MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Jumat, 12 Februari 2021 14:46
Alhamdulillah, Bantuan 150 Ribu Benih Nila Tiba Untuk Pembudidaya Ikan Terdampak Banjir
BANTUAN: UPT Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin memberikan bantuan benih ikan nila sebanyak 150 ribu ekor untuk 8 Kelompok Pembudidaya ikan. | FOTO: BPBAT MANDIANGIN FOR RADAR BANJARMASIN

BANJARBARU – Banjir bandang yang menerpa 11 kabupaten/kota di Kalsel memberikan dampak luar biasa terhadap perekonomian pembudidaya ikan. Tak sedikit kerugian yang mereka dapatkan lantaran musibah tersebut. 

Beruntung, Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya dalam hal ini UPT Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin memberikan bantuan benih ikan nila sebanyak 150 ribu ekor untuk 8 Kelompok Pembudidaya ikan.

Setidaknya ada 80 orang anggota kelompok di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan yang merupakan kelompok budi daya terkena dampak bencana banjir. Bantuan ini merupakan langkah nyata KKP untuk hadir dalam mempercepat pemulihan ekonomi para pembudidaya ikan pasca bencana banjir yang mereka alami.

Proses pelaksanaan penyaluran bantuan benih ini dilaksanakan secara sinergi antara BPBAT Mandiangin KKP, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarbaru dan penyuluh perikanan.

Kusman, salah satu pembudidaya ikan anggota Pokdakan Karang Kitri penerima bantuan bernafas lega. Bantuan ini akan sangat membantu para pembudidaya ikan untuk kembali melakukan usaha budidaya ikan yang telah digelutinya selama ini. “Bantuan ini menjadi modal yang berharga bagi kami untuk memulai usaha kembali,” imbuhya.

Penyerahan bantuan diserahkan oleh sub koordinator UTTK BPBAT Mandiangin Putri Ramdhani bersama penyuluh dan Perwakilan Dinas Perikanan Kota Banjarbaru.

Pada kesempatan terpisah Andy Artha Donny selaku Kepala Balai Perikanan Budidaya Air Tawar Mandiangin menjelaskan bahwa sudah menjadi tugas BPBAT Mandiangin sebagai salah satu UPT Ditjen Perikanan Budidaya KKP yang berada di Kalimantan Selatan untuk hadir membantu para pembudidaya ikan yang terdampak banjir agar dapat melakukan usahanya kembali.

“Bantuan benih ikan yang diberikan ini diharapkan bisa menjadi stimulus bagi masyarakat pembudidaya untuk melakukan kegiatan budidaya ikan dan bekerja kembali agar kondisi ekonominya lebih baik,” tambahnya.

Selain itu Andy juga menyampaikan bahwa BPBAT Mandiangin juga siap untuk melakukan pendampingan teknis kepada para pembudidaya ikan apabila dibutuhkan untuk memastikan keberhasilan usahanya.

“Kemudian dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi masyarakat BPBAT Mandiangin juga sudah memberikan bantuan calon induk ikan sebanyak 2 paket kepada Balai Benih Ikan Karang Intan yang dikelola oleh Dinas Perikanan Kabupaten Banjar sehingga diharapkan juga dapat membantu upaya pemulihan ekonomi dan produksi benih untuk masyarakat,” ujarnya. (mat/bin/ema)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers