MANAGED BY:
JUMAT
30 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 20 Mei 2021 13:53
Dinilai Tidak Profesional, Lima Komisioner Bawaslu Kalsel Disanksi Peringatan
ADUKAN PENYELENGGARA: Calon Gubernur Kalsel Denny Indrayana saat mengadukan Bawaslu Kalsel ke Bawaslu RI di Jakarta, April tadi. | FOTO: DOK/RADAR BANJARMASIN

PROKAL.CO,

BANJARMASIN - Lima Komisioner Bawaslu Kalsel dijatuhi sanksi oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI. Mereka diberi peringatan pada sidang putusan secara virtual, Rabu (19/5) siang kemarin.

Anggota DKPP RI, Teguh Prasetyo dalam pertimbangan putusan membacakan, lima Komisioner Bawaslu Kalsel sebagai pihak teradu diduga melakukan Pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Penyelenggara Pemilu atas Tindakan dan perbuatannya.

Pertama, para teradu dinilai bertindak tidak profesional dan tidak berkepastian hukum dalam menindaklanjuti Laporan Nomor 03/PL/PG/Prov/22.00/XI/2020 tentang dugaan pelanggaran Pemilihan oleh Sahbirin Noor selaku Calon Gubernur Nomor Urut 1 yang menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan dalam rentang waktu 6 (enam) bulan sebelum ditetapkan sebagai pasangan calon sebagaimana Pasal 71 ayat (3) UU Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penetapan Perppu Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota Menjadi Undang- Undang.

DKPP menyimpulkan, terdalat kesalahan logika (fallacy) dalam Hasil Kajian Nomor 03/REG/LP/PG/Prov/22.00/XI/2020, tertanggal 11 November 2020, berupa pertentangan antara hasil analisa dengan kesimpulan (non-sequitur logical fallacy). Dimana pada bagian analisis menunjukkan bahwa dalil-dalil, bukti-bukti, dan saksi-saksi memiliki kesesuaian dengan unsur pelanggaran Pasal 71 ayat (3) UU Nomor 6 Tahun 2020, namun, pada bagian kesimpulan Para Teradu menyatakan, Petahana secara normatif tidak memenuhi unsur-unsur dalam rumusan Pasal 71 ayat (3) dan (5). Sarana yang dipakai untuk menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon ini terdapat 3 jenis yang bersifat kumulatif. Sebab dalam rumusannya menggunakan kata “dan”, sehingga harus terpenuhi secara bersamaan unsur kewenangan, program dan kegiatan.

“Para Teradu dalam kesimpulannya menyatakan bahwa laporan Pengadu tidak memenuhi unsur “kewenangan, program, dan kegiatan” secara kumulatif selanjutnya pada tanggal 11 November 2020, Pemberitahuan Status Laporan Nomor 03/PL/PG/Prov/22.00/XI/2020, yang menyatakan Laporan a quo dihentikan karena tidak memenuhi unsur-unsur pelanggaran pemilihan,” baca Teguh kemarin..

Untuk diketahui, mencuatnya kasus ini setelah masuknya aduan dari pihak pengadu, dalam hal ini paslon nomor urut 2, Denny Indrayana yang menguasakan kepada tim hukumnya, Raziv Barokah.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 29 Juli 2021 13:08

Bansos dari Pusat Turun Duluan, Pekerja Resah Tak Masuk Data Bantuan

BANJARBARU - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di…

Kamis, 29 Juli 2021 13:04

Permintaan Pemprov Kalsel Ditolak, PPKM di Banjarbaru Tetap Sampai 2 Agustus

BANJARBARU - Meski Penjabat (Pj) Gubernur Kalsel, Safrizal ZA meminta…

Kamis, 29 Juli 2021 13:00

Cuma Gencar PPKM, Vaksinasi Malah Melempem

BANJARMASIN - Vaksinasi Covid-19 di Kalsel berjalan sangat lamban. Dari…

Kamis, 29 Juli 2021 12:54

Umrah Mulai Dibuka untuk Negara Lain, Tapi Jemaah Indonesia Belum Diperbolehkan Masuk

BANJARMASIN - Pemerintah Arab Saudi membuka kembali umrah bagi masyarakat…

Kamis, 29 Juli 2021 12:46

Level 4 Ternyata Kurang Pedas: Posko PPKM Sempat Kosong Tak Dijaga, Warga Sebut Posko itu Penuh Saat Foto-Foto Saja

Ini perbandingan antara pernyataan yang bersemangat dari Satgas COVID-19 Banjarmasin…

Kamis, 29 Juli 2021 12:37

Kelola Sampah, Warga Isoman Diminta Tak Sembarangan

BANJARMASIN - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin meminta warga yang…

Kamis, 29 Juli 2021 12:28

Mencicil Dusta

PADA hari pertama PPKM level 4, seorang kawan bercerita, bibinya…

Kamis, 29 Juli 2021 12:24

Corona Merebak di Gedung DPRD

BANJARMASIN – Sebelas orang di gedung DPRD Kalsel, dari pegawai…

Kamis, 29 Juli 2021 11:52

Situasi RS Idaman Banjarbaru Mulai Terkendali, Tapi Masih Kekurangan Tenaga Kesehatan

BANJARBARU - Beberapa waktu terakhir, situasi genting menghinggapi Rumah Sakit…

Kamis, 29 Juli 2021 11:49

Ada yang Cuma Beras, Ada juga yang Dapat Beras dan Uang

BANJARBARU - Pemberlakuan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers