MANAGED BY:
MINGGU
11 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Senin, 01 Maret 2021 14:44
Boleh Sisihkan BOS untuk Perpus
BANJARMASIN PERSEMBUNYIAN: Di bawah ranjang inilah Rais bersembunyi selama berjam-jam di kontrakan Soleh. Kasus ini berakhir dengan didamaikan. | FOTO: ENDANG SYARIFUDDIN/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Kurangnya koleksi buku di perpustakaan sekolah, merupakan penyebab mengapa sekolah di Kalsel belum memenuhi standar pendidikan nasional.

Baru 61 perpustakaan Banua yang terakreditasi. Rinciannya, 36 perpustakaan sekolah, 10 perpustakaan perguruan tinggi, delapan perpustakaan umum dan tujuh perpustakaan kecamatan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel, Nurliani Dardie mengatakan, perwakilan sekolah di 13 kabupaten dan kota kerap diajak mengikuti bimtek untuk memahami standar yang dituntut Perpusnas (Perpustakaan Nasional RI).

"Jika mereka sudah tahu cara kerjanya, ke depan akan bertambah perpus sekolah yang terakreditasi," ujarnya, kemarin (28/2).

Dia melihat, minimnya anggaran masih menjadi persoalan bagi sekolah untuk menambah koleksi bukunya.

Padahal, mengacu Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan, sekolah harus mengalokasikan minimal 5 persen dari anggaran operasionalnya untuk perpustakaan.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers