MANAGED BY:
JUMAT
17 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Sabtu, 27 Februari 2021 20:36
3 Sinema Tari Persembahan Himaseta, Empat Bulan Berkarya Penuh Cobaan
PENTAS KOLOSAL: Manjalung Ratu Zaleha, salah satu pementasan Himaseta STKIP PGRI sebelum pandemi melanda. | Foto: Wahyu Ramadhan/Radar Banjarmasin

Asal mula Kampung Pengambangan, Kampung Purun dan sebuah kisah di Pegunungan Meratus digarap dalam sinema 'Maanjung Kisah Bamula Lastari Budaya Banua'.

-- Oleh: WAHYU RAMADHAN, Banjarmasin --

Tiga sinema itu digelar Himpunan Mahasiswa Pendidikan Seni Tari (Himaseta) STKIP PGRI Banjarmasin. Digarap tiga tim. Tim Banjarmasin, Banjarbaru dan Tim Hulu Sungai.

Sebagai tema keseluruhan, diangkat 'Maanjung Kisah Bamula Lastari Budaya Banua'. Ini merupakan pementasan kelima persembahan Himaseta.

Antara lain 'Ramayana Full Story' tahun 2017, 'Manjalung Ratu Zaleha' tahun 2018, 'Coronong Samudra' tahun 2019, dan 'Maurak Maandung Lamut Boejang Maluala' tahun 2020.

Pementasan kelima ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube @apmproduction21. Disiarkan selama tiga hari berturut-turut, 5-7 Maret nanti.

Andai tak dirundung pandemi, pementasan di atas panggung tentu bisa dinikmati penonton.

Kepala Prodi Pendidikan Seni Tari, Suwarjiya mengatakan, sinema ini merupakan ujian kelulusan untuk mata kuliah Manajemen Seni Pertunjukan dan Produksi Tari.

"Penggarapnya adalah mahasiswa sendiri. Kami optimis bisa mendapat 10 ribu penonton pas live streaming nanti," ucapnya optimis.

Untuk Tim Tari Banjarmasin, diisi mahasiswa yang tinggal di wilayah Kota Banjarmasin, Kabupaten Barito Kuala hingga Provinsi Kalimantan Tengah.

"Mereka menggarap tarian tentang perajin kembang barantai dengan judul 'Manyingkai Pangambangan'," jelasnya.

Kisah itu bermula dari terusirnya putri kerajaan. Perjalanan sang putri membawanya ke suatu tempat tumbuhnya bunga-bunga.

Kagum dengan keindahan bunga-bunga, sang putri merangkainya menjadi untaian bunga yang indah. Dijual ke pasar hingga menimbulkan kekaguman orang-orang.

Sang putri juga bermurah hati, mengajarkan cara merangkai bunga kepada masyarakat. Hingga akhirnya menjadi kebiasaan turun temurun.

Kemudian, untuk Tim Tari Banjarbaru, diisi oleh mahasiswa yang tinggal di Kota Banjarbaru, Kabupaten Tanah Laut hingga Tanah Bumbu.

Tim ini menggarap tarian yang berasal dari cerita terbentuknya Kampung Purun di Banjarbaru, berjudul 'Darau Purun'.

"Diangkat untuk mempromosikan Kampung Purun agar dikenal masyarakat luas," ungkap Suwarjiya.

Terakhir, untuk Tim Tari Hulu Sungai, berisikan mahasiswa dari Banua Anam. Mengangkat tema cerita mistik yang ada di wilayah Pegunungan Meratus berjudul 'Tamula Gunung Hantanung'.

Alkisah, ada seorang pemuda tampan dan perkasa di Meratus. Saking perkasanya, pemuda itu mampu menaklukkan makhluk gaib penghuni alam lain, bahkan dianggap laiknya saudara. Nama pemuda itu Bambang Basiwara.

"Inti tarian ini mengangkat asal mula terbentuknya Gunung Hantanung," tambahnya.

Seluruh garapan tari itu memerlukan proses penggarapan hingga waktu empat bulan. Banyak cobaan. Dari cuaca ekstrem, pencarian tema, pencarian narasumber sampai terbatasnya sponsor yang masuk akibat pandemi.

Seperti yang diungkap Ketua Tim Tari Banjarmasin, Mugi Prayoga. Pada salah satu adegan dengan latar pasar tradisional, dibutuhkan penari yang cukup banyak. Lantaran pandemi, maka dalam timnya dibatasi hanya 27 orang saja.

"Kendati demikian, kami berharap pesan dari sinema tari bisa tersampaikan," harapnya.

Senada dengan Ketua Tim Tari Hulu Sungai, Abdul Latif. Dengan memboyong 16 penari, dia yakin masyarakat akan lebih mengenal legenda Meratus.

"Kalau kendala kami adalah keterbatasan waktu penggarapan dan pencarian narasumber," ujarnya.

Lantas bagaimana dengan Ketua Tim Tari Banjarbaru? "Cuaca menjadi salah satu kendala," jawab M Sadli. Tapi dia ingat, filosofi tarian ini justru tentang kerja keras dalam mencapai cita-cita.

Ketua STKIP PGRI Banjarmasin, Hj Dina Huriaty pun mengaku bangga atas pencapaian mahasiswanya. Apalagi pandemi membuat semuanya serba sulit.

Dina juga menginginkan agar karya-karya ini didaftarkan supaya hak kekayaan intelektualnya terlindungi. (at/fud/ema)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 14 September 2021 15:50

Syahridin, Kepala Desa Inspiratif dari Balangan

Keberadaan Pasar Budaya Racah Mampulang dan titian bambu atas sawah…

Selasa, 14 September 2021 15:44

Cerita Balai Bini Pengambangan: Diusulkan Cagar Budaya, Pernah Ditawar Turis Korea

Rumah almarhum pembakal Haji Sanusi di Kelurahan Pengambangan RT 11…

Kamis, 09 September 2021 13:56

Rumbih, Pengayuh Becak Populer yang Menjadi Youtuber

Sudah menjadi ciri khasnya, kemana-mana selalu bersama becak. Itu lah…

Kamis, 09 September 2021 12:27

Cerita Agen Koran di Era Digital: Malah Lebih Untung Menjual yang Bekas

Di era senja media cetak, ada agen koran di Banjarmasin…

Rabu, 08 September 2021 13:31

Sedotan Purun, Kerajinan Desa Banyu Hirang Yang Mendunia

Isu lingkungan mengurangi sampah plastik membuka peluang usaha sedotan organik…

Rabu, 08 September 2021 12:22

Menengok Fasilitas Isoter di Mulawarman: Cukup Bawa Perkakas Mandi

Seorang perawat berjalan melintasi lorong gedung. Berhenti di depan sebuah…

Senin, 06 September 2021 15:59

Dari Pelantikan Dewan Kesenian Banjarmasin: Main Mamanda, Ibnu Jadi Raja

Pelantikan Dewan Kesenian Banjarmasin periode 2021-2026 diramaikan dengan pementasan kesenian…

Jumat, 03 September 2021 15:42

Kisah dari Tempat Pembuangan Akhir: Karena Tuhan Maha Adil

Gunungan sampah berarti gunungan rezeki. Hidung mereka sudah berhenti mengeluh.…

Selasa, 31 Agustus 2021 12:19

2.021 Nasi Bungkus Dimasak, PPKM yang Malah Disambut Gembira

PPKM yang satu ini memang beda. Singkatan dari Polisi, Pers…

Rabu, 18 Agustus 2021 08:26

Rayakan 17-an di Tengah PPKM, Remaja Kelayan: Tahun ini Lomba Bertahan Hidup

Kabar duka di tengah perayaan hari kemerdekaan. Data per tanggal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers