MANAGED BY:
SABTU
19 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE
Senin, 10 Mei 2021 12:48
Putusnya Ukhuwah Islamiyah

PROKAL.CO,

Abdullah bin Umar r.a menuturkan bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda: Muslim itu saudara bagi muslim lainnya; dia tidak menzaliminya dan tidak menyerahkannya kepada musuh. Siapa saja yang memenuhi kebutuhan saudaranya, Allah akan memenuhi kebutuhannya; siapa saja yang membebaskan seorang muslim dari kesulitan, Allah SWT akan membebaskannya dari suatu kesulitan pada hari kiamat; siapa saja yang menutupi aib sesama muslim niscaya Allah akan menutup aibnya pada hari kiamat. (HR al-Bukhari dan Muslim).

Rasulullah saw juga bersabda:
"Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mencintai, mengasihi, dan menyayangi bagaikan satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh yang sakit, maka seluruh tubuhnya akan ikut terjaga (tidak bisa tidur) dan panas (turut merasakan sakitnya)” (HR. Muslim)

Gambaran yang dinyatakan Rasulullah saw dalam dua hadits di atas, kalau dibandingkan dengan realitas umat Islam saat ini menunjukkan bahwa tidak sedikit bagian ‘tubuh’ umat ini sedang sakit parah, atau ikatan syarafnya sedang terganggu, atau mungkin lebih parah lagi dengan kurang berfungsinya syaraf pusat yang bertugas mengendalikan tubuh itu.

Bagaimana tidak, sebagian kaum muslim Palestina membela diri mereka, berupaya mengembalikan tanah mereka yang dirampas, tidak sedikit yang hanya mengandalkan lemparan batu menghadapi tank-tank Israel, sementara ‘tetangga’ muslim sebelah yang mempunyai senjata dan tentara tidak
bergerak menghadapinya.

Sungguh jauh berbeda dengan sikap Rasulullah saw, ketika kafir Quraisy menyangka umat Islam sedang lemah, mereka memprovokasi Bani Bakr -sekutu kaum Quraisy dalam perjanjian Hudaybiyyah - untuk menyerang dan membunuh kaum muslim Khuza’ah- sekutu Rasulullah. Menanggapi peristiwa ini Rasulullah tidak berdiam diri, beliau memobilisir pasukan untuk memberi ‘pelajaran’ kepada kaum kafir Quraisy.

Abu Sufyan, pemimpin kaum Quraisy sekaligus mertuanya Rasulullah datang ke Madinah untuk melobi agar perjanjian damai dilanjutkan, namun Rasulullah tidak menghiraukan, bahkan bicarapun tidak. Akhirnya pembunuhan kafir Quraisy terhadap muslim Khuza’ah harus dibayar mereka dengan ditaklukkannya kota Makkah pada bulan Ramadan tahun ke-8 Hijriyah.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 09 Oktober 2015 08:29

Target Fornas Sepuluh Besar

<p style="text-align: justify;"><strong>BANJARMASIN</strong> - Hari ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers