MANAGED BY:
RABU
13 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 13 Juli 2016 12:19
Digratiskan pun Baru Separuh yang Daftar SMP Swasta
LIHAT PENGUMUMAN – Seorang calon siswa diantar ibunya melihat papan pengumuman PPDB online di SMPN 3 Banjarmasin.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Meski digratiskan, peminat SMP swasta tidak sebanyak SMP negeri. Buktinya, SMP Al Zamzami di Jalan AMD Raya, Alalak Utara, sudah menggratiskan pendaftaran, uang pangkal, dan SPP bagi siswa yang tidak mampu, pendaftar di SMP ini belum juga mencapai jumlah siswa yang diinginkan.

SMP ini baru saja berdiri selama dua tahun. Artinya ini tahun ke tiga sekolah ini membuka pendaftaran siswa. Padahal, kuota yang disediakan hanya 50 siswa saja untuk dua rombongan belajar (kelas). Namun, jumlah itu pun belum terpenuhi. Hingga saat ini siswa yang mendaftar hanya 30 siswa. Target ini naik dari target siswa tahun sebelumnya yang hanya menampung 45 siswa pada tahun ajaran 2015/2016. Sedangkan pada tahun pertama tahun ajaran 2014/2015 pendaftar di SMP ini hanya 12 siswa.  “Kami masih membuka. Sampai PPDB SMP negeri ditutup. Kalau mau mendaftar ya langsung saja ke SMP kami,” ujar Kepala SMPS Al ZamZami, Syamsudin.

SMP ini pun sudah membuka pendaftaran jauh-jauh hari sebelum bulan Ramadan. Namun, jumlah 50 belum juga tercapai. Ia optimis jika jumlah siswa yang mendaftar akan mencapai 50 siswa. “Kami optimis kuota ini akan terpenuhi. Apalagi kami juga menyediakan seragam gratis untuk siswa,” timpalnya.

SMP ini tidak ikut dalam PPDB online. Menurutnya, pihaknya tidak ikut PPDB online karena sekolah swasta. Apalagi, pembiayaan sekolah semuanya dibiayai oleh Yayasan Permata Harapan Banua. “Fokus kami ke lulusan sekolah pinggiran. Kami juga menerima siswa yang di DO (Drop Out/dikeluarkan sekolah). Kebanyakan siswa kami dari daerah dekat sekolah. Jadi kami tidak ikut PPDB online,” jelasnya.

Berbeda dengan SMP Al Zamzami, pendaftar SMP Al Mazaya justru sudah mencapai 90 siswa dan 75 siswa diantaranya dipastikan sudah menyelesaikan administrasi daftar ulang di sekolah tersebut. Padahal sekolah ini membuka pendaftaran melalui PPDB online. Pendaftar SMP Al Mazaya justru nol dari PPDB online. Padahal, SMP ini membuka pendaftaran untuk 96 siswa.

“Kuota kami hanya 100 siswa dengan total empat rombel (Rombongan Belajar). Dan ini sudah 75 yang dipastikan menjadi siswa di sini. Sisa 25 siswa lagi yang kami cari. Bagi yang mendaftar tinggal ke CS (Customer Service). Kami sudah buka pendaftaran sejak 2015 lalu,” ujar CS Yayasan Swadaya Insan Cendikia, Wulan.

Hal ini juga ditimpali oleh Ketua Yayasan Swadaya Insan Cendikia, Taufiq Hidayat. Dijelaskannya, sekolah ini pun tidak memberikan syarat khusus untuk siswa yang ingin mendaftar. “Siapa pun boleh kok mendaftar. Bahkan kami berikan beasiswa bagi siswa yang bisa hafiz Al-Quran,” pungkasnya.

Namun, jika ada siswa yang mendaftar namun melebihi kuota yang tersedia. Pihaknya pun akan melakukan seleksi dengan tes membaca Al Quran dan berbahasa Inggris.

Berbeda dengan sekolah swasta, SMPN 3 Banjarmasin justru kebanjiran pendaftar. Dari daya tampung yang tersedia sebanyak 167 dari jalur PPDB online, pendaftar sudah mencapai 220 siswa. Bahkan, pendaftar di SMP ini pada tahun lalu mencapai 300 siswa. “Karena ada pilihan kedua dan ketiga. Kalau gugur ke di SMP 3 bisa ke SMP pilihan ke dua dan ke tiga,” ujar Kepala SMPN 3 Banjarmasin, Ahmad Suhaidi.

Jumlah siswa yang tersedia di sekolah ini lebih sedikit dari tahun sebelumnya yang mencapai tujuh rombel. Sedangkan tahun ini hanya enam rombel. Alasannya, kelas yang tersedia hanya enam kelas. “Kami menyesuaikan, jumlah yang keluar enam kelas, jadi siswa yang ditampung juga enam kelas,” timpalnya.

Salah satu orang tua calon siswa, Laili Munanda mengaku tidak tertarik mendaftarkan anaknya ke SMP swasta. Alasannya, SMPN 3 dekat dengan rumahnya. “Apalagi sekolah swasta bayar. Kalau negeri dibantu pemerintah,” ujarnya.

Menurutnya anaknya, Bunga Azriana Nadila alumnus dari SDN Karang Mekar mendapat nilai cukup tinggi yakni 23,95. “Pilihan ke duanya di SMPN 26 dan SMPN 6. Semua lokasinya berdekatan kok. Kasihan akan perempuan jauh sekolahnya,” pungkasnya.

Hal serupa juga dikatakan Radiwi. Ia yang mendaftarkan cucunya, Syahrul Adim ke SMPN 10 dengan nilai 215,5. Ia pun  memilih untuk mendaftarkan ke sekolah negeri saja. “Tidak ada alasan khusus. Ini dekat rumah,” ujarnya yang mendaftarkan cucunya ke SMPN 6 dan SMPN 1.

Sementara itu, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Nuryadi mengatakan, tidak ada masalah jika sekolah swasta membuka pendaftaran secara offline. “Semua calon siswa berhak memilih mau sekolah ke mana. Untuk sekolah yang masuk PPDB online namun membuka secara online tak ada masalah. Nanti ada laporan administrasi saja. Lagi pula dengan PPDB online bisa membuka peluang untuk memperkenalkan sekolah,” tuntasnya. (eka/yn/ram)


BACA JUGA

Selasa, 12 November 2019 13:23
Pemkab Balangan

Balangan MoU Dengan BPJS Ketenagakerjaan

PARINGIN - Pemerintah Kabupaten Balangan melakukan penandatanganan kerja sama atau…

Selasa, 12 November 2019 11:52

Syarat Berbeda Penerimaan CPNS Banjarmasin, Undurkan Diri Sebelum 5 Tahun Denda Rp 100 Juta

BANJARMASIN - Mulai hari ini (12/11), pendaftaran Calon Pegawai Negeri…

Selasa, 12 November 2019 11:46

Gerindra Pede Menangi Pilwali Banjarmasin

BANJARMASIN - Partai Gerindra punya target tinggi di Pilwali Banjarmasin…

Selasa, 12 November 2019 11:37

PDIP: Tunggu 10 Januari

BANJARMASIN - PDI Perjuangan termasuk yang paling awal membuka pendaftaran…

Selasa, 12 November 2019 11:26

Komisi II Kawal Perwali Gas Melon

BANJARMASIN - DPRD Banjarmasin merespons positif keinginan pemko membuat Perwali…

Selasa, 12 November 2019 11:24

Trash Bin Belum Sanggup Tampung Semua Sampah, Begini Tanggapan Dinas Lingkungan Hidup

BANJARMASIN - Belum diresmikan, sudah banyak warga yang membuang sampah…

Selasa, 12 November 2019 11:06

Jatah CPNS HSS 261 Orang

KANDANGAN – Badan Kepegawaian Daerah, Pendidikan dan Pelatihan (BKD Diklat)…

Selasa, 12 November 2019 11:02

Bupati Tapin Ingin 80 Persen CPNS adalah Putra Daerah

RANTAU - Tantangan diberikan Bupati Tapin, M Arifin Arpan kepada…

Selasa, 12 November 2019 10:40
Pemko Banjarbaru

Sekda Hadiri Kegiatan Sosialisasi Penguatan SAKIP dan Reformasi Birokrasi

BANJARBARU - Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Said Abdullah menghadiri Kegiatan…

Selasa, 12 November 2019 10:32
PARLEMENTARIA

Minta ASN Jaga Netralitas Jelang Pilkada

BANJARBARU - Meski digelar masih lumayan lama. Namun aroma dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*