MANAGED BY:
JUMAT
17 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Selasa, 20 April 2021 16:15
Berkeliling ke Bangunan-Bangunan Telantar di Banjarmasin: Ada Hotel Tak Beroperasi, Tapi Masih Berpenghuni
TELANTAR: Bangunan Hotel Harum Manis di Banjarmasin. | FOTO: NADIATUL IZMI/RADAR BANJARMASIN

Entah karena ditinggalkan pengunjung, kehabisan modal ataupun perencanaan yang salah, banyak bangunan-bangunan di Banjarmasin yang telantar.

---

Hotel Harum Manis merupakan bangunan yang sudah tidak terurus di Jalan Kertak Baru Ilir, Banjarmasin Tengah. Hotel di dekat pasar ini mengalami kemajuan dan tutup pada tahun 2015.

Menurut masyarakat sekitar, sepinya pengunjung Hotel Harum Manis disebabkan karena letak hotel yang kurang strategis yaitu berada ditengah-tengah pasar yang sangat padat.

"Dulunya lokasi tersebut adalah diskotik atau tempat hiburan sekitar tahun 1990an, namun karena adanya larang pemerintah tempat hiburan tersebut berhenti beroperasi, lalu didirikan lah Hotel Harum Manis," ujar Syamsudin (50).

Berdiri sejak tahun 2005 dengan 3 tingkat dan 22 kamar yang dioperasikan, Hotel Harum Manis ternyata tidak bertahan lama. Salah satu yang membuat pengunjung hilang adalah pernah terjadi pembunuhan di hotel tersebut.

Kini kondisi bangunannya sangat rapuh dan kumuh. Meski demikian banyak gelandangan yang menjadikan bangunan terbengkalai tersebut menjadi tempat mereka.

Rahmad, penjaga Hotel Harum Manis dari awal berdiri menuturkan Hotel Harum Manis ini adalah milik warga negara asing yang juga pemilik hotel Chandra. "Tidak tahu mengapa hotel itu dibiarkan telantar begitu saja," katanya.

Hebatnya, ada pengunjung yang tetap berani menginap di hotel tersebut untuk beristirahat dengan kondisi hotel yang sangat tidak nyaman. Pintu Hotel Harum Manis memang dibiarkan terbuka. Para pedagang yang berjualan di pasar menjadikan hotel ini sebagai tempat buang air karena fasilitas MCK yang bisa digunakan.

Lantai-lantai hotelnya pun terlhat sudah dikapling oleh para gelandangan.Beralaskan kardus bekas dan disekat dengan sarung, mereka menjadikan bangunan ini sebagai oase dan tempat berlindung dari panas terik matahari dan dingin angin malam. 

Di Banjarmasin, tempat yang juga menyerah karena sepinya pengunjung adalah wahana permainan di Plaza Ramayana. Kini tinggal bangunan gudang di tepi Sungai Martapura.

Wahana itu tutup tahun 2015 setelah pengunjung yang datang mulai berkurang. Ditengarai wahana itu kalah bersaing dengan tempat bermain di Duta Mall.

Para gelandangan menghuni lantai hotel

Selain milik swasta, bangunan milik pemerintah juga banyak yang telantar. Salah satunya adalah bangunan yang bakal dijadikan rumah dinas Walikota yang ada di Jl. Zafri Zam Zam, Banjarmasin Tengah. Sudah beberapa tahun ini bangunan itu terlihat terbengkalai.

Bangunan yang lumayan besar dengan kerangka beton ini awalnya dibangun untuk rumah dinas Walikota Banjarmasin pada masa kepemimpinan Muhiddin pada periode 2010 sampai dengan 2015. Namun proyek tersebut gagal dilanjutkan.

Di sekitar tempat tersebut juga terlihat masih banyak bahan-bahan material yang tidak terpakai karena gagalnya proyek. Secara umum, semuanya terkesan kusam dan tidak terawat.

Sempat ada rencana pada tahun 2016 lalu pemerintah Provinsi Kalsel dan Kota Banjarmasin akan bekerjasama membangun pusat informasi wisata dan kerajinan Kalimantan Selatan di situ. Tetapi hal tersebut belum terealisasi.

Desmon, penjaga kawasan proyek tersebut mengatakan tahun ini rencananya bangunan tersebut akan dibenahi. "Proyek rumah dinas Walikota tersebut akan dilanjutkan oleh Bapak Anang dari bagian pemerintahan," katanya, kemarin.

Selain meninggalkan kesan suram, bangunan-bangunan telantar di kota Banjarmasin juga menimbulkan banyak cerita mistis. Seperti sebuah bangunan di tepi jalan penghubung antara Komplek Meranti dan Komplek Simpang Gusti.

Dilihat dari luar bangunan ini hanya tampak seperti kontrakan dengan lantai dua yang kusam dan tidak terawat. Satu-satunya akses masuk adalah jalan setapak yang berada di depan kontrakan. Rumputnya tebal dan tegak. Pertanda lokasi itu jarang dijamah manusia. Cat di dinding kontrakan yang sudah mulai terkikis menambah suram.

Muhammad, salah satu tetangga dari bangunan kosong tersebut, mengatakan lampu jalan di depan kontrakan sering mati dan hidup sendiri. "Juga sering terdengar suara aneh saat tengah malam," katanya.

Kejadian ini sering terjadi pada malam hari sekitar jam sebelas hingga dua belas malam. "Biasanya saya pulang lewat sana pada jam itu,” Ucap Muhammad.(mg-ips/ran/ema)


BACA JUGA

Selasa, 14 September 2021 15:50

Syahridin, Kepala Desa Inspiratif dari Balangan

Keberadaan Pasar Budaya Racah Mampulang dan titian bambu atas sawah…

Selasa, 14 September 2021 15:44

Cerita Balai Bini Pengambangan: Diusulkan Cagar Budaya, Pernah Ditawar Turis Korea

Rumah almarhum pembakal Haji Sanusi di Kelurahan Pengambangan RT 11…

Kamis, 09 September 2021 13:56

Rumbih, Pengayuh Becak Populer yang Menjadi Youtuber

Sudah menjadi ciri khasnya, kemana-mana selalu bersama becak. Itu lah…

Kamis, 09 September 2021 12:27

Cerita Agen Koran di Era Digital: Malah Lebih Untung Menjual yang Bekas

Di era senja media cetak, ada agen koran di Banjarmasin…

Rabu, 08 September 2021 13:31

Sedotan Purun, Kerajinan Desa Banyu Hirang Yang Mendunia

Isu lingkungan mengurangi sampah plastik membuka peluang usaha sedotan organik…

Rabu, 08 September 2021 12:22

Menengok Fasilitas Isoter di Mulawarman: Cukup Bawa Perkakas Mandi

Seorang perawat berjalan melintasi lorong gedung. Berhenti di depan sebuah…

Senin, 06 September 2021 15:59

Dari Pelantikan Dewan Kesenian Banjarmasin: Main Mamanda, Ibnu Jadi Raja

Pelantikan Dewan Kesenian Banjarmasin periode 2021-2026 diramaikan dengan pementasan kesenian…

Jumat, 03 September 2021 15:42

Kisah dari Tempat Pembuangan Akhir: Karena Tuhan Maha Adil

Gunungan sampah berarti gunungan rezeki. Hidung mereka sudah berhenti mengeluh.…

Selasa, 31 Agustus 2021 12:19

2.021 Nasi Bungkus Dimasak, PPKM yang Malah Disambut Gembira

PPKM yang satu ini memang beda. Singkatan dari Polisi, Pers…

Rabu, 18 Agustus 2021 08:26

Rayakan 17-an di Tengah PPKM, Remaja Kelayan: Tahun ini Lomba Bertahan Hidup

Kabar duka di tengah perayaan hari kemerdekaan. Data per tanggal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers