjir yang diserang binatang berbisa. Ribuan masyarakat mengungsi ke Masjid Al Karomah Martapura dan Stadion Demang Lehman atau Aula Kecamatan. Meninggalkan rumah mencari perlindungan karena tinggi air sepinggang pria dewasa.

Jalan provinsi di Martapura Lama atau Kertak Baru ikutan lumpuh, Evakuasi ribuan warga hanya bisa menggunakan kendaraan berdimensi besar dengan ground clearance tinggi. Hilir mudik truk dan kendaraan khusus off road mengangkut masyarakat korban banjir. Penerangan sejak kemarin malam sudah diputus PLN dan layanan air bersih terhenti. Sedangkan jaringan internet terganggu.

Banjir melanda Kecamatan Pengaron, Simpang Empat, Mataraman, Astambul, Karang Intan, Martapura Kota, Martapura Timur, Martapura Barat, Gambut, dan Sungai Tabuk. Banjir merendam rumah penduduk lebih lama dari biasanya.

Sebagian pemuda di tiap kampung memilih bertahan di rumah lantai dua atau atap masjid. Mendirikan tenda di atas rumah ibadah untuk menjaga kampungnya dari kejahatan pencurian. Mereka bertahan dalam keadaan lapar dan haus. Logistik makanan jadi sudah tidak bisa lagi dikirim, sulit ditembus relawan. Contohnya Desa Pekauman. Air merendam rumah setinggi 60 cm lebih.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 02 Maret 2021 16:36

Reshuffle Utamakan Profesionalitas

BARABAI- Reshuffle dalam pemerintahan bukan hal yang baru saat masuknya…

Selasa, 02 Maret 2021 15:28

Distribusi Elpiji Mulai Lancar, Lingkar Utara Bakal Buka-Tutup

BANJARMASIN - Distribusi elpiji yang sempat terganggu perlahan berangsur normal.…

Selasa, 02 Maret 2021 15:25

Vaksinasi Tahap Kedua untuk Lansia: Cuma Ngilu Sedikit

Vaksin memperbesar harapan untuk kembalinya kehidupan normal. Harapan yang bukan…

Selasa, 02 Maret 2021 15:22

DPRD Banjarmasin Minta Mobil Baru, Cari Harga 300 Jutaan Saja

APBD Banjarmasin tersedot untuk menangani pandemi corona dan bencana banjir.…

Selasa, 02 Maret 2021 15:05

Soal Jembatan Ramah Sungai, Satgas Kaji Prototipe Intakindo

BANJARMASIN - Pemko Banjarmasin menerima prototipe jembatan gedung dan bangunan…

Selasa, 02 Maret 2021 14:50

Bahayakan Pejalan Kaki dan Bangunan, Belasan Titik Siring Runtuh Masih Ditangani Darurat

BANJARBARU - Efek banjir di awal tahun 2021 lalu masih…

Selasa, 02 Maret 2021 14:27
Pemkab Balangan

Abdul Hadi Pimpin Rapat Koordinasi

PARINGIN – Setelah serah terima jabatan Bupati Balangan yang dilakukan…

Selasa, 02 Maret 2021 14:25
Pemkab Balangan

Pemkab Gelar Serah Terima Jabatan Bupati Balangan

PARINGIN – Hari pertama masuk kerja, Senin (1/3), Bupati Balangan,…

Selasa, 02 Maret 2021 14:20
Pemkab Balangan

Hari Kedua Kerja, Abdul Hadi Sidak RS Balangan

PARINGIN – Hari kedua masuk kerja, Selasa (2/3), Bupati Balangan,…

Selasa, 02 Maret 2021 10:15
Pemkab Tanah Laut

Kejaksaan Teken Komitmen WBK dan WBBM

PELAIHARI - Kejaksaan Negeri Tanah Laut melaksanakan kegiatan penguatan komitmen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers