MANAGED BY:
KAMIS
25 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Kamis, 21 Januari 2021 14:56
Banua Kebanjiran, Harga Pangan pun Ikut 'Pasang Surut'
DAMPAK BANJIR: Sayur lokal menjadi yang paling terdampak. Contoh cabai rawit sudah tembus Rp140 ribu per kilogram. | FOTO: WAHYU RAMADHAN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Harga bahan pangan di Banjarmasin mulai bergejolak. Banjir yang masih merendam sebagian kabupaten di Kalsel disebut sebagai penyebab.

Pantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Banjarmasin Senin (18/1) dan Selasa (19/1) lalu, kenaikan harga terjadi di pasar tradisonal. Sementara di level distributor masih normal.

Plt Kepala Disperindag Banjarmasin, Ichrom M Tezar memberi contoh, cabai merah yang biasanya Rp35 ribu, kini melonjak menjadi Rp50 ribu per kilogram. Sedangkan cabai merah keriting, dari Rp45 ribu sudah menjadi Rp75 ribu per kilogram.

"Cabai rawit merah lokal mengalami kelangkaan di pasaran. Kalau pun ada, harganya sudah Rp140 ribu per kilogram. Penurunan harga justru terjadi pada cabai rawit hijau. Dari Rp90 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram," sebutnya kemarin (20/1).

Lalu, untuk ayam potong, untuk ayam ras naik sedikit. Dari Rp33 ribu menjadi Rp34 ribu per kilogram.

Sedangkan daging sapi, stabil pada harga Rp125 per kilogram. Stoknya pun masih cukup.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers