MANAGED BY:
SENIN
25 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 13 Juli 2016 12:48
Usai Memenuhi Panggilan Kejati, Ibnu Sina Bilang Tidak Fiktif
MASIH TENANG - Walikota Banjarmasin Ibnu Sina keluar dari ruang pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi Kalsel, kemarin.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi Kalsel, kemarin (12/7). Ibnu diperiksa terkait dugaan perjalanan dinas fiktif di DPRD Provinsi Kalsel pada tahun 2015 silam.

Ini merupakan panggilan kedua. Panggilan pertama, akhir Juni lalu tidak dihadiri Ibnu karena sedang berada di Thailand. Politisi PKS itu ikut diperiksa karena sebelum memimpin Pemko Banjarmasin, ia anggota dewan terpilih dua periode.

Ibnu tiba di gedung Kejati di Jalan DI Panjaitan pada pukul 09.20 Wita. Mengenakan kemeja sasirangan warna merah dan hijau, ia ditemani kuasa hukum pemko, Kabag Hukum Setdako Banjarmasin, Lukman Fadlun. Keduanya langsung buru-buru memasuki ruang Tipidsus.

Pemeriksaan berlangsung selama tiga jam. Ia baru bisa diwawancarai saat jeda istirahat siang. Ibnu ikut salat zuhur berjamaah di Masjid Alkautsar, masjid di komplek perkantoran Kejati. Keluar dari ruang pemeriksaan, ia terus menebar senyum. "Ayo kawan-kawan, kita salat dulu," sapanya pada awak media.

Jawaban Ibnu tak jauh berbeda dengan Wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah yang lebih dulu diperiksa Kejati pada akhir Juni kemarin. Pada tahun 2015, keduanya mengaku sudah jarang ke DPRD karena kesibukan mempersiapkan ikut Pilkada. "Sekitar delapan bulan saya tidak lagi di dewan," ujarnya.

Namun, ia mengakui pada Januari sampai April 2015 masih mengikuti serangkaian perjalanan dinas. Ditanya kemana saja, jawabnya sudah lupa. Pastinya, jika ke Jakarta, Ibnu mengaku lebih senang menumpang tidur di apartemen milik seorang rekan politisi.

Meski menginap di tempat keluarga atau kawan, anggota dewan tetap menerima uang penginapan. Tapi besarannya hanya 30 persen dari anggaran yang disediakan. "30 persen itu sudah diatur Permendagri. Insha Allah tidak fiktif. Kalau tidak berangkat, saya tidak berani mengambil," tegasnya.

Soal detil pemeriksaan, pertanyaan penyidik kebanyakan berkisar pada mekanisme dan kronologi perjalanan dinas. Masih umum dan belum menukik pada dugaan korupsi. "Kalau pun akhirnya saya terkait dengan dugaan korupsi, saya berhak mengklarifikasi. Buka-bukaan begini lebih bagus," tandasnya.

Selain Ibnu, kemarin Kejati juga memanggil lima anggota DPRD aktif. Kebetulan, kelimanya dari Fraksi PPP. "Mereka adalah Ansor Ramadlan, Habib Ali Khaidir Alkaff, Iskandar Zulkarnain, Ismail Hidayat, dan Suwardi Sarlan," sebut Kasi Penkum Kejati, Ubaydillah.

Beberapa tampak malu-malu saat disorot kamera wartawan. Mereka diperiksa terpisah di ruang Satgasus. Salah seorangnya, Suwardi memberi jawaban senada dengan Ibnu. Daftar pertanyaan penyelidikan masih terkesan meraba-raba. "Normatif saja. Tidak ada yang menyinggung soal joki-jokian atau perjalanan dinas fiktif," tukasnya.

Yang menarik, Kepala Kejati Kalsel, Norfarida secara khusus menjenguk Ibnu. Ia berada di ruangan pemeriksaan selama lima menit. "Pemeriksaan biasa-biasa saja. Masih klarifikasi," ujarnya.

Ditanya berapa perkiraan kerugian negara dari kasus ini, Norfarida menegaskan penyelidikan belum sampai pada taraf tersebut. "Belum. Aduh, sabar sedikit kenapa sih," jawabnya. (fud/gmp) 


BACA JUGA

Jumat, 22 Mei 2020 11:32

Kasus Covid-19 Bisa Naik Usai Lebaran, Kemenag Kalsel Imbau Tidak gelar Takbiran

BANJARMASIN - Pawai takbiran malam Lebaran dipastikan akan sepi. Tradisi…

Jumat, 22 Mei 2020 11:26

Profesi Penggali Kubur Semakin Dicari

BANJARBARU - Penggali kubur adalah profesi yang paling dicari akhir-akhir…

Jumat, 22 Mei 2020 11:16

Terindikasi Covid-19, Penumpang Dikarantina

BANJARBARU - Beberapa hari menjelang Lebaran, kondisi Bandara Syamsudin Noor,…

Jumat, 22 Mei 2020 10:56

PSBB Banjarmasin Masuki Jilid 3, Pakar Epidemiologi: Lanjutkan, tapi Harus Lebih Tegas

BANJARMASIN - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II di…

Jumat, 22 Mei 2020 10:44

Kalsel Kewalahan Memusnahkan Arsip

BANJARMASIN - Sudah sebulan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel memulai…

Jumat, 22 Mei 2020 10:34

Kapolda Sowan ke Guru Danau

AMUNTAI - Sudah hampir menjadi agenda rutin bagi pejabat instansi…

Jumat, 22 Mei 2020 10:21

MUI Banjarbaru Bolehkan Salat Id, Dengan Syarat

BANJARBARU - Meski sudah sangat mendekati hari H lebaran Idulfitri.…

Jumat, 22 Mei 2020 09:52
Pemko Banjarbaru

Wali Kota Terima Bantuan dari Notaris

BANJARBARU - Wali Kota Banjarbaru H Nadjmi Adhani, Senin (18/5)…

Jumat, 22 Mei 2020 09:45
Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Imbau Masyarakat Salat Idulfitri di Rumah

BATULICIN - Pemkab Tanbu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah dan…

Jumat, 22 Mei 2020 09:42
Pemkab Tanah Bumbu

Tetap Peduli Atasi Percepatan Penanganan Stunting

BATULICIN - Meskipun ditengah wabah corona, Pemkab Tanbu tetap peduli…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers