MANAGED BY:
SENIN
18 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Senin, 08 Maret 2021 15:06
Lebih Setahun Pandemi, Hotel Masih Rumahkan Karyawan
MASIH RENDAH: Lobi sebuah hotel di Banjarbaru. Hunian hotel belum kunjung membaik. | FOTO: DOK/RADAR BANJARMASIN

BANJARBARU - Setelah terpuruk pada 2020, hingga kini bisnis perhotelan di Banua masih sulit bangkit. Okupansi pun tetap jauh dari normal, sehingga sejumlah hotel masih memilih merumahkan sebagian karyawan demi bisa menutupi biaya operasional.

Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru misalnya, saat ini terpaksa masih merumahkan sejumlah karyawan karena pendapatan hotel masih belum maksimal dibandingkan waktu normal sebelum pandemi melanda.

GM Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru, Roy Amazon mengatakan, karyawan yang masih mereka rumahkan ada sekitar 10 persen dari jumlah keseluruhan. "Ini dikarenakan okupansi masih turun naik. Saat ini saja tingkat hunian cuma 25 sampai 30 persen," katanya.

Dia mengungkapkan, pada Desember 2020 tingkat hunian sebenarnya sempat meningkat hingga mencapai 70 persen. Akan tetapi, pada 2021 ini kembali turun. "Ini memang karena wabah virus corona yang masih belum teratasi," ungkapnya.

Secara terpisah, Sekretaris Badan Pengurus Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalimantan Selatan, Fahmi membenarkan jika bisnis hotel di Banua belum normal.

"Di tempat kami (Hotel Roditha Banjarbaru) okupansi juga masih belum ada peningkatan, rata-rata hunian cuma 40 sampai 50 persen," ucapnya.

Masih lesunya bisnis perhotelan menurutnya lantaran instansi pemerintahan belum ada menggelar acara di hotel-hotel. "Mungkin anggaran belum turun, jadi belum ada tamu dari pemerintah," ujarnya.

Lanjutnya, belum normalnya tingkat hunian memaksa hotel masih merumahkan sebagian karyawannya. Sebab, pendapatan terhitung minim. "Ada 10 persen karyawan yang dirumahkan. Karena hotel saat ini tidak bisa mendapatkan profit. Pemasukan cuma cukup untuk bayar gaji karyawan, air, listrik, telepon dan lain-lain," paparnya.

General Manager Hotel Roditha ini berharap, bisnis perhotelan bisa kembali bergairah seperti sebelum ada pandemi. Sehingga para pengusaha hotel bisa mendapatkan profit. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Minggu, 17 Oktober 2021 08:01

Dongkrak Literasi Perbankan Syariah, Perkuat Sinergi dan Kolaborasi Bersama Awak Media

BANJARBARU - PT Bank Syariah Indonesia Regional Banjarmasin, Rabu (13/10)…

Sabtu, 16 Oktober 2021 06:54

Kominfo Dorong Peralihan ke TV Digital di Provinsi Bali

BALI - Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar koordinasi dengan Dinas…

Jumat, 15 Oktober 2021 07:19

Jasa Kontruksi juga Dapat Insentif PPh Final

BANJARBARU - Salah satu insentif pajak yang diberikan oleh pemerintah…

Jumat, 15 Oktober 2021 07:18

OJK Dorong Bank Kalsel Percepat Isi Kekosongan Dirut

BANJARMASIN - Posisi Direktur Utama Bank Kalsel masih kosong sejak…

Jumat, 15 Oktober 2021 07:16

Pimcab BNI Banjarmasin Pamitan

BANJARBARU - Pimpinan Cabang BNI Banjarmasin Jodhy Aditya Wardhana, Kamis…

Kamis, 14 Oktober 2021 15:08

PT Galuh Cempaka Perluas Lokasi Tambang

BANJARBARU - Semenjak sahamnya diambilalih PT Pribumi Citra Megah Utama…

Kamis, 14 Oktober 2021 14:37

Tanah Laut Terima Rp 27,6 Miliar Bagi Hasil Pajak

PELAIHARI - Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Pemkab Tala) menerima dana…

Selasa, 12 Oktober 2021 15:03

Warga Banua Mulai Ramai ke Bali, Wisata Kembali Berdaya

BANJARBARU - Sempat sepi karena tingginya kasus virus corona di…

Senin, 11 Oktober 2021 06:33

Ada Simulcast, Bisa Coba Siaran TV Digital

JAKARTA - Peralihan siaran TV Analog ke siaran TV Digital…

Senin, 11 Oktober 2021 05:41

Umrah Dibuka Kembali,Travel Berharap Syarat Tak Memberatkan

BANJARMASIN – Wajah Rohana terlihat berseri. Dia sudah tak sabar…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers