MANAGED BY:
SELASA
20 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Kamis, 18 Maret 2021 16:42
Stok Kurang, Cabai dan Bawang Didatangkan dari Luar
MASIH MAHAL: Penjual cabai di pasar Banjarbaru. Cabai masih langka dan mahal di Kalsel. | FOTO: DOK/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

BANJARBARU - Pemprov Kalsel saat ini tengah memperkuat stok bahan pokok untuk keperluan masyarakat selama Ramadan dan Lebaran di Banua. Dinas Ketahanan Pangan Kalsel mencatat, ada empat komoditas harus didatangkan dari luar provinsi lantaran stoknya kurang.

"Empat komoditas itu yakni bawang merah, bawang putih, gula dan cabai rawit," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalsel, Suparno.

Dia mengungkapkan, keempat komoditas tersebut didatangkan dari Pulau Jawa dan Sulawesi. "Para pedagang besar sudah mulai mendatangkan stoknya. Jadi ketahanan pangan kita bisa bertahan sampai tiga bulan ke depan," ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel, Birhasani menyampaikan, menurut analisa mereka ada beberapa komoditas yang dikhawatirkan harganya melonjak saat Ramadan hingga Idulfitri. "Kemungkinan besar yang bergejolak, gula, cabai, bawang merah dan bawang putih," ucapnya.

Menurutnya, bahan bakar minyak (BBM) yang menjadi kunci dari semuanya. Kalau stoknya kurang maka komoditas lainnya akan terganggu. "Apalagi dengan akses jalan yang belum maksimal. Tapi mudah-mudahan distribusi BBM nanti tetap lancar," ujarnya.

Lanjutnya, untuk saat ini harga bahan pokok secara umum masih stabil. Di antaranya, beras, gula, minyak goreng, tepung terigu, dan daging sapi.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 13:40

Gedung Sekolah Negeri di Banjarbaru Ini Hancur, Siswa Sampai Harus Kencing di Hutan

<p>RADAR BANJARMASIN - Ironis, itulah kata yang tepat menggambarkan kondisi SMPN 6 Banjarbaru.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers