MANAGED BY:
MINGGU
19 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 10 Mei 2021 12:09
Tradisi Berbuka di Masjid Al Ikhlas, Rela Tak Berbuka di Rumah
BUKBER: Acara berbuka puasa di Masjid Al Ikhlas ditangani oleh para bapakbapak kompleks. | FOTO: MAULANA/RADAR BANJARMASIN

Di Masjid Al Ikhlas, 500 meter dari kantor biro Radar Banjarmasin di Jalan Hasan Basry, para bapak-bapak yang bertugas menyiapkan berbuka puasa bersama.

-- Oleh: MAULANA, Banjarmasin --

Menjelang sore, warga RT 34 dan 32 di Jalan Simpang Gusti, Banjarmasin Utara, mulai sibuk menyediakan acara berbuka puasa di Masjid Al Ikhlas.

Mereka berbagi tugas. Ada yang menyapu masjid. Menyiapkan teh dan kopi dan memasak menu yang telah disiapkan.

Menunya dari ayam kare, nasi samin, sampai gulai kambing. Berselang-seling dengan bubur ayam. Donaturnya adalah warga setempat yang menyumbang bergiliran.

Tahun lalu, ketika wabah corona melanda, tradisi itu sempat ditiadakan.

"Setiap hari kami menyediakan 150 porsi. Tapi selalu berlebihan. Mungkin karena pandemi, banyak mahasiswa yang memilih pulang kampung karena kampusnya masih ditutup," kata ketua takmir masjid, Syariffuddin, Jumat (7/5).

Selain mahasiswa indekos, yang berbuka di situ juga para karyawan di perkantoran sekitar Kayu Tangi yang tak sempat pulang ke rumah.

Haji Udin, sapaannya, menyatakan acara bukber itu bisa istiqamah karena semangat gotong-royong.

"Bagi yang waktunya longgar, datang kemari untuk bekerja. Kebetulan, rata-rata di sini para bapak-bapak. Pemudanya memang tak banyak," tambahnya.

Risikonya memang harus rela meninggalkan keluarga di rumah. "Saya dan jemaah lainnya tidak berbuka di rumah bersama keluarga," tukasnya.

Dari silaturahmi itu ia berharap, antar warga bisa saling mengenal. Baik yang sudah lama menetap, maupun pendatang baru. Di kota besar, rawan sekali antar tetangga tak saling mengenal.

Diambil dari nama surah di Alquran, Al Ikhlas berdiri tahun 2000 sebagai musala. Enam tahun kemudian, berubah menjadi masjid.

Beberapa tahun terakhir sedang direnovasi. Membangun gedung baru di lahan berbeda. "Semoga semakin makmur," tutup Haji Udin. (fud/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 18 September 2021 19:02

Misran, Pembakal Yang Jadi Pembicara Nasional

Berawal dari postingan video tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)…

Jumat, 17 September 2021 18:45

Sebentar Lagi Wisata Kampung Kuin Kacil Dibuka

Dulu Kuin Kacil cuma daerah terpencil di pinggiran kota. Sekarang…

Jumat, 17 September 2021 13:38

Shafa Nur Anisa, Putri Cilik Kalsel 2021 dari Tapin

Shafa Nur Anisa menorehkan prestasi membanggakan untuk Kabupaten Tapin. Ia…

Selasa, 14 September 2021 15:50

Syahridin, Kepala Desa Inspiratif dari Balangan

Keberadaan Pasar Budaya Racah Mampulang dan titian bambu atas sawah…

Selasa, 14 September 2021 15:44

Cerita Balai Bini Pengambangan: Diusulkan Cagar Budaya, Pernah Ditawar Turis Korea

Rumah almarhum pembakal Haji Sanusi di Kelurahan Pengambangan RT 11…

Kamis, 09 September 2021 13:56

Rumbih, Pengayuh Becak Populer yang Menjadi Youtuber

Sudah menjadi ciri khasnya, kemana-mana selalu bersama becak. Itu lah…

Kamis, 09 September 2021 12:27

Cerita Agen Koran di Era Digital: Malah Lebih Untung Menjual yang Bekas

Di era senja media cetak, ada agen koran di Banjarmasin…

Rabu, 08 September 2021 13:31

Sedotan Purun, Kerajinan Desa Banyu Hirang Yang Mendunia

Isu lingkungan mengurangi sampah plastik membuka peluang usaha sedotan organik…

Rabu, 08 September 2021 12:22

Menengok Fasilitas Isoter di Mulawarman: Cukup Bawa Perkakas Mandi

Seorang perawat berjalan melintasi lorong gedung. Berhenti di depan sebuah…

Senin, 06 September 2021 15:59

Dari Pelantikan Dewan Kesenian Banjarmasin: Main Mamanda, Ibnu Jadi Raja

Pelantikan Dewan Kesenian Banjarmasin periode 2021-2026 diramaikan dengan pementasan kesenian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers