MANAGED BY:
SELASA
20 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Rabu, 10 Maret 2021 12:42
Harga Cabai Makin Pedas, Kebunnya Kebanjiran Produksi pun Menurun
MAHAL: Seorang pembeli cabai di Pasar Marabahan. Harga cabai masih tinggi di banyak pasar di banua. | FOTO: AHMAD MUBARAK/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Harga cabai rawit di banua tak terjangkau dalam sebulan belakangan. Padahal banjir yang menjadi faktor utama langkanya pasokan dapat dikatakan sudah berlalu.

Beberapa pedagang sayur di Pasar Marabahan mengaku harga cabai sudah lama mengalami kenaikan. Terutama saat Batola diterjang banjir. Suplai cabai rawit lokal sempat kosong. Hanya ada cabai rawit tiung.

Itupun harganya masih sangat mahal. Untuk cabai rawit tiung bisa tembus 150.000. Padahal sebelum banjir hanya di kisaran Rp60-80 ribu. Sedangkan untuk cabai rawit lokal mencapai Rp180 ribu yang sebelum banjir berkisar Rp 80-90 ribu. "Sudah mahal, barangnya hampir tidak ada," ujar Yani (45) pedagang sayur di Pasar Marabahan.

Yani mengatakan, sudah beberapa hari ini tidak berjualan cabai. Baik cabai rawit lokal ataupun tiung. Selain mahal, juga susah didapatkan. "Hanya jual cabai keriting. Itupun harganya juga naik. Dari Rp30 ribu menjadi Rp60," ceritanya.

Di Tapin yang menjadi daerah asal cabai tiung, Kepala Dinas Perdagangan Harliansyah, mengakui sejak musim hujan, produksi petani cabai rawit di Tapin menurun. Lalu suplai dari luar ikut menurun pasca banjir yang melanda Kalsel beberapa waktu lalu," jelasnya, Selasa (9/3).

Di Hulu Sungai Selatan, harga cabai rawit juga tembus Rp120 ribu per kilogram. Amat, salah satu pedagang sayur di Pasar Kandangan mengaku harga cabai rawit sudah naik sekitar Rp 120 ribu per kilogram sejak bencana banjir menerjang sejumlah wilayah di Kalsel pada awal Januari 2021 lalu.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers