MANAGED BY:
JUMAT
17 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Rabu, 05 Mei 2021 10:45
Komplotan Pengganda Uang Digulung di Tabalong
TAK BERKUTIK: Tim gabungan kepolisian berhasil mengamankan empat orang pelaku penipuan penggandaan uang di Kelua, Kabupaten Tabalong.

TANJUNG - Zaman begini modern, masih saja ada orang yang percaya dengan penggandaan uang instan, terlebih saat bulan Ramadan. Itulah yang terjadi di Kelua, Kabupaten Tabalong.  Empat orang pria diamankan aparat, Senin (3/5) ketika berada di Banjarbaru.

Pelaku penipuan itu terdiri dari MD (52), warga Desa Mu'ui, Kecamatan Haruyan, Hulu Sungai Tengah.

Ia berperan sebagai guru pengganda uang saat menipu korbannya. Kemudian, AH(43), warga Desa Waringin, Kecamatan Haruai, Tabalong, berperan sebagai pencari calon korban. Lalu, SA alias Amat (62), warga Desa Panggang Marak Barikin, Kecamatan Pantai Hambawang, Hulu Sungai Tengah, berperan sebagai murid. SR (25), warga Desa Panggang Marak Barikin, Kecamatan Pantai Hambawang, yang berperan sebagai sopir menjadi tersangka berikutnya.

"Mereka ditangkap di warung bundaran Liang Anggang, Kelurahan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru," terang Kapolres Tabalong AKBP M Muchdori melalui Kasubbaghumas AKP Otto, Selasa (4/5). 

Ia menceritakan, aparat mendapat laporan dari korban berinisial AD (45), warga Landasan Ulin, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, pada 24 April 2021 lalu.

"Korban mengalami kerugian sebesar Rp 50 Juta. Peristiwa ini berawal dari SA menghubungi AD via telepon yang dulunya rekan kerja korban di Liang Anggang," ceritanya.

Keduanya akhirnya menuju Kelua untuk bertemu seorang guru, MD, yang kabarnya mampu menggandakan uang, Kamis (22/4) di Kelurahan Pulau Kecamatan Kelua. Tepat di depan sebuah langgar, mereka menggelar ritual penggandaan uang di dalam mobil korban. Kebetulan AD membawa uang Rp 50 juta.

Uang tersebut disimpan di sebuah plastik hitam. Namun saat ritual berlangsung, tanpa disadari korban, uang tersebut ditukar MD dengan guntingan kertas yang dibentuk menyerupai uang. Agar tidak ketahuan, kertas-kertas itu dibungkus dalam kain putih. 

Proses pengelabuan dilakukan dengan memberi syarat khusus yang disampaikan sang guru. "Korban tidak diperbolehkan membuka selama sehari atau 1 x 24 jam," terangnya. 

Syarat itu dipenuhi. AD lantas pulang ke rumahnya di Banjarbaru. Barulah ia tersadar jika telah tertipu. Uang itu hanyalah kertas biasa. Rasa kecewa diluapkannya dengan melapor ke Mapolres Tabalong. 

"Terimakasih kepada tim gabungan Unit Resmob Polda Kalsel, Unit Jatanras Polres Tabalong, Unit Jatanras Polres Hulu Sungai Selatan, Unit Jatanras Polres Banjarbaru, Unit Jatanras Polres Palangkaraya dan Unit Reskrim Polsek Banjarbaru Barat sudah berhasil mengungkap keempat pelaku," beber Otto.

Keterangan para pelaku di hadapan petugas, ternyata mereka sudah beberapa kali beraksi di sejumlah wilayah di Kalsel. Di Kelua mereka menipu Rp50 juta, Danau Salak, Kabupaten Banjar Rp 20 Juta, Astambul, Kabupaten Banjar Rp 50 Juta, dan di Liang Anggang Banjarbaru Rp 25 Juta. 

Petugas juga berhasil membawa barang bukti tiga lembar kain warna putih, segepok potongan kertas, sebuah guci keramik kecil, sebuah tas kain kecil dan satu unit mobil APV hitam nomor polisi KT 1959 KJ. Hanya saja, untuk proses penahanan tiga orang berada di Mapolres Tabalong dan satu orang inisial AH (43) di bawa ke Mapolres Banjarbaru. 

Para pelaku dijerat dengan tindak pidana penipuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHPidana dan diancam dengan kurungan penjara paling lama empat tahun. (ibn/ema)


BACA JUGA

Jumat, 17 September 2021 10:06

Giliran Ruang Kerja Bupati HSU Disegel Tim KPK

AMUNTAI - Ruang kerja Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) H Abdul Wahid…

Jumat, 17 September 2021 08:18

Pelaku Pembunuhan di Sungai Malang Akhirnya Ditangkap di Terminal Kandangan

AMUNTAI - Unit Jatanras Satreskrim Polres Hulu Sungai Utara (HSU)…

Kamis, 16 September 2021 15:16

Ada Operasi KPK di Daerahnya, Begini Kata Kapolres HSU...

AMUNTAI - Kapolres HSU AKBP Afri Darmawan SIK membenarkan bahwa…

Kamis, 16 September 2021 14:29

Mayat Penuh Luka Ditemukan di Sungai Malang

AMUNTAI - Warga Gang Mukmin 1 RT 10, Kelurahan Sungai…

Kamis, 16 September 2021 14:27

Pengedar Sabu Diintai dan Digeledah

TANJUNG – MI alias Acan (30), warga Desa Pulau, Kecamatan…

Kamis, 16 September 2021 13:49

Hanya Siapkan Ruangan, Polda Kalsel Tak Ikut OTT KPK di HSU

BANJARMASIN - Operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi…

Kamis, 16 September 2021 12:04

BREAKING NEWS..!! KPK Lakukan OTT di Dinas PUTR Hulu Sungai Utara

AMUNTAI - Tim Satuan Tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan…

Rabu, 15 September 2021 17:06

Mayat Bersimbah Darah Gegerkan Warga Sungai Malang HSU, Diduga Korban Pembunuhan

AMUNTAI - Warga Gang Mukmin RT 10 Kelurahan Sungai Malang…

Rabu, 15 September 2021 11:51

Bisa Atur Pemenang Tender, Oknum ASN RSUD Ulin Tertangkap OTT

BANJARMASIN - Memakai kaos tahanan warna jingga, SBH dan SH…

Rabu, 15 September 2021 10:39

Padahal Ditutup Selama PPKM, Tapi Tawuran di Siring Pierre Tendean Sudah Puluhan Kali Terjadi

BANJARMASIN – Tawuran dua kelompok remaja   menjadi viral di media…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers