MANAGED BY:
MINGGU
16 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 15 Februari 2021 13:48
Memupuk Harapan di Balik Kesedihan, Cerita yang Tersisa dari Banjir HST
TETAP CERIA: Anak-anak di Desa Waki, Hulu Sungai Tengah bermain bola dilatar-belakangi kerusakan yang ditinggalkan akibat banjir bandang. Banjir bandang yang melanda Desa mereka 14 Januari lalu membuat rumah-rumah hancur. | FOTO: JAMALUDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

Tiga desa yaitu desa Waki, desa Alat dan Datar Ajab paling parah terdampak banjir bandang di Hulu Sungai Tengah 14 Januari lalu. Seisi desa seperti disapu habis. Kini mereka mulai mengumpulkan harapan kembali.

-- Oleh: JAMALUDDIN, Barabai --

“Sekira pukul 22.00 Wita lewat toa di musala saya memberi arahan untuk seluruh warga agar mengevakuasi diri menuju dataran tinggi,” cerita Muhammad Arsyad warga Desa Waki mengenang kembali awal mula terjadinya banjir.

Lelaki 48 tahun ini mantan pembakal desa Waki yang masa jabatannya habis November 2020 lalu. Rumahnya ikut hancur akibat diterjang banjir. Sekarang desa dengan jumlah penduduk 1.468 orang itu menunggu kepastian apakah mereka akan dapat bantuan hunian.

Mereka patut berharap. Sebab sampai sekarang warga masih tidur di tenda darurat dan sebagian memilih menginap di rumah keluarga yang rumahnya selamat. Di Desa Waki ada 40 rumah yang dilaporkan hilang atau hanyut. Sedangkan rumah dengan kategori rusak parah ada 60 rumah.

“Dan rusak sedang sudah tidak terhitung lagi, ratusan lah,” bebernya. Pada Sabtu (12/2) pagi. Arsyad membawa penulis untuk menyusuri setiap gang di desa. Banyak rumah yang ambruk bahkan hanya lantai yang tersisa.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 23 September 2015 09:58

Gudang SRG Kebanjiran Gabah

<p style="text-align: justify;"><strong>MARABAHAN</strong> &ndash; Memasuki…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers