MANAGED BY:
KAMIS
23 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 24 Mei 2021 08:55
SMAN 1 Marabahan Terbakar, 8 Ruang Kelas Ludes
HANGUS: UPT Damkar Batola memadamkan kembali percikan bara api yang masih ada di SMA Negeri 1 Marabahan. | FOTO: AHMAD MUBARAK/RADAR BANJARMASIN

 

MARABAHAN - Sempat terkendala masuk karena pagar terkunci, Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) gabungan, berhasil memadamkan api di SMA Negeri 1 Marabahan. Delapan ruangan, termasuk lab kimia hangus terbakar, Minggu (23/5) sekira pukul 03.30 Wita.

Suasana dinihari itu agak mencekam. Kegelapan berpadu sirene dari mobil pemadam kebakaran nyaring terdengar. Semua tertuju ke SMAN 1 Marabahan. Kobaran api persis di atas atap bangunan sekolah.

Api yang berkobar akhirnya berhasil dikuasai BPK gabungan. Lokasi yang mudah dijangkau dan ketersediaan air, membuat proses pemadaman berjalan lancar. Hanya ada sedikit kendala. Petugas agak susah masuk ke dalam lokasi sekolah, karena pagar terkunci.

Walau demikian, posisi sekolah yang berada di tepi jalan, mempermudah pemadaman. BPK yang lebih dulu datang langsung menyemprotkan air di belakang bangunan sekolah.

Atas kesigapan semua pihak, api berhasil dikuasai tanpa merembet ke bangunan lain. Terdapat delapan ruangan yang terbakar seperti tiga ruangan belajar, lab kimia, koperasi, pramuka, kesenian, dan bimbingan konseling (BK). “Saat terima laporan dari masyarakat, kami langsung menuju lokasi kebakaran,” ujar Dinda, Srikandi UPT Damkar Batola.

Ia mengungkapkan, saat itu posisi pagar memang terkunci. Pihaknya dengan cepat langsung menuju jalan di belakang bangunan yang terbakar. Seketika melakukan pemadaman api yang berkobar dengan dahsyatnya di atas atap. “Kami lewat belakang dan akses lumayan lancar. Air juga tersedia,” ujarnya.

Rasyidi, Kepala Sekolah SMAN 1 Marabahan, membenarkan peristiwa kebakaran itu. Delapan ruangan hangus dijilat api. Menurutnya, kebakaran diduga karena korsleting listrik di laboratorium kimia. “Di sana juga ada bahan kimia yang kemungkinan bisa memicu api menyebar ke ruangan lain,” ujarnya.

Untuk lebih jelas mengenai penyebab kebakaran ini, Rasyidi mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Polres Batola. “Saat ini lokasi kebakaran sudah diberi garis polisi,” ucapnya. (bar/tri/ema)


BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 08:40

Menengok Pusat Produksi Rinjing di Nagara: Pernah Produksi Wajan Khusus untuk Haulan Guru Sekumpul

<p><em>Ibu rumah tangga pasti mengenal alat masak yang satu ini. Ya, wajan atau rinjing…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers