MANAGED BY:
RABU
20 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 27 Mei 2021 16:07
Survei Charta Politika Terbaru, Paman Birin-Muhidin Klaim Unggul
MENANG: Ketua tim sukses pasangan calon Sahbirin Noor-H Muhidin, Rifkynizami Karsayudha membeberkan hasil survei lembaga Survei Charta Politika tentang PSU Pilgub Kalsel 2021, kemarin. | FOTO: ENDANG SYARIFUDIN/RADAR BANJARMASIN

BANJARMASIN – Tinggal beberapa pekan, PSU Pemilihan Gubernur (Pulgub) Kalsel digelar. Masing-masing pasangan mulai meluncurkan hasil survei. Ketua tim sukses pasangan calon (Paslon) 01, Sahbirin Noor-H Muhidin, Rifky Nizami Karsayudha kemarin bahkan membeberkan hasil survei lembaga Survei Charta Politika Indonesia.

Dari hasil survei mereka, elektabilitas paslon Paman Birin-Muhidin di masyarakat Banua masih unggul. Hasil ini didapat dari jumlah responden sebanyak 1.740 orang dengan menggunakan metode wawancara tatap muka dan kuisioner. Survei yang dilakukan selama enam hari dari 17-22 Mei 2021 di 7 kecamatan yang melaksanakan PSU

“Hasilnya 59,9 persen responden menjatuhkan pilihan kepada paman Birin-Muhidin, 22,1 persen Denny-Difri, sisanya belum menentukan pilihan,” kata Rifqy keterangan persnya, Rabu (26/5) di Banjarmasin.

Meski sebatas survei, politikus PDIP ini mengatakan hasil ini setidaknya dapat memberi semangat dan optimis terhadap seluruh pendukung, relawan serta tim sukses yang tengah berjuang untuk memenangkan Polgub Kalsel. “Kami berharap hasil ini konsisten dan istiqomah,” ucapnya.

Rifqy sadar kalau tantangan ke depan tidak ringan, sebagai tim sukses, pihaknya akan terus berjuang untuk memenangkan jagoannya pada 9 Juni mendatang. Bahkan Paman Birin-Muhidin gencar melakukan silaturahmi, ke tokoh agama, tokoh masyarakat, ulama, habaib. Tujuannya bukan hanya sekadar untuk memenangkan kontestasi politik, sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan seluruh warga Kalsel.

“Kami ingin memberikan pesan, silaturahmi dan konsolidasi itu untuk memperkuat jalinan ukhuwah kita sebagai urang Banua,” jelasnya.

Karena ia melihat, sepanjang Pemilu, sudah banyak tuduhan yang dialamatkan kepada Paman Birin-Muhidin. Mulai dituding melakukan politik uang serta berbagai bentuk kecurangan. Padahal hal itu tak disertai data. Tuduhan itu sangat merugikan kami, padahal semua itu tidak benar.

“Tapi kami tidak melakukan langkah-langkah apapun,” katanya.

Rifqy yakin, masyarakat punya mata dan telinga. Mereka dapat menilai, mana informasi yang benar mana yang tidak. Perlahan kebenaran mulai terungkap, diantaranya, diantaranya, tuduhan penggelembungan suara yang sekarang kasusnya tengah diproses Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalsel. “Penyidik tidak menemukan adanya kecurangan. Alat bukti yang dibawa ke MK itu keterangan palsu,” pungkasnya.

Ramai Manfaatkan “Serangan Maya”

Tren penggunaan media sosial (Medsos) berpengaruh dalam efektivitas kampanye. Metode kampanye tradisional yang identik mengumpulkan banyak orang dan berbagai atributnya sekarang sudah bergeser. Inilah yang dimaksimalkan para calon Pilgub Kalsel 2021.

“Serangan dunia maya” gencar terjadi di medsos. Bagaimana pengamat politik dari Fakultas Fisip Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Arif Rahman melihat hal ini? “Sebenarnya kampanye itu sah-sah saja, karena itu bagian dari dinamika politik,” kata Arif.

Beragam pesan yang berisi berbagai narasi yang disebar kepada publik oleh masing-masing kandidat, menjadi tema pembicaraan hangat di masyarakat, pasti bakal menimbulkan pro dan kontra. Entah itu dengan tujuan untuk mempromosikan dirinya ataupun menjatuhkan lawan politiknya. Semua bisa saja terjadi.

Misalnya kandidat A membikin meme tentang dirinya. Sudah pasti yang ditonjolkan adalah hal-hal yang positif. Bisa pula kandidat A membuat meme tentang kandidat B yang menjadi rivalnya. Atau sebaliknya. Itu sudah menjadi pemandangan biasa di medsos.

“Padahal bisa saja yang membuat konten itu internal kandidat sendiri, seakan-akan akun tersebut memposisikan sebagai kandidat rivalnya, dengan tujuan untuk menjatuhkan lawan politiknya,” ujarnya.

Semua konten yang diunggah, baik negatif maupun positif mendapat banyak respon netizen. Ada yang memberikan dukungan, pujian, juga cacian. Namun itu belum menjamin mendongkrak jumlah pemilih. Cara melihatnya sederhana, berapa jumlah pengikut masing-masing paslon, bandingkan dengan suara pemilih yang diperebutkan.

“Dari pengamatan secara umum, pengikut masing-masing akun tidak sampai 100 ribu, sementara jumlah pemilih yang diperebutkan 266.757, artinya masih banyak yang tidak mengungkapkan kecenderungannya terhadap salah satu paslon,” jelasnya.

Perlu diingat, tidak semua konten yang diunggah sampai kepada masyarakat khususnya wilayah tempat pemungutan suara ulang. Sebab masih banyak masyarakat yang tak memiliki akun medsos atau yang tak peduli dengan kontestasi politik, meskipun mereka punya hak pilih. Tapi ia yakin, masing-masing kandidat sudah membaca itu.

“Serangan udara yang dilakukan bisa saja mendongkrak dan menurunkan jumlah pemilih masing-masing kandidat, semua bisa terjadi,” pungkas Arif. (gmp/by/ran)


BACA JUGA

Selasa, 19 Oktober 2021 14:35

Jembatan Basit Baru Ditutup Langsung Macet, Demi Jokowi Lubang Jalan pun Ditambal

BANJARMASIN - Pasca ditutupnya satu lajur di Jembatan Basit, kemarin…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:31

SMA/SMK Perdana Belajar Tatap Muka, Tidak Ada Istirahat, Makan pun di Kelas

BANJARBARU - Sejumlah SMA/SMK piloting di Kalsel, kemarin (18/10) akhirnya…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:29

Pandemi Melandai, Festival Budaya Terapung Bisa Terlaksana

Pandemi yang melandai membuat sektor pariwisata akhirnya bergeliat lagi. Festival…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:12

Al Jihad Sudah Cabut Stiker Pembatas Saf, Sabilal Muhtadin Belum

BANJARMASIN - Tidak hanya Masjidil Haram dan Masjid Nabawi saja…

Selasa, 19 Oktober 2021 14:07

Waga Heran, Jalan Amblas Dekat Galian PDAM, Pekerja Menduga Gara-gara ini

BANJARMASIN - Warga Kampung Melayu Darat, Randin mengaku heran. Lubang…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:59

Ibnu Sina - Rusian Bersaing Ketat Dibursa Calon Ketua Demokrat Kalsel

BANJARMASIN - Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Demokrat  Kalsel digelar…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:54

Jembatan Antasari Bakal Ditutup Total, ini Alasannya

BANJARMASIN - Sudah berusia tua dan tak lagi mulus, Jembatan…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:47

Antisipasi Banjir, Longsor dan Putting Beliung, ini yang Dilakukan BPBD HSS

KANDANGAN – Untuk mengantisipasi bencana banjir dan tanah longsor sampai…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:45

Harga Batubara Melonjak, Tambang Liar di Tanah Bumbu Makin Marak

TANBU - Penambangan batu bara ilegal kembali marak terjadi. Hal…

Selasa, 19 Oktober 2021 13:38

Akses Darat di Kuripan Marabahan Akhirnya Terbuka

MARABAHAN - Program prioritas jalan Kutabamara (Kuripan-Tabukan-Bakumpai-Marabahan) terus digenjot.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers