MANAGED BY:
KAMIS
23 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 03 Juni 2021 06:39
Realisasi Perbaikan Rumah Rusak Korban Banjir HST, Kontraktor atau Swakelola Ditentukan Bupati
HARAP SABAR: Korban banjir HST saat berada di pengungsian. Petunjuk teknis realisasi perbaikan rumah mereka yang rusak parah diterjang banjir bandang masih menunggu ditandatangani bupati.

BARABAI - Warga korban banjir Hulu Sungai Tengah (HST) harap lebih bersabar. Realisasi bantuan dana siap pakai stimulan perbaikan rumah rusak masih menunggu petunjuk teknis (Juknis).

Sekarang draf juknis tersebut sudah berada di meja bupati. Tinggal menunggu persetujuan. “Tahap uji publik juga sudah. Draf SK penerima bantuan juga sudah dibuat. Sesudah kedua draf ini disetujui bupati baru akan dilaporkan ke BNPB lagi,” kata Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman HST, Syafaat, Rabu (3/6).

Tahap berikutnya pemerintah daerah menyiapkan fasilitator untuk membantu proses pendampingan pelaksanaan program tersebut. “Bantuan ini khusus untuk rumah rusak berat. Untuk rumah rusak sedang dan ringan masih menunggu usulan ke BNPB, karena sekarang rumah rusak berat (lebih, Red) diprioritaskan,” lanjutnya.

Lantas bagaimana pemerintah daerah merealisasikan dana stimulan kepada warga? Syafaat menjelaskan dalam draf juknis yang dibuat ada dua pedoman berdasarkan arahan BNPB Pusat. “Sistem penyedia (lewat pihak ketiga atau kontraktor), dan sistem swakelola (swadaya masyarakat sendiri). Kemungkinan besar arah realisasinya dengan sistem swakelola. Masyarakat mengerjakan sendiri rumahnya menggunakan dana stimulan sebesar Rp50 juta,” jelasnya.

Namun, kedua pedoman tersebut semua diajukan ke bupati. Jadi akan dipilih satu di antara dua pedoman itu. “Tergantung nanti pilihan pak bupati. Apakah pakai sistem swakelola atau penyedia. Tapi, arahan dari kami mengusulkan ke sistem swakelola,” tegasnya.

Jika menggunakan sistem swakelola warga penerima bantuan tidak boleh membelanjakan sendiri dana bantuan itu. Supaya tidak disalahgunakan. “Kami akan pakai sistem bedah rumah. Uang akan ditransfer ke rekening pribadi warga, dan membelanjakannya sesuai dengan juknis yang sudah disetujui,” bebernya.

Nantinya warga akan dibantu oleh fasilitator untuk membuat rekening pencairan dana stimulan tersebut. “Kalau mengadopsi sistem bedah rumah rekeningnya tidak boleh ada pungutan biaya admin dan sebagainya,” jelasnya.

Untuk mengawasi program bantuan ini, Pemkab HST akan merekrut dan membuat tiga tim khusus. Tim koordinasi, tim teknis, dan tim pendamping masyarakat. Ketiga tim ini akan dibiayai oleh Pemkab HST. “Mudahan nanti sistem swakelola yang dipilih. Kalau memang ini yang diterapkan sasarannya lebih ke masyarakat,” sarannya.(mal/dye/ema)


BACA JUGA

Rabu, 22 September 2021 14:08

Beasiswa Beres Asalkan Dicium? Ada Dugaan Pelecehan Mahasiswi Uniska

  Tak semua korban pelecehan seksual mau membuka diri. Maka…

Rabu, 22 September 2021 13:47

Indikator Berganti Tanpa Dikabari, Masuk Level 4 Karena Vaksinasi Masih Rendah

BANJARMASIN - Rendahnya angka vaksinasi Covid-19 di Banjarmasin dan Banjarbaru…

Rabu, 22 September 2021 13:44

Demi Atmosfer Ilmiah Kampus, ULM Bakal Bangun Lab Senilai 50 Miliar

BANJARMASIN - Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin berusia 63 tahun kemarin.…

Rabu, 22 September 2021 13:42

Harus Belanja, Jangan Sampai Ada Dana Mengendap

BANJARMASIN - Menggerakkan sektor ekonomi di tengah pandemi, Presiden Joko…

Rabu, 22 September 2021 13:03

Banjarmasin Masuk Level 4, Nasib PTM Ditentukan Sepekan Lagi

BANJARMASIN - Pemerintah pusat mengumumkan, Banjarmasin termasuk kota di luar…

Rabu, 22 September 2021 10:56

6 Orang Lapor Swab Antigen Positif, Sudah 117 yang Tak Ikut SKD di HSS

KANDANGAN – Selalu saja ada peserta yang tidak ikut ujian…

Rabu, 22 September 2021 10:55

Jalan Raya Sungai Buluh Rusak Lagi, Makin Bahaya karena Tak Ada Rambu Peringatan

BARABAI - Kondisi jalan raya di Sungai Buluh, Kecamatan Labuan…

Rabu, 22 September 2021 10:51

Indikator PPKM Ditambah Lagi, Wali Kota pun Bingung

BANJARBARU - Lagi, Kota Banjarbaru diberi harapan palsu (PHP) oleh…

Rabu, 22 September 2021 10:46

Karhutla di Jalur A Yani Arah Pelaihari: 300 Meter Lagi Sampai Rumah Warga

BANJARBARU - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di wilayah…

Rabu, 22 September 2021 08:51
Pemkab Tanah Laut

10 Penyuluh KB Tala Terima Penghargaan dari Presiden

PELAIHARI - Bupati Tanah Laut HM Sukamta menyerahkan secara simbolis…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers