MANAGED BY:
MINGGU
20 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

SPORT

Senin, 17 Mei 2021 10:34
Barito Putera Desak Kepastian Jadwal Liga 1
MINTA KEJELASAN: Barito Putera mendesak PSSI agar segera menetapkan kick off Liga 1 2021 secara resmi.

PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Barito Putera meminta kepastian PSSI perihal soal kick off Liga 1 2021 yang rencananya bakal digelar awal Juli. Ini penting mengingat skuat besutan Djajang Nurjaman memerlukan waktu untuk persiapan jelang Liga 1. Setidaknya ada jeda dua bulan untuk latihan intensif.

PSSI diharapkan tidak mengulur-ulur waktu untuk menyampaikan kepastian jadwal ini. "Jangan lama-lama lah. Beberapa hari setelah Idulfitri harus sudah ada kepastian. Supaya kami bisa mempersiapkan diri, dan pelatih bisa menyusun program," ungkap Djanur, sapaan akrab Djajang Nurjaman.

Barito rencananya menggelar pemusatan latihan (TC) di Yogyakarta mulai 18 Mei mendatang. "Tanggal 18, hari Selasa, kami kumpul dan mulai mempersiapkan diri di kompetisi," tegasnya.

"Kalau tanggal 3 Juli (kick off, Red) berarti sudah kurang dari dua bulan (persiapan, Red)," hitung pelatih berlisensi A AFC tersebut.

PSSI sebelumnya sudah menetapkan 3 Juli sebagai tanggal kick off Liga 1 2021. Hanya saja, sampai saat ini mereka masih terus memperjuangkan izin penyelenggaraan. Kompetisi Liga 1 2021 diharapkan kembali bisa memenuhi protokol kesehatan agar pemain, pelatih, staf, penyelenggara, dan stakeholder lainnya aman dari paparan Covid-19.

PSSI rencananya menggelar Kongres Tahunan di Jakarta pada 29 Mei mendatang. Persoalan jadwal kompetisi Liga 1 2021 diharapkan bisa menemui titik terang.(bir/dye/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 12 September 2015 09:01

Main Judi Dadu, Ditangkap Polisi

<p><strong>RADAR BANJARMASIN</strong> - Judi...meracuni kehidupan...judi...meracuni…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers