MANAGED BY:
KAMIS
23 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 21 Mei 2021 15:00
Joki BLT Bermunculan di Medsos: Bank Menyangkal, Dinas Koperasi Mengaku Bingung
PEMANDANGAN HARIAN: Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) saat mengantre mencairkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau bantuan langsung tunai (BLT) di Bank BRI, Jalan A Yani Km 31, Banjarbaru, kemarin. | FOTO: SUTRISNO/RADAR BANJARMASIN

BANJARBARU - Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) atau bantuan langsung tunai (BLT) untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebesar Rp1,2 juta kini mulai dicairkan. Namun, untuk mencairkannya penerima harus rela mengantre berjam-jam di bank.

Melihat peluang tersebut, dalam beberapa pekan terakhir mulai bermunculan joki yang menawarkan jasa pengambilan BLT UMKM di bank. Mereka bahkan menjanjikan bisa melakukan pencairan lebih cepat.

Tawaran joki ini bermunculan di media sosial, termasuk di Marketplace Facebook. Terang-terangan mereka menawarkan diri bisa mengambilkan BLT tanpa harus mengantre.

Saat dihubungi Radar Banjarmasin, salah seorang joki mengaku bisa mencairkan BLT UMKM hanya dalam waktu sehari. "Jadi, orang-orang tidak perlu mengantre berjam-jam lagi. Biar kami yang mengambilkan," katanya.

Untuk menggunakan jasa mereka, joki BLT dari Banjarbaru ini mematok biaya Rp200 ribu. "BLT-nya 'kan Rp1,2 juta. Rp200 ribunya untuk kami," ungkap joki yang enggan membuka identitasnya ini.

Disinggung bagaimana caranya mereka bisa mengambilkan BLT--karena salah satu syaratnya harus si penerima yang mengambilnya langsung-- sang joki enggan membeberkannya. "Ada lah. Nanti ketahuan, kami tidak bisa lagi mengambilkan punya orang," ujarnya.

Yang terpenting menurutnya, orang yang mau menggunakan jasa mereka benar-benar terdaftar sebagai penerima BLT dan tercatat di eform.bri.co.id. "Karena kami hanya jasa mengambilkan, bukan mendaftarkan," ujarnya.

Meski mereka terang-terangan bisa mengambilkan BLT UMKM, namun Perwakilan BRI Cabang Martapura, Wiwiek menegaskan tidak ada joki yang melakukan praktik tersebut. "Nggak ada joki jasa pengambilan BLT UMKM. Karena yang mengambil antrean langsung yang bersangkutan (penerima) pakai KTP," tegasnya.

Saat diperlihatkan oleh wartawan koran ini terkait adanya tawaran jasa pengambilan BLT UMKM di Marketplace Facebook, Wiwiek tidak yakin hal itu bisa dilakukan.

"Waduh, saya nggak tahu itu. Karena kami pakai nomor antrean, lalu dicatat sesuai nama di KTP. Penerima harus datang sendiri sesuai antrean," paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM Kalsel, Gustafa Yandi juga mengaku bingung bagaimana bisa BLT UMKM bisa dicairkan oleh orang lain. "Tidak mengerti aku. Apa mungkin pakai surat kuasa," bebernya.

Namun, dia mengimbau, lebih baik pelaku UMKM penerima BPUM tidak menggunakan jasa orang lain untuk mencairkan dananya. "Sebaiknya datang sendiri ke bank yang sudah ditunjuk dan manfaatkan lah dana itu untuk tambahan modal usahanya," pungkasnya. (ris/ran/ema)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers