MANAGED BY:
SABTU
31 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE
Jumat, 12 Februari 2021 14:42
OPINI
Masihkah Menyalahkan Alam?
Penulis: Ferry Irawan Kartasasmita

Menurut Kisworo Dwi Cahyono, Direktur Eksekutif Walhi Kalsel, banjir besar ini bukan hanya karena faktor tingginya curah hujan, melainkan ada faktor lebih utama, yakni membludaknya izin usaha pertambangan dan juga besarnya luasan kebun sawit. Provinsi ini dalam kondisi darurat ruang dan darurat bencana ekologis. Kalsel dengan luas 3,7 juta ha, terdiri dari 13 kabupaten/kota, sebesar 50 % sudah dibebani izin tambang (33%) dan perkebunan kelapa sawit (17%), belum HTI (Hutan Tanaman Industri) dan HPH (Hak Pengusahaan Hutan).

Di satu sisi, berbagai instansi terkait menyatakan akibat curah hujan yang sangat tinggi dan gelombang pasang air laut mengakibatkan banjir kali ini menjadi parah. Kita memang bisa berdebat dan saling menyanggah. Saling tunjuk kesalahan atau bersembunyi, hingga riuh ini menjadi tenang. Tanpa kita menyadari andil bencana banjir kali ini adalah salah kita semua.

Kita mestinya bersepakat, La Nina dan El Nino yang terjadi beberapa periode belakangan ini adalah dampak dari perubahan iklim. Sedikit atau banyak ini merupakan andil kesalahan kita. Seperti, kita senantiasa melupakan untuk menghemat penggunaan listrik. Tanpa disadari, sumber pembangkit utama di negara kita berasal dari batu bara melalui pembangkit uap. Kita senang sekali menggunakan kendaraan pribadi, dibandingkan transportasi umum. Tidak efesien dalam penggunaan air, tisu, kantong plastik dan kertas. Membuang sisa makanan yang membuat mereka berubah menjadi gas rumah kaca. Senang mengkonsumsi makanan dan fashion impor yang distribusinya mengeluarkan banyak energi.

Dikutip dari Kompas (16/1/2020), frekuensi dan intensitas hujan ekstrem memang meningkat seiring pemanasan global. Namun bencana lebih karena kegagalan menata ruang dan mengelola lingkungan, sehingga upaya mengatasinya tidak boleh melupakan hal ini.

Kita perlu untuk membenahi tata ruang provinsi saat ini. Apakah masih sesuai dengan daya dukung dan daya tampung lingkungan. Apakah dokumen Amdal benar-benar dijalankan, atau hanya sebagai prasyarat dalam menjalankan izin usaha? Apakah daerah aliran sungai masih kita jaga, atau sebaliknya, beralih fungsi untuk berbagai kegiatan lain yang kita tak tahu dampaknya ke depan.

Mungkin banjir kali ini merupakan teguran Tuhan untuk kita semua. Bagaimana kita memperbaiki gaya hidup agar lebih ramah lingkungan. Bagaimana kita menata ruang wilayah agar dapat berbagi ruang hidup bersama makhluk hidup lainnya dengan seimbang. Mengurangi pemanfaatan sumber daya alam yang berlebihan, karena sejatinya kita hanya meminjam sumber daya alam ini dari anak cucu, bukan warisan dari nenek moyang yang bisa dihabiskan segera.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 26 Juli 2021 11:48

PPKM dan Quote Einstein

Pada saat menulis ini, Kalsel di ambang pembatasan lagi. Seorang…

Kamis, 22 Juli 2021 14:32

Daging Sapi

SAYA menyukai daging sapi, pada waktu bersamaan juga membenci lemak…

Kamis, 15 Juli 2021 14:29

PTM Mikro Darurat

BIASANYA, sebelum menulis suatu isu, saya sudah tahu harus menyampaikan…

Kamis, 08 Juli 2021 13:06

Kaset Pita

GENERASI kami dibesarkan oleh kaset pita yang bisa jamuran dan…

Sabtu, 03 Juli 2021 11:00

Mencegah Invasi Varian Delta di Kalsel

Varian Delta B.1.617.2 pada saat ini menjadi pusat perhatian dunia.Virus…

Jumat, 02 Juli 2021 15:04

Delta Force

SAMA seperti Anda, saya juga bosan dengan liga corona ini.…

Jumat, 02 Juli 2021 09:20

SKPP sebagai Aktivitas Literasi Demokrasi Kaum Muda

Perhelatan Pemilu Tahun 2019 dan Pilkada Tahun 2020 menyisakan beberapa…

Kamis, 01 Juli 2021 14:53

Daya Beli dan Gelombang Kedua Pandemi

Jumlah kasus positif Covid-19 mencapai dua juta orang, bukan sekadar…

Selasa, 29 Juni 2021 08:48

Mengenal Program Sekolah Penggerak

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan…

Kamis, 24 Juni 2021 11:07

Darurat Ular

PADA 13 Maret 1931, Niuwe Tilburgsche Courant menurunkan headline, 'Banjarmasin…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers