MANAGED BY:
MINGGU
11 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Jumat, 05 Maret 2021 16:05
Mustahil Ada Penggelembungan Suara, Pengamat: Saksi di TPS Menjadi Kunci

PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Dugaan terjadinya penggelembungan suara perolehan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel 2020 lalu dituduhkan saksi yang dihadirkan Denny Indrayana di di sengketa perselisihan hasil pemilihan Mahkamah Konstitusi (MK) lalu. Meski banyak yang meyakini pemilu bisa dimanipulasi, namun mungkinkah penambahan suara bisa terjadi dalam sistem rekapitulasi terbuka?

Mantan Komisioner KPU Kalsel Mohammad Effendy tak yakin hal tersebut. Dia mengatakan menambah suara di pemilu sangat mustahil. Apalagi jika mekanisme semua tahapan dikawal ketat oleh saksi.

Belum lagi, saat ini ada sistem informasi teknologi yang bisa dilihat langsung. Contohnya aplikasi Sirekap KPU. “Kalau mengikuti prosedur formal pemungutan suara, yang adanya berita acaranya. Penggelembungan suara sangat sulit terjadi," ucapnya.

Di berita acara tersebut terangnya, tak hanya tertera jumlah perolehan suara tiap kandidat. Tetapi juga jumlah daftar pemilih tetap, jumlah surat suara baik rusak maupun terpakai, hingga laporan kejadian khusus. “Sangat susah terjadi penggelembungan suara kalau saksi di TPS sebagai pintu awal perhitungan suara mengawal ketat,” sebutnya.

Berkaca di perhelatan Pilgub Kalsel yang hanya bertarung dua kandidat. Semakin menambah kesulitan terjadinya kecurangan penggelembungan suara. Lain hal saat Pemilihan Legislatif (Pileg), yang kandidatnya bisa sampai ratusan. “Saksi di TPS menjadi kunci, dia yang bertanggung jawab dan mengetahui kejadian di lapangan. Nah kalau tak ada saksi, bagaimana bisa menyandingkan ketika menduga ada kecurangan,” paparnya.

Berita acara di TPS sebut mantan Dekan Fakultas Hukum ULM itu, adalah dokumen yang sangat penting sebagai bahan dan dasar rekapitulasi di jenjang berikutnya, seperti di tingkat kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi. Dikatakannya, di tingkat kecamatan memang rawan terjadi perubahan hasil perolehan. Karena suara yang masuk adalah kumpulan dari semua TPS di kecamatan setempat.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 10 April 2021 12:28

Acungan Jari di Masjid Berbuntut Panjang, Denny Tak Penuhi Panggilan Bawaslu

BANJARMASIN - Acungan dua jari Denny Indrayana di salah satu…

Sabtu, 10 April 2021 12:26

Banyak yang Tak Mau Donor Darah di Siang Hari Ramadan, PMI Bakal Datangi Jemaah Salat Tarawih

BANJARMASIN - Tiap bulan Ramadan, stok darah di unit donor…

Sabtu, 10 April 2021 12:21

Positif di Satu Tempat, Negatif di Tempat Lain, Hasil Swab yang Berbeda-beda Dipertanyakan Akurasinya

BANJARBARU - Akhir-akhir ini, isu akurasi hasil pemeriksaan swab PCR…

Sabtu, 10 April 2021 12:09

Pengobatan Putri Tidur Dijamin Gubernur, IDI: Mungkin Kelainan Saraf Otak

BANJARMASIN - Sudah sepekan lebih Siti Raisa Miranda atau biasa…

Sabtu, 10 April 2021 12:02

Hadapi Bahaya Pohon Tumbang, Hanya Mengandalkan Pengamatan Kasat Mata

BANJARMASIN - Masyarakat wajib waspada. Sewaktu-waktu, cuaca murung bisa berubah…

Sabtu, 10 April 2021 11:37

Sosialisasi PSU Terkendala Anggaran

BANJARMASIN - Pendeknya waktu persiapan proses pelaksanaan PSU di tiga…

Sabtu, 10 April 2021 11:31

Atlet Wasaka Divaksin Covid-19

BANJARMASIN – Upaya Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalsel untuk…

Sabtu, 10 April 2021 09:23
Pemkab Tanah Laut

Pemkab Akan Bagikan Kartu Kendali LPG 3 Kg

PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut akan membagikan Kartu Kendali…

Sabtu, 10 April 2021 09:19
Pemkab Tanah Laut

RKPD Fokus pada Dua Prioritas

PELAIHARI - Setelah menghadapi bencana non alam Covid-19 pada awal…

Sabtu, 10 April 2021 09:18
Pemkab Tanah Laut

Dispar Rangkul Pelaku Seni Musik

PELAIHARI – Akibat pandemi covid-19 yang melanda kabupaten Tanah Laut…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers