MANAGED BY:
KAMIS
15 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 17 Februari 2021 15:14
Belasan Ribu Mahasiswa Bakal Direkrut jadi Guru, Penolakan Datang dari Guru Honorer
Ilustrasi guru sedang mengajar. [Ilustrasi: jawapos.com]

PROKAL.CO,

BANJARBARU - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) siap merekrut belasan ribu mahasiswa untuk menjadi guru, dalam program Kampus Mengajar. Bagi mahasiswa yang ikut program ini, bisa mendapatkan bantuan biaya hidup Rp700 ribu per bulan dan Uang Kuliah Tunggal (UKT) maksimal Rp 2,4 juta.

Nantinya, para mahasiswa akan mengajari siswa jenjang sekolah dasar di lingkungan mereka masing-masing. Terutama, pada SD yang terakreditasi C hingga yang berada di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

Sayangnya, program ini kemungkinan menuai pro dan kontra. Karena biaya hidup yang diberikan untuk para mahasiswa dirasa cukup besar, tak sebanding dengan gaji yang diterima guru honorer.

"Harusnya pemerintah memaksimalkan guru honorer yang ada saja. Dengan memberikan tambahan tunjangan untuk mereka. Bukannya malah merekrut mahasiswa," kata salah seorang guru honorer di salah satu SD di Banjarmasin.

Dia mengungkapkan, saat ini ada banyak guru honorer di Kalsel yang mendapatkan gaji sangat kecil. Dirinya misalnya, selama pandemi Covid-19 hanya menerima ongkos Rp300 ribu per bulan. "Sebelum Covid, Rp600 ribu sebulan. Namun saat Covid dikurangi 50 persen, lantaran hanya mengajar dari rumah," ungkapnya.

Guru yang enggan namanya dikorankan ini berharap pemerintah bisa lebih memperhatikan nasib para guru honorer, dibandingkan merekrut mahasiswa menjadi guru. "Dengan gaji kecil, kami harus kerja lain untuk menambah penghasilan. Kalau saya membuka les di rumah," bebernya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 15 April 2021 15:48

Jembatan Sungai Salim Hampir Rampung

BANJARMASIN - Sempat diterjang banjir, jembatan Sungai Salim hampir rampung…

Kamis, 15 April 2021 15:43

Tutup Sejak Maret 2020, Kubah Guru Sekumpul Masih Belum Buka

MARTAPURA – Kompleks Ar Raudah Sekumpul masih ditutup. Sejak ditutup…

Kamis, 15 April 2021 15:38

Bantuan Banjir Belum Turun

BANJARBARU - Sejumlah sektor vital sangat terpukul ketika bencana banjir…

Kamis, 15 April 2021 15:36

Turunkan Tensi Politik, KPU Bakal Gelar Deklarasi Damai

BANJARMASIN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel merancang deklarasi damai…

Kamis, 15 April 2021 13:56

Soal Kasus Terjadinya Perbedaan Hasil Tes PCR, Dewan Adukan ke Ombudsman

BANJARBARU - Kasus perbedaan hasil tes swab PCR yang dialami…

Kamis, 15 April 2021 13:54

Tahun Ini Fokus Perencanaan Atasi Banjir Manfaatkan Lubang Tambang

BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru, Aditya Mufti Ariffin berniat memanfaatkan…

Kamis, 15 April 2021 13:45

Alalak I Dibuka, Kecuali untuk Angkutan Barang

BANJARMASIN - Simulasi pengaturan arus lintas dan uji coba pembukaan…

Kamis, 15 April 2021 13:38

Ragu-Ragu Vaksinasi Guru

BANJARMASIN - Program vaksinasi guru yang dijalankan pada siang hari…

Kamis, 15 April 2021 13:34

Terminal Pal 6 Tidak Melayani Pemudik

BANJARMASIN - Pandemi belum terkendali, pemerintah kembali melarang mudik pada…

Kamis, 15 April 2021 12:54

5 Bulan, Tunjangan Guru Belum Dibayar

BARABAI - Sebanyak 165 guru non PNS di lingkup Kementerian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers