MANAGED BY:
MINGGU
11 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Sabtu, 06 Maret 2021 14:52
DUH..! Tempatkan Rambu, Malah Ditabrak
AKIBAT ANGKUTAN BESAR: Petugas dari Dinas PUPR Kabupaten Balangan saat melakukan perbaikan pada titik jalan yang rusak. : | FOTO: WAHYUDI/RADAR BANJARMASIN.

PROKAL.CO,

PARINGIN – Sudah sejak dua bulan terakhir jalan Garuda Maharam – Muara Pitap dilewati armada raksasa dengan berat muatan di atas sepuluh ton. Ini terjadi karena jembatan Paringin tidak bisa dilewati angkutan dengan berat muatan di atas delapan ton. Akibatnya, banyak titik kerusakan timbul di jalan kabupaten tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, setidaknya ada sekitar sebelas titik kerusakan di sepanjang jalan Garuda Maharam – Muara Pitap. Dari berlubang, retak, hingga tingkat kerusakan yang cukup parah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Balangan, Ir Tuhalus mengaku pihaknya sudah menambal kerusakan yang ada dengan tanah dan berbatuan. Bahkan perbaikan dengan juga sudah dilakukan. Namun, kalau disemen harus didiamkan terlebih dahulu hingga 15 hari untuk hasil yang maksimal. Namun, fakta di lapangan, baru tiga hari usai perbaikan, jalan itu kembali dilindas sehingga rusak lagi. “Rambu-rambu sudah kami tempatkan. Tapi, malah di rambu-rambunya yang ditabrak. Jalan akan kami perbaiki lagi, tapi nanti akan ditempatkan rambu-rambu yang membuat pengendara berpikir ribuan kali untuk menabraknya,” tegasnya.

Tuhalus berharap angkutan yang muatannya melebihi kemampuan jalan agar tidak lagi melintas demi kenyamanan bersama. Namun, menggunakan jalan alternatif lainnya yang sudah ditentukan, seperti melewati Pantai Hambawang yang dari Banjarmasin ke Tanjung, serta melewati Kelua dari Tanjung.

Kerusakan jalan ini mengakibatkan sejumlah kecelakaan lalu lintas. Dari terguling, hingga amblas.
Kapolres Balangan AKBP Nur Khamid melalui Kasubag Humas AKP Siswanto mengungkapkan sejauh ini sudah ada delapan kali kecelakaan yang tercatat di kawasan itu. "Kebanyakan yang mengalami kecelakaan itu angkutan yang besar-besar semua,” ungkapnya.(why/dye/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 10 April 2021 12:28

Acungan Jari di Masjid Berbuntut Panjang, Denny Tak Penuhi Panggilan Bawaslu

BANJARMASIN - Acungan dua jari Denny Indrayana di salah satu…

Sabtu, 10 April 2021 12:26

Banyak yang Tak Mau Donor Darah di Siang Hari Ramadan, PMI Bakal Datangi Jemaah Salat Tarawih

BANJARMASIN - Tiap bulan Ramadan, stok darah di unit donor…

Sabtu, 10 April 2021 12:21

Positif di Satu Tempat, Negatif di Tempat Lain, Hasil Swab yang Berbeda-beda Dipertanyakan Akurasinya

BANJARBARU - Akhir-akhir ini, isu akurasi hasil pemeriksaan swab PCR…

Sabtu, 10 April 2021 12:09

Pengobatan Putri Tidur Dijamin Gubernur, IDI: Mungkin Kelainan Saraf Otak

BANJARMASIN - Sudah sepekan lebih Siti Raisa Miranda atau biasa…

Sabtu, 10 April 2021 12:02

Hadapi Bahaya Pohon Tumbang, Hanya Mengandalkan Pengamatan Kasat Mata

BANJARMASIN - Masyarakat wajib waspada. Sewaktu-waktu, cuaca murung bisa berubah…

Sabtu, 10 April 2021 11:37

Sosialisasi PSU Terkendala Anggaran

BANJARMASIN - Pendeknya waktu persiapan proses pelaksanaan PSU di tiga…

Sabtu, 10 April 2021 11:31

Atlet Wasaka Divaksin Covid-19

BANJARMASIN – Upaya Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalsel untuk…

Sabtu, 10 April 2021 09:23
Pemkab Tanah Laut

Pemkab Akan Bagikan Kartu Kendali LPG 3 Kg

PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut akan membagikan Kartu Kendali…

Sabtu, 10 April 2021 09:19
Pemkab Tanah Laut

RKPD Fokus pada Dua Prioritas

PELAIHARI - Setelah menghadapi bencana non alam Covid-19 pada awal…

Sabtu, 10 April 2021 09:18
Pemkab Tanah Laut

Dispar Rangkul Pelaku Seni Musik

PELAIHARI – Akibat pandemi covid-19 yang melanda kabupaten Tanah Laut…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers